Oh My GiRL,

Oh My GiRL,
canggung


__ADS_3

"Kau...tunggu... ." Panggil David pada


seorang wanita dengan suara setengah berteriak, Berlari mengejar sosok yang


membuatnya penasaran,,,,


"Nona,,tunggu !! aku ingin bicara , membicarakan tentang kita ,aku ingin menjelaskan pada anda." Ucap David dengan tangannya menarik dan menggenggam pergelangan tangan wanita itu yang hampir melarikan diri.


Sang empu tangan hanya diam tak


menjawab , lain dengan tangannya yang meronta ingin melarikan diri .


Merutuki kebodohannya yang dengan mudahnya memberikan mahkotanya pada orang asing , tapi tak di pungkiri kalau


tubuhnya menikmati setiap perlakuan lelaki yang sekarang sedang menggenggam


tangan nya.


Dia bukan lagi gadis yang berumur belasan tahun , yang asing dengan apa itu **** ,


banyak teman sebayanya yang sudah


sering tidur dengan pacarnya , malah yang lebih parahnya lagi , teman-temannya itu


sering bercerita bagaimana mereka


melakukannya pada Joy .


Dia kadang berbohong pada teman-


temannya, jika dia juga pernah


melakukannya , padahal semua itu


dia ucapkan tak lebih agar dia


tidak di anggap kuno atau norak oleh mereka .


Tapi sekarang joy menyesal , karena apa


yang pernah dia ucapkan benar - benar


terjadi , meskipun semua itu dia lakukan


dengan tidak sengaja .


Di dalam hatinya ada sekumpulan


keinginan , rasa ingin menyesal , ingin menangis , namun PERCUMA ....


cuma itu kata yang dapat ucapkannya


sekarang.


" MAAF...." suara lirih David .


Joyyana merutuki kebodohannya dengan


sibuk dengan pikirannya sendiri , sampai dia kaget mendengar ucapan lelaki yang menggenggam tangan nya sekarang ,


suara itu terdengar tulus.


Akhirnya cuma kata "MAAF" yang bisa di ucapkan oleh David dengan penuh rasa


tulus dari lubuk hatinya yang terdalam ,


karena sosok di depannya yang sejak


tadi di ajaknya bicara hanya diam.


Tiada jawaban yang keluar dari bibir


mungil Joy , dia hanya diam dan tersentak kaget lalu menoleh ke pusat suara.


Manik mata itu pun bertemu , tiada kata


yang terucap hanya kesunyian yang


memenuhi isi kamar Hotel yang menjadi


saksi bisu betapa panas hasrat dua insan


yang tidak saling mengenal itu..

__ADS_1


Joyyana memandang David , dan dia baru menyadari jika lelaki yang menj*mahnya semalam itu sangat tampan , kulit yang


putih dan hidung yang mancung membuat


hati Joy bergetar , apalagi sebuah


tubuhnya yang atletis , membuat Joy


semakin terpesona dan sekarang ...


Deg,,deg,,deg,,,,


Bunyi detak jantungnya bagai ikut lomba maraton .


" Sekarang aku harus menyesal apa malah


mensyukuri kalau tau jika dia setampan ini,


alamak berarti semalam aku


melakukannya dengan pria tampan ini ."


sambil menggigit bibir, Joy sibuk dengan


pikirannya .


" Cantik ... , akhirnya aku bertemu lagi


denganmu , syukurlah aku melakukannya


dengan nya , apa mungkin ini pertanda


jika kita berjodoh , tapi ... bagaimana jika


dia malah membenciku ."


Disaat Joy sibuk dengan batinnya , David


pun tidak jauh beda ,dia kini senang


karena dia telah dipertemukan dengan


sosok yang membuatnya terpesona dalam


Mereka sibuk dengan batin dan


pikiran nya sendiri-sendiri, sampai


ada bunyi hp yang membuyarkan


lamunan mereka.


David mengangkat telfon genggam miliknya


dia berbicara sebentar lalu mematikan nya , yang tanpa sadar tangan satunya masih menggenggam tangan Joy.


