
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Mery berlari masuk ke dalam rumah , menemukan Joy yang berjalan , dan duduk
di depan tv setelah membuat segelas susu. joy menatap Mery dengan penuh tanda
tanya.
" Kamu dari mana aja mer,,? sudah makan? lalu di mana Anggi ? kata Nenek kalian
pergi bersama." Joy bertanya sambil meminum susu hamil yang dibuat nya.
"Dari nonton kak , Mery sudah makan tadi
di Cafe , kalau kak Anggi tuh di depan lagi pacaran ." jawab Mery menunjuk ke arah
luar rumah , dengan nafas yang masih ngos-ngosan.
" Kamu jangan ngaco, kemarin saja kamu bilang Anggi sedang pacaran, ternyata
cuma sama Andreas ." Joy yang tak
percaya pada omongan Mery , karena
merasa kemarin sudah di bohongi .
" Ya sudah kalo tidak percaya , tadi saja
Mery lihat saat di parkiran Cafe mereka sedang berciuman ." sahut Mery yang tak mau di bilang pembohong.
" Masak sih," Joy belum percaya.
" Kalau kak Joy masih nggak percaya lihat
saja sendiri, tuh di luar sana ." Mery meninggalkan Joy sendiri, karena nenek
dan Bi Ijah sudah tidur dari tadi.
Joy ingin memastikan perkataan Mery, dia mengintip keluar Rumah , alangkah terkejutnya saat bola matanya melihat pemandangan dua orang yang dikenalnya sedang berpelukan , dan menambah rasa terkejut dirinya saat melihat bibir Andreas mengecup bibir Anggi.
**Sejak kapan mereka berpacaran .** batin
Joy , yang kaget setelah melihat Anggi dan
Andreas berciuman.
Joy yang merasa terkejut dengan apa
yang di lihatnya tadi terduduk di kursi
ruang tamu , dia tiba-tiba terbayang akan kejadian malam panasnya dengan David
saat di Bali , Joy diam melamun , di dalam hatinya merindukan David , tapi jika teringat tentang perbuatan David dengan wanita lain yang pernah di lihatnya di Hotel dengan
mata kepala nya sendiri membuat hatinya semakin sakit hati.
Anggi membuka pintu , kaget melihat Joy berada di Ruang Tamu.
** Apa Joy melihatku dengan Andreas
tadi ya**batin Anggi gelisah , berusaha menutupi rasa gugupnya, Anggi
menyapa Joy.
" Joy kau belum tidur?"
" Be,,belum Nggi, maaf aku tadi melamun, kapan kau datang,?" Joy kaget saat tersadar dari lamunannya, dan bertanya balik.
"Apa kau ada masalah Joy ? ceritakan padaku." kata Anggi yang melihat mata Joy berair .
" Tidak ada apa -apa, aku hanya ingin
keluar , aku akan jalan- jalan sebentar
untuk mencari udara segar, cuma ke
Minimarket kok ,tidak jauh ." pamit Joy
__ADS_1
yang berjalan keluar rumah.
Melihat kepergian Joy , Anggi segera
mengikutinya karena dia melihat sikap
Joy ada yang tidak beres. Anggi berlari
mendekati Joy berjalan mensejajarkan
posisi berjalannya dengan Joy.
" Joy apa aku boleh menemani mu ." Anggi
berjalan di samping Joy .
'' Apa kau tidak lelah , kembalilah ke rumah, aku tidak apa-apa sendirian ." Joy berhenti sejenak , memandang wajah temannya lalu nengukir seutas senyum manis di bibirnya,
" Aku tidak merasