
πππππππππ
Joy lama memikirkan , akhirnya dia memutuskan untuk mempertahankan kandungannya.dia tidak perduli lagi , bila nanti orang akan mencemooh nya.
Joy bertekad ,ia harus bisa mencari pekerjaan tambahan agar bisa menabung untuk memenuhi kebutuhannya nanti saat dia melahirkan.
****
Hari mulai sore, Anggi dan Mery pun sudah pulang, mereka asyik menonton drama
favoritnya di depan TV . Joy pun tak kalah sibuk dia membantu Bi Ijah memasak untuk makan malam.
" Joy,,,, bagaimana keadaan mu apa sudah baikan?" tanya Nenek menghampiri Joy di dapur.
" sudah Nek,, setelah minum vitamin tadi",
Joy melanjutkan kegiatan memasak nya.
Joy yang sangat terampil memasak tak
butuh waktu lama untuk menyelesaikan masakannya.
"Nak Joy biar Bibi saja yang melanjutkannya" kata Bi Ijah yang ingin melanjutkan menata makanan di Meja .Joy beranjak ke kamar untuk membersihkan diri.
Anggi dan Mery segera menghampiri meja makan setelah hidung mereka mencium aroma masakan yang membuat perut mereka keroncongan.tanpa cuci tangan mereka segera mengambil piring dan menaruh nasi di atasnya tak lupa dengan sayur dan lauk pauknya juga dan mereka pun duduk ingin segera menyantapnya , kegiatan itu di hentikan oleh Nenek.
" Hey kalian ini gimana, dari tadi tidak mau bantu masak malah langsung makan nggak cuci tangan pula ,huh,,,sana pergi cuci tangan ." omel Nenek.
" Maaf Nek ,,kami lapar " ucap mereka bersamaan.
Semua sudah berkumpul dan makan malam terlaksana dengan hikmat, setelah makan malam selesai Joy ingin membantu Bi Ijah membereskan meja tapi di cegah oleh BI Ijah.
" Joy ayo ke kamar Nenek ,ada yang mau Nenek bicarakan padamu ." ucap nenek
yang masuk ke dalam kamar dan Joy mengikuti di belakangnya.
" Joy , Nenek minta maaf padamu ." ucap Nenek saat Joy sampai di dalam kamar Nenek.
,"Ada apa nek?."
" Joy kau ingat , dengan Oma Ratih teman Nenek , dia ingin menjodohkanmu dengan cucunya, tapi Nenek telah menolaknya,
maafkan Nenek karena memutuskan sesuatu tanpa meminta pendapat mu ."
" Tidak Nek, Joy berterima kasih pada
Nenek sudah membantu Joy menolaknya , andai Joy yang dihadapkan dengan Oma Ratih , mungkin Joy tak mampu menjawab nya mengingat keadaan Joy saat ini."
__ADS_1
Joy memaksakan senyumnya pada Nenek
agar Nenek tidak merasa bersalah.
" Ya sudah kalau kau tidak marah padaku , Nenek ingin istirahat dulu , kau tidak apa kan ?." kata Nenek sambil menata tempat tidurnya.
" Nek, aku sudah memutuskan untuk mempertahankan bayi ini ." ucap Joy saat berada di tengah-tengah pintu beranjak
keluar dari kamar nenek.
" Aku senang mendengarnya ." kata Nenek menyemangati Joy,
Keluar dari kamar Nenek Joy berjalan untuk mencari Anggi , berulang kali dia memanggil tapi tak ada jawaban dari Anggi .
" Kak Joy mencari kak Anggi ?, kak Anggi
di luar rumah lagi pacaran," kata Mery yang kepalanya menyembul keluar dari pintu
kamar yang terbuka sedikit dan tertutup kembali bersama masuknya kepala Mery kedalam kamar.
Belum sempat membalas ucapan Mery,
dia nya sudah kabur. joy mengetahui jika Anggi berada di Depan rumah dia pun berjalan menghampirinya.
Ternyata anggi di depan rumah sedang asyik mengobrol berdua dengan Andreas, merasa tak ingin mengganggu mereka , Joy
" Joy kesini ,,," teriak anggi yang melihat joy berjalan balik ke dalam rumah. Mendengar panggilan Anggi terpaksa Joy
menghampirinya.
" Kenapa kau balik tadi ? di sini saja , apa
kau tidak bosan tidur seharian ,hm .." goda anggi pada Joy.
" Aku tadi cuma penasaran, kata Mery kau sedang pacaran , aku ingin tahu siapa pria yang menjadi pacarmu ."jawab asal Joy
yang menggoda balik Anggi.
" Kau jangan dengarkan omongan Mery ,
dia memang suka usil padaku"
" Andreas main kesini karna ada urusan denganku, bukan untuk pacaran .Dia
meminta bantuan padaku untuk mencarikan seorang ART untuk temannya ." ucap anggi.
" maksutmu???." Joy penasaran .
__ADS_1
" Dre,,,jelasin !! mungkin Joy bisa membantu mencarikan." bentak Anggi pada Andreas yang sibuk dengan hpnya.
" Begini, teman ku sekarang sedang
mencari pembantu untuk sekedar beres- beres apartemen nya dan berbelanja
segala keperluan entah itu persediaan makanan maupun kebersihan , dan yang
perlu di ingat dia harus pergi meninggalkan Apartemen sebelum temanku pulang." kata Andreas menjelaskan.
" kalau masalah gajinya sih lumayan laah." Andreas menambahkan.
Mendengar penjelasan Andreas Joy
tertarik untuk mencobanya.
" kan cuma bersih-bersih dan berbelanja
saja lagi pula tidak perlu berhadapan langsung
dengan Tuan rumahnya",batin Joy
" Dre ,, pekerjaannya dimulai jam berapa?"
" terserah ,, yang penting sebelum pukul 6 malam sudah harus pergi dari sana." Andreas.
" Terus gimana Dre,,kok bisa jadi ART tapi
tak tau majikannya ." tanya Anggi masih bingung
" Temanku tidak mau tahu, urusan gaji
nanti akan langsung di transfer dan urusan kunci apartemen nanti aku akan memberikannya dan mengembalikannya pada ku pula."
" Nanti akan aku coba tanyakan pada teman- temanku , bila ada yang berminat, '' Anggi.
" Andreas,,bolehkah pekerjaan itu
untukku??, " pertanyaan joy membuat
mereka berdua mematung
πππ
*************
Jangan lupa like ,vote n komen ya KKπππ
__ADS_1
Next,,,