
Alesha sudah tidak sabar membuka kotak itu. "Ini apa?" Perlahan dia buka pita berwarna merah itu. "Dua tiket pesawat, lalu..." Pipi Alesha seketika bersemu merah saat melihat bukti pemesanan salah satu resort di Ubud, Bali dengan paket honeymoon.
"Kita kan belum pernah honeymoon. Gak ke luar negeri, cuma ke Bali. Gak papa kan?"
Alesha meletakkan kotak itu di atas nakas lalu memutar dirinya. Dia kini melingkarkan tangannya di leher Devan. "Honeymoon? Aduh, Kak, dada aku udah berdebar tak karuan gini. Kapan berangkatnya, aku gak baca."
"Lusa."
Alesha menarik napas panjang agar dadanya bisa sedikit lebih tenang. "Memang honeymoon itu ngapain aja, Kak?" goda Alesha.
"Nanti kita cek di google ngapain aja waktu honeymoon." Mereka berdua sama-sama tertawa.
Beberapa detik kemudian, kedua wajah itu saling mendekat. Ciuman yang awalnya lembut kini semakin menuntut. Mereka saling memagut dan menyesap kecil hingga suara decapan itu terdengar memenuhi kamar mereka.
Kemudian Devan melepaskan ciumannya. Mereka saling bertatapan dengan hidung yang saling bersentuhan. "Kita tahan sampai honeymoon ya, biar debarannya terasa. Tapi sekarang pemanasan dulu gak papa."
Kemudian Devan menggendong Alesha masuk ke dalam kamar mandi. Dia membuka satu per satu kancing seragam Alesha.
Sentuhan dan ciuman Devan semakin memabukkan Alesha. Dia hanya bisa melenguh di bawah guyuran air shower.
"Kak, aku..." Kalimatnya berhenti karena ciuman dari Devan. Balasan ciuman darinya tak kalah liarnya dengan Devan.
"Hanya sentuhan saja. Kita lanjut lakukan ini saat honeymoon nanti." Devan menuang sabun di tangannya lalu menyabun seluruh tubuh Alesha.
Begitu juga yang dilakukan Alesha. "Kak Devan bisa tahan nafsu ya?"
"Ya, sebenarnya aku gak bisa tahan kalau sama kamu. Demi sensasi yang berbeda aku tahan. Ingat ya, nanti aku akan makan habis kamu."
"Ih, takut."
__ADS_1
Devan terkekeh lalu dia membilas tubuh Alesha dan tubuhnya dari sabun.
"Aku sudah siapkan beberapa vitamin untuk kita. Biar kita siap tempur sehari semalam."
Alesha meraih handuk lalu melilitkan ke tubuhnya. "Sehari semalam?"
Devan mengusap rambut Alesha yang basah. Dia juga memakai handuknya. "Iya, sehari semalam. Sampai ranjang bergetar."
Seketika Alesha berdiri kaku. Apa Devan akan menunjukkan kegananasannya nanti. Memikirkannya saja sudah membuat tubuh Alesha panas dingin tak karuan.
...***...
Malam hari itu, Dirga dan Ibunya juga datang ke rumah Alesha. Selain merayakan kelulusan, ada sesuatu yang akan disampaikan Dirga dan Ibunya.
"Hebat loh, kalian berdua sama-sama masuk lima besar," kata Aslan setelah mendengar cerita Dirga.
Alesha kini duduk anteng di samping Devan dan Bu Rahma.
Seketika Devan menepuk bahu Dirga. "Kamu berhasil? Kenapa baru bilang sekarang?"
"Pengumumannya juga baru tadi, Kak."
"Selamat ya." Devan memeluk Dirga sesaat sambil menepuk punggungnya. "Semoga kamu semakin sukses."
Dirga menganggukkan kepalanya. "Kak Devan sama Lesha kembali ke rumah saja. Jagain Ibu di rumah. Tiga minggu lagi setelah aku mengurus semuanya, aku akan berangkat."
"Iya, pasti aku akan jagain Ibu."
"Kalian berdua mau bulan madu ke Bali?" tanya Bu Rahma.
__ADS_1
"Iya, rencana aku mau pamitan sama Ibu besok. Aku hanya tiga hari ke Bali."
"Kenapa cuma tiga hari? Lanjut aja." kata Aslan.
Devan menggelengkan kepalanya. "Saya tidak bisa meninggalkan klinik lama-lama."
"Iya, Ayah. Tiga hari udah cukup," kata Alesha.
"Yakin udah cukup?" Mama Fara masih saja menggoda putrinya.
Devan dan Alesha hanya tersenyum malu. Jika ditanya sudah cukup, tentu saja belum cukup karena sesuatu yang menyenangkan itu sudah membuat mereka ketagihan.
"Kita makan dulu. Nanti kita lanjut mengobrol lagi. Mari Bu Rahma." Fara mempersilakan mereka semua untuk makan.
Dirga membantu Ibunya berdiri dan berjalan menuju ruang makan.
Sedangkan Devan dan Alesha masih duduk dan saling tersenyum malu.
"Tiga hari cukup gak?" goda Devan.
"Nanti di rumah kan bisa dilanjut setiap hari." Senyuman Alesha sangat menggoda yang selalu mampu membuat bibir Devan untuk mendekat.
"Kak." Alesha menjauhkan wajahnya saat Devan mengecupnya singkat.
Devan mengusap sesaat rambut Alesha. "Kamu godain aku terus. Ya udah yuk makan." Lalu mereka berdiri dan berjalan menuju ruang makan.
.
💕💕💕
__ADS_1
.
Yee, othor diajak ke Bali...