Oh ... Tuan Guntur " Sebatas Pelampiasan dendam"

Oh ... Tuan Guntur " Sebatas Pelampiasan dendam"
Bab 36 : Istriku masih suci.


__ADS_3

Guntur melihat kanan kiri, ia mencari Lisa yang belum kembali dan itu membuatnya khawatir. Guntur mencoba menyusul Lisa ke kamar mandi, namun tidak ada seorang pun di dalam.


''Kemana dia?''


Guntur akan pergi mencari, namun ia mendengar ada yang tengah cekcok. Membuat Guntur melangkah untuk melihat karna penasaran.


''Apa kamu baik-baik saja?'' Tanya wanita yang menolong Lisa.


Lisa hanya terduduk takut dan terkejut, memegangi kedua bahunya dan menggelengkan kepalanya.


''Dasar wanita sialan! Benari sekali kau menggangguku.''


Wanita itu menatap pria mesum itu dengan marah, ''KE PA RAT SIALAN.''


BUUGH!!


Wanita itu menendang pria mesum itu lagi.


''Ada apa ini?'' Tanya Guntur dengan heran.


''Hub-Hubby ...'' Panggil Lisa dengan lirih.


Guntur melirik pada orang yang memanggilnya, seketika kedua matanya membelalak sempurna. ''Lisa!''


Guntur berlari dan melihat keadaan Lisa, ''Ada apa dengan mu?'' Guntur melihat bibir Lisa yang berdarah dan melihat pipi Lisa yang memar.


''Tuan, pria mesum itu akan melecehkan istrimu! Untung saja aku tidak sengaja lewat.'' Ujar wanita itu.


Guntur langsung menoleh ke arah yang di tunjuk gadis itu, hati nya langsung di selimuti amarah yang berkobar dalam jiwanya.

__ADS_1


''BRENG SEK!'' Teriak Guntur, melangkah lebar ke arah pria mesum itu.''


''Ti-Tidak, Tuan. Tidak seperti apa yang kau lihat dan dengar, hanya salah paham saja.'' Pria itu mundur karna takut dengan tatapan Guntur.


''Beraninya kau memukul istriku!'' bentak Guntur menggema, hingga suaranya terdengar oleh beberapa orang di ballaroom.


BUGH!


...BUGH!...


BUGH!


Guntur memukili pria mesum itu dengan bringhas dan ganas yang sudah berani memukul istrinya. Membuat Lisa di ujung sana merasa puas karna pria mesum itu dapat balasan yang lebih menyakitkan.


Semua orang yang ada di ballaroom mendengar keributan di belakang, lalu dengan cepat menghampiri kegaduhan yang ada.


Alangkah terkejutnya mereka semua melihat ada dua orang yang tengah berkelahi, namun hanya satu pria yang memukul tanpa ampun.


"*Ada apa?"


"Bukankah itu Tuan Guntur."


"Sadis sekali dia."


"Ya, berdarah dingin*."


Bisik bisik terdengar, hingga seorang wanita maju untuk memohon pada Guntur.


''Lepas! Kenapa anda memukuli tunangan ku. Aku mohon lepaskan!''

__ADS_1


Guntur pun berhenti memukuli pria itu, dan menatap tajam pada pria mesum itu dan seorang gadis yang tengah menolongnya. ''Itu hukuman untuk pria yang sudah berani melecehkan seorang wanita.''


Sontak semua orang yang ada di sana terkejut mendengarnya, apa lagi wanita itu seakan tidak percaya apa yang di katakan oleh Guntur.


''Wanita mana yang di lecehkan oleh tunanganku? Tidak mungkin tunanganku berbuat seperti itu.'' Ujarnya menatap Guntur dengan tatapan tidak suka.


''Aku.'' Ucap Lisa dari arah belakang. ''Dia sudah menamparku dan ingin melecehkan ku, untuk saja ada orang baik yang menolongku.'' Lisa melirik wanita yang sudah menolongnya.


Wanita itu berdiri, dengan perasaan marah di hatinya. ''Mungkin saja kau yang menggoda tunanganku! Kau terlihat seperti ja lang kecil yang tak berdaya, padahal aku yakin wanita seperti mu selalu menggoda pria supaya menghasilkan uang.'' teriak wanita itu menunjuk Lisa.


Guntur yang tidak terima langsung menjambak rambut wanita itu. ''KAU! BERANI SEKALI MENGATAKAN ISRIKU JA LANG!'' bentak Guntur melotot, seakan kedua matanya ingin keluar.


''DIA ISTRIKU! ISTRIKU YANG MASIH SUCI YANG TIDAK PERNAH DI SENTUH OLEH ORANG LAIN SELAIN DIRIKU! BERANINYA KAU MENGATAKAN ISTRIKU JA LANG!''


''Akhh ... sakit Tuan.'' Wanita itu mengiris kesakitan, karna rambutnya di jambak oleh Guntur.


Sedangkan orang orang tidak ada yang mau menolong wanita itu, karna mereka sudah tau bagaimana pengaruh keluarga Arrashid di negeri ini.


''Minta maaflah pada istriku.''


BRUUGH!


Guntur mendorong wanita itu, hingga berlutut di hadapan Lisa.


Lisa melihat Guntur dengan tatapan haru, ia tidak menyangka jika Guntur akan membela dirinya. Lisa berlari dan memeluk Guntur dengan erat.


''Ayo kita pulang.''


•

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...LIKE.KOMEN.VOTE ...


__ADS_2