Oh ... Tuan Guntur " Sebatas Pelampiasan dendam"

Oh ... Tuan Guntur " Sebatas Pelampiasan dendam"
Bab 28 : Terong keturunan arab.


__ADS_3

''Emhh ...'' de sah Lisa di sela sela ciumannya.


Guntur semakin gencar mengabsen setiap jengkal lekuk tubuh Lisa, sampai sampai Lisa tidak menyadari jika semua pakaian nya sudah Guntur lepaskan.


Ciuman Guntur semakin turun dan membuat beberapa tanda berwarna merah ke unguan, sampai sampai Lisa terus membusungkan dadanya.


Diletakan nya Lisa di atas meja dengan perlahan, membuat Guntur semakin leluasa dan gencar mengabsen setiap lekuk tubuh Lisa dengan cermat.


Membuat Guntur berlutut dan bersimpuh untuk membuka penghalang persegi tiga.


Entah apa yang membuat Lisa tidak menolak perlakuan Guntur padanya, namun Lisa seperti terhipnotis dengan godaan setan yang terkutuk. Membuat Lisa enggan untuk berhenti atau melawan, apa lagi kini Guntur tengah mencium pusarnya ... membuat Lisa tidak bisa menahan sesuatu di bawah sana yang tengah Guntur raba dengan pelan.


Seperti ada yang berkedut kedut manja saat Guntur memutar area kls nya, hingga akal sehat Lisa kali ini tidak terselamatkan.


''Akh, Hubby ... itu geli.'' Ucap Lisa saat ia sudah tidak tahan saat Guntur tengah bermain dengan si marta di bawah sana.


Guntur hanya melirik dan menyunggingkan bibirnya, apa yang tengah dia lakukan belum seberapa. Ia akan membuat Lisa ketagihan dan kecanduan, hingga Lisa tidak akan pernah berpikir untuk lari darinya.


Guntur berpikir jika Lisa memiliki anak darinya, maka Vano atau siapapun pasti tidak akan mau dengan wanita yang sudah memiliki anak dan suami.


Jika boleh jujur, ada rasa takut yang Guntur rasakan saat Vano mengancam akan merebut Lisa darinya ... sama seperti dulu dia yang akan merebut Ziell dari om nya sendiri.

__ADS_1


Ziell mungkin menolak dirinya karna dia mencintai Om Sultan, tapi tidak dengan Lisa yang belum memiliki cinta untuknya yang mana Guntur bisa simpulkan jika Lisa pasti akan tergoda oleh Vano, dan ia tidak bisa membiarkan itu terjadi.


Guntur memang belum seratus persen bisa melupakan Ziell, tapi ia akan berusaha melupakan Ziell dan mencoba untuk menerima Lisa sebagai istrinya. Persetan dengan dendamnya, dia akan mencoba untuk melupakan obsesi dan segala hal yang buruk di masalalu.


''Ahh ... Hubby, Ak--''


''Hmmm ...''


Lisa sudah tidak tahan menahan sesuatu yang akan meledak di dalam sana, membuat Lisa gelisah dan berkeringat dingin saat ia merasakan gatal di area intinya.


''Yes, keluarkan itu.'' Ucap Guntur dengan nada sensual.


Guntur semakin mempercepat pergerakan salam dua jarinya, membuat Lisa tambah gelisah tidak karuan bahkan keringat di tubuhnya semakin banyak.


''Ahhhkkk.''


Tubuh Lisa bergetar hebat bersamaan air mancur keluar dari si Marta. Membuat Guntur tersenyum bangga karna dia bisa membuat Lisa mendapatkan pelepasan nya untuk pertama kali.


Sedangkan Lisa terdiam dengan nafas memburu, ia menelan ludahnya sudah payah.


"Sungguh, apa yang barusan aku rasakan? aahhkk aku pipis. Apa si Tuan Arrogant titisan unta itu akan memarahiku karna aku pipis di depan nya?" Ucap Lisa dalam hati, dengan mata tertutup malu sambil menggigit bibir bawahnya.

__ADS_1


Saat mata Lisa masih terpenjam, ia merasakan bibirnya kembali di lu mat oleh Guntur dengan lembut.


''Apa kau menyukainya?'' bisik Guntur, membuat Lisa langsung mengangguk.


Bukan apa-apa, ia takut Guntur memarahinya karna sudah berani pipis di depannya.


''Apa kau menginginkan nya lagi?''


Lisa langsung menggeleng.


Guntur terkekeh, lalu mencium Lisa kembali dan saling bertukar saliva.


Perlahan Guntur menuntun tangan Lisa ke arah di mana dedek Mustofa sedang bertapa, tapi sepertinya dedek Mustofa sudah on fire dan siap untuk bertempur.


"Alamak ... Ibu, terong keturunan arabnya besar sekali." Jerit Lisa dalam hati.


•


...🌷🌷🌷...


...LIKE.KOMEN.VOTE ...

__ADS_1


__ADS_2