
Hari berlalu.
Lisa melihat dirinya di depan cermin, senyuman manis menghiasi wajahnya pagi ini ... karna Lisa sudah bersiap masuk ke perguruan tinggi yang terbaik di kota Dubai.
Lisa tidak tau jika Guntur tengah memandanginya di belakang sana, menatap Lisa yang sedang tersenyum manis.
Ini pertama kali Guntur melihat Lisa tersenyum seperti itu, membuat ia tidak sadar ikut tersenyum.
Lisa yang sudah siap menoleh kebelakang, ia sedikit terkejut melihat Guntur tengah menyenderkan tubuhnya sambil melipat kedua tanganya.
''Kau sudah selesai?'' Tanya Guntur.
Lisa mengangguk.
''Kau sudah selesai dengan penampilan mu! Sampai-sampai kamu lupa mengurus ku.''
Lisa tersenyum lalu melangkah ke depan suaminya, mengambil dasi yang akan Guntur pakai.
''Maafkan aku, saking bahagianya aku masuk sekolah sampai lupa mengurus suamiku.'' Goda Lisa, sambil merapatkan sedikit tubuhnya.
Tak banyak basa basi, satu tangan kekar milik Guntur menekan tengkuk Lisa, sedangkan satu tangan yang lainnya menarik pinggang Lisa agar saling menempel.
Guntur dengan rakus mencium bibir Lisa, bahkan tidak memperdulikan jika Lisa menepuk dadanya beberapa kali. Hingga Lisa kehabisan nafas, barulah Guntur melepaskan ciuman mereka.
''Itu hukuman untuk mu.'' Bisik Guntur, dengan deru nafas yang memburu.
__ADS_1
"Si sableng ini! Memangnya aku salah apa? Ck, bilang aja minta di cium gitu."
''Kenapa melotot seperti itu! Cepat pakaian dasi, apa kamu mau aku cium lago?''
''Tidak!'' Lisa dengan terburu buru memakaikan dasi untuk Guntur, namun entah mengapa tiba-tiba dia lupa cara memakaikan dasi.
''Hubby, coba menunduk sedikit. Aku pegal jinjit terus.''
''Ck, dasar pendek.''
''Aku nggak pedek, kamu saja yang terlalu tinggi. Aku ini masih metode pertumbuhan, segini masih bisa tinggi.''
Guntur dengan patuh menundukan kepalanya, hingga wajah mereka saling berhadapan. Guntur memandangi wajah Lisa sekali lagi, memastikan sesuatu yang selalu mengganjal dalam hatinya.
''Ck, bilang saja jika kau ingin berlama lama denganku.''
Lisa mengerucutkan bibirnya. ''Iya, iya, iya ... aku memang ingin berlama lama dengan suamiku yang tampan ini.'' Puji Lisa, membuat Guntur salah tingkah.
Guntur langsung memakaikan dasi dengan sendirinya dan berkata jika Lisa harus melihatnya. ''Apa kau sudah paham?''
''Hem.''
''Ayo ke lantai bawah, aku yang akan mengantarkan mu ke sekolah.''
Lisa mengangguk, lalu dengan berani menggandeng tangan Guntur, membuat sang empu terdiam sejenak melihat tanganya dan tangan Lisa menyatu.
__ADS_1
Ada sedikit senyuman di wajah Guntur dan hati yang menghangat.
Apa si sableng ini sudah jatuh cinta?
¤
¤¤¤
Di Negara lain, terlihat seorang wanita baru masuk kedalam taxi, dia adalah Mulan ... kakak kandung Lisa.
Selama ini Mulan tinggal dan bekerja di Korea, berkat bantuan Ziell dan Pengaruh keluarga Billal. Membuat hidup Mulan tidak kekurangan apapun selama hidup di Korea, bahkan bisa di katakan hidup Mulan lebih baik di bandingkan di Indonesia karna Ziell menjamin kehidupan Mulan.
Namun Ziell lupa jika Mulan memiliki keluarga, bahkan Ziell tidak tau adik Mulan adalah Istrinya Guntur.
Mulan sebenarnya ingin pulang, namun dia takut untuk menghadapi Guntur. Yang mana dia pasti akan habis di tangan seorang pewaris dengan kekayaan tidak ternilai jumlahnya.
Ada rasa penyesalan di hati Mulan, karna ia sudah ikut campur urusan Ziell yang berakhir pada sang adik yang di paksa menikah dengan Guntur dan menjadi pelampiasan dendam padanya.
Namun di sini juga Mulan tengah berjuang mengumpulkan uang agar hutang ayah nya bisa lunas dan dia bisa menghadapi Guntur untuk meminta adik kesayangannya.
•
...🌷🌷🌷...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...
__ADS_1