Ditaruhnya kembali hp tersebut diatas meja kecil yang terletak di sebelah tempat


tidur nya , setelah dia sadar dia lekas melepaskan tangan Joy dan meminta maaf.


" Nona tolong maafkan aku, aku tadi malam tanpa sadar melakukan nya padamu, aku


dalam pengaruh obat, dan entahlah,,


siapa orang yang menjebak ku , sungguh


aku tidak bermaksud.... ." kata David


dengan penuh ketulusan .


Belum selesai David mengatakan


yang ingin dia jelaskan tapi sudah


di potong oleh Joy.,


" Sudahlah tuan , semalam itu belum sepenuhnya salah anda , aku juga salah sembarangan masuk mobil orang yang


tidak ku kenal, dan dengan cerobohnya


aku mau melakukannya dengan orang


asing yang sama sekali tidak aku kenal ."

__ADS_1


Ucap Joy dengan suara bergetar ,


Dengan meratapi segala kebodohannya ,


dia menahan air matanya agar tidak


sampai jatuh , yang nantinya akan


menambah malu dirinya.


David menatap seorang wanita yang ada


di depannya dan fokus mendengar seluruh ucapan nya , apa yang dia dengar membuat hatinya hancur.


" Maaf nona siapa namamu ? , aku akan bertanggung jawab, aku bukan seorang


lelaki yang pecundang , yang akan lari dari


apa yang telah aku lakukan ." Ucap David dengan tulus pada wanita yang sempat membuat hatinya resah .


"Tidak usah tuan , ini juga kesalahanku , kejadian ini hanyalah ketidak kesengajaan, anggap saja kemarin malam diriku sedang apes, lagi pula kita tidak saling mengenal, kita lupakan saja, anggap saja tidak terjadi apa-apa ." Kata Joy menjawab pertanyaan David, yang merasa canggung, bingung , kesal,dan berdebar bercampur menjadi satu.


Dengan segala kebodohan Joy dan entah


apa yang ada fikirannya dia malah


menolak pertanggungjawaban dari orang


yang telah menodai nya .


Mungkin perasaan gugup dan salah


tingkah membuatnya tak mampu berfikir


logis .


" Baiklah ... jika itu mau mu nona, aku


tidak bisa berkata apa-apa, tapi bila kau membutuhkan bantuanku kau bisa menghubungiku ." Jawab David sambil menyerahkan kartu namanya.


"Nona , bolehkah kita berteman , nama ku David ,siapakah namamu ?." Ucap David dengan rasa penasaran sambil mengulurkan tangannya .


"Untuk apa kita berteman ." Kata Joy dengan kecanggungan nya.


" Cuma berteman, kalau kau tidak mau berteman dengan ku,sekedar kenalan saja , sebutkan namamu dulu baru anda boleh


pergi dari sini ." David berkata tanpa bisa berbuat apa-apa lagi.


"Baiklah hanya kenalan , namaku yAna,


kamu sudah tau kan , sekarang aku ingin


pergi dari sini ." Ucap Joy sambil menarik


kartu nama David.


Joy sekilas melihat nama di yang tertera di kartu dan membaca nya.


" O,,,namamu David Alexander,, ."Joy


membaca kartu nama David.


" Ya, anda bisa memanggilku David saja."


Sahut David.


" Ok ! aku akan memanggil anda AL ,


jikalau kita bertemu lagi, baik tuan AL saya pergi dulu ." Kata Joy sambil


melangkahkan kakinya keluar .


" AL !! itu panggilan yang berbeda


dari orang lain,tapi terdengar spesial ."


Gumam David sambil tersenyum sendiri , sesaat dalam lamunan nya dia terkaget.


" Bodoh, kenapa aku lupa tidak meminta


nomor hpnya ." Batin David menyesalinya, sambil berlari keluar kamar Hotel mengejar Joy .


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€

__ADS_1


Next..


__ADS_2