Oh ... Tuan Guntur " Sebatas Pelampiasan dendam"

Oh ... Tuan Guntur " Sebatas Pelampiasan dendam"
Bab 35 : Drama si Lilis.


__ADS_3

''Kenapa minta turun di sini?'' Tanya Khaleed heran, karna Lisa meminta Khaleed menurunkan nya di sini.


Lisa terkekeh namun dalam hati ia berkata, "Mana mungkin aku turun di depan rumah, bisa gawat kalau dia tau aku di antar seorang pria." Gumam Lisa dalam hati.


''Nggak apa apa kok, kebetulan di depan sana ada perbaikan jalan ... jadi mobil tidak bisa lewat. Makasih yaa, udah anterin aku.'' Bohong Lisa.


Lisa dengan cepat turun dari mobil dan melambaikan tanganya, Khaleed yang tidak bepikir aneh-aneh hanya memutar mobilnya untuk pergi.


Lisa yang melihat mobil Khaleed sudah pergi ... ia pun berjalan untuk pulang ke rumahnya. Namun baru beberapa langkah, ia mendengar klakson mobil yang berbunyi.


Lisa menoleh bersamaan Guntur keluar dari dalam mobil.


''Hubby ...'' Lisa tanpa sadar tersenyum dan berlari memeluk Guntur.


''Kamu jalan kaki?'' Tanya Guntur tak percaya jika istrinya jalan kaki dari sekolah.


Lisa mengangguk, ''Hubby ... kaki ku pegal.'' Ucap Lisa dengan nada manja dan sedikit berbohong. Yang benar saja dia jalan kaki, yang mana dari sini ke sekolah jaraknya cukup jauh ... terlebih matahari sangat trik, bisa bisa dia pingsan di jalan karna dehidrasi.


Namun si sableng sepertinya sudah di butakan oleh cinta, hingga logikanya tidak ia pakai. ''Kenapa nggak naik taxi?''


''Takuttttt, aku takut di culik.''


Cih, semakin pandai saja drama yang di buat oleh si Lilis untuk membuat si sableng merasa bersalah dan tambah menyayangi dirinya.


''Ayo kita pulang dan istirahat.''


Tanpa di sangka, Guntur langsung menggendong Lisa ala ala Bridal Style yang mana membuat Lisa tersenyum malu malu.


"Kenapa jika dia bersikap manis seperti ini, kok jantungku berdetak yaaa."


¤

__ADS_1


¤


¤


¤


Malam hari¤


''Hubby, memangnya kita mau kemana? Kok aku harus pakai gaun bagus ini.''


Lisa mengelus gaun mewah dan mahal yang sudah Rumi letakkan di atas Ranjang.


''Kita akan menghadiri pesta ulang tahun colega ku.'' Jawab Guntur memeluk Lisa dari belakang.


''Ouh,, Pasti di sana banyak bapak-bapak yang membosankan.'' Keluh Lisa.


''Kata siapa, di sana juga ada para gadis yang mungkin sebaya dengan mu atau lebih tua sedikit. Dan aku dengar, pacar colega ku dari Indonesia juga.''


''Tidak, colega ku berasal dari Qatar dan di sini hanya sedang berlibur dengan kekasih nya untuk merayakan ulang tahun nya.''


''Baiklah, ayo kita pergi.''


Keduanya pun bersiap pergi dengan tampilan yang serasi, Tidak ada yang mengira jika Lisa masih berumur delapan belas tahun saat sudah di dandani begitu elegan, membuat Guntur merasa bangga memperkenalkan Lisa pada semua colega dan rekan rekan bisnisnya.


Lisa sangat menikmati pesta yang di gelar begitu mewah, banyak makanan yang ingin dia cicipi tapi Guntur selalu menyeretnya untuk di kenalkan pada rekan rekan bisnisnya.


''Hubby, aku ke toilet dulu sebentar yaa.'' Bisik Lisa.


''Baiklah, jangan lama-lama. Perlu aku temani?''


''Tidak perlu, Hubby.''

__ADS_1


Guntur mengangguk pelan, sementara Lisa berdiri dari duduknya dan melangkah ke arah toilet.


Namun baru saja ia akan masuk kedalam toilet. Tiba-tiba ia di tarik oleh seseorang dari arah samping.


''Hei ... siapa kamu, lepaskan!'' Lisa meronta-ronta saat tanganya di seret paksa ke lorong yang sepi.


''Lepaskan! Tolong ...'' Teriak Lisa, yang langsung di dorong ke dinding dengan kedua tangan di cengkram kuat oleh seorang pria tidak di kenal.


''Jangan berisik!'' Bentaknya melotot, ''Aku tau kau itu pe la cur yang di bayar oleh Tuan Guntur. Apa salahnya kau melayaniku.''


''Tidak! Aku bukan wanita seperti itu. Tolong ... tolong ...'' Lisa berteriak dan memberontak, membuat pria itu marah dan langsung menampar Lisa.


PLAAK!


''Aahkk.'' Lisa terhiyung karna tidak bisa menahan tamparan yang begitu kuat, hingga ujung bibir Lisa berdarah.


''Dasar wanita tidak tau diri! Berapa kau kau inginkan hah! Layani aku.'' Ujar pria mesum itu, membekap mulut Lisa.


Terlihat jika pria mesum ini sudah di kabut gairah karna terpengaruh alkohol dan ia ingin penyatuan untuk memuaskan dahaganya. Saat pria itu ingin menyatukan bibirnya ke leher jenjang milik Lisa, di saat itulah tuhan mengirimkan seseorang untuk menolongnya.


BUGH!


Seseorang menendang bahu pria mesum itu dari arah samping, hingga pria mesum itu mundur beberapa langkah.


''BI NA TANG!'' Bentak seorang wanita dengan nada marah.



...🌷🌷🌷...


...LIKE.KOMEN.VOTE...

__ADS_1


__ADS_2