Oh ... Tuan Guntur " Sebatas Pelampiasan dendam"

Oh ... Tuan Guntur " Sebatas Pelampiasan dendam"
Bab 26 : Mulai ...


__ADS_3

POV GUNTUR.


Di suatu malam ... aku tidak sengaja membuat taruhan dengan teman-teman ku, yang mempertemukan aku dengan gadis culun dan berkecamata tebal. Awalnya aku tidak mencintainya, malah aku jijik melihat rupanya yang cupu dan tidak menarik sama sekali.


Tapi ke-angkuahan ku membawa petaka bagiku, di saat aku mulai mencintainya dan aku tau siapa dia sebenarnya ... aku merasa menyesal dan ingin kembali padanya.


Tapi sayang nya tanpa aku sangka, wanita yang aku cintai tidak lagi mencintaiku dan berbalik membenciku karna hinaan yang aku lontarkan begitu menyakiti hatinya.


Hingga sebisa mungkin, aku menghalalkan segala cara untuk mendapatkan wanita yang aku cintai. Namun takdir berkata lain, dia menikah dengan Om ku sendiri.


Sehari menuju pernikahan nya, aku memiliki rencana untuk membawa kabur wanita yang aku cintai. Namun seorang wanita yang bernama Mulan menggagalkan rencana itu, hingga Ziell bebas dan aku di kurung oleh mereka berdua.


Setelah butuh perjuangan extra untuk keluar dari tempat yang mengurungku, aku dengan cepat pulang ke rumah namun aku melihat wanita yang aku cintai bersanding di pelaminan bersama Om ku sendiri. Membuat separuh jiwaku terguncang, hingga aku begitu dendam dengan wanita yang bernama Mulan karna telah menggagalkan rencanaku.


Dendam yang aku pendam pada Mulan, membuat aku memiliki rencana untuk menikahi Mulan dan menyiksa dia di sepanjang waktu. Namun sialnya Mulan pergi entah kemana, karna orang-orang yang aku suruh tidak menemukan jejak apapun tentang gadis itu.


Aku tidak menyerah sampai di situ. Mulan tidak ada, maka adiknya yang harus menanggung perbuatan sang Kakak. Terlebih Ayah mereka sudah menipu uangku dengan jumlah yang tidak sedikit.


Sampailah di mana aku menikahi adiknya Mulan, di situlah hatiku mengkhianati Tuan nya sendiri. Di mana hatiku tidak bisa mengontrol kehadiran gadis kecil yang masih polos dan penuh warna itu.


Beberapa kali aku mencoba untuk menyingkirkan nya dari hatiku, tapi tetap tidak bisa. Mata dan bibir gadis itu seakan menghipnotis ku, terutama kepolosan nya yang aku sukai.


POV END.


Ruang Doctor Leo•

__ADS_1


''Apa kau masih mencintainya?'' Tanya Dokter Leo, saat ia selesai mendengarkan semua cerita Guntur secara rinci.


Guntur yang sedang berdiri di depan jendela sambil melihat ke arah luar terlihat menghela nafasnya.


''Entahlah, setelah kedatangan gadis itu rasa ini berbeda.'' Ucap Guntur, melihat pada dokter Leo lalu melangkah duduk di kursi. ''Ada sesuatu dalam dirinya yang membuat aku tertarik, karna seberapa besar pikiranku menolak kehadiran nya. Maka hatiku akan memberontak.''


Dokter Leo tersenyum.


''Kau akan menemukan jawaban nya, jangan pernah menolak hadirnya karna aku yakin jauh di dalam lubuk hatimu ... ada rasa cinta yang sudah hadir di antara kalian.''


Guntur terdiam sejenak, lalu melihat jam di pergelangan tangan nya. ''Baiklah Dok, ini sudah waktunya aku pergi.''


Dokter Leo mengangguk. ''Hubungi aku, jika kau ingin berkonsultasi lagi.''


Guntur pergi dengan perasaan lega dalam hatinya, entah mengapa separuh hati yang sesak kini sudah bisa bernafas lega.


Lisa tengah berdiri di depan gerbang menunggu supir menjeputnya, namun ia menunggu lama tidak ada yang menjemputnya. Ketika Lisa sudah lelah menunggu, mobil mewah berwarna hitam datang.


Lisa langsung terrsenyum dan langsung berlari, ''Kenapa lama sekali Pak?''


''Maaf, Nona. Saya mengantarkan Tuan Muda ke Mansion terlebih dahulu.''


''Memangnya dia tidak bekerja?'' Tanya Lisa saat ia sudah masuk kedalam mobil.


''Tidak, Nona.''

__ADS_1


Lisa mengangguk, namun dalam hati bertanya tanya ... apakah si Tuan Arrogant titisan unta itu sakit?''


Setelah beberapa menit di perjalanan, akhirnya Lida sampai di mansion. Lisa langsung berlari ke kamarnya untuk melihat suaminya.


''Hubby?'' Panggil Lisa.


Guntur yang baru keluar dari walk-in closet langsung tersenyum dan memeluk Lisa. ''Kau sudah pulang.''


Deg.


Jantung Lisa tiba-tiba berdetak, ia merasa heran dengan perlakuan Guntur kali ini padanya.


"Tidak, ini terlalu manis. Kesambet apa dia bisa tersenyum seperti itu." Gumam Lisa dalam hati.


''Bagaimana dengan sekolah mu?'' Tanya Guntur dengan lembut, sambil membenarkan anak rambut Lisa.


Lisa beberapa kali mengedipkan kedua matanya dengan lucu, membuat Guntur langsung mengecup kening Lisa.


''Hubby, apa kau sedang sakit?'' Tanya Lisa.


Guntur terdiam, lalu memeluk Lisa sambil menyender di pundak Lisa. ''Haaahh ... suami mu ini sedang sakit, aku butuh asuhan extra.'' Ucap Guntur, dengan tangan yang sudah masuk kedalam baju Lisa.


''Awww ...''


__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...LIKE.KOMEN.VOTE ...


__ADS_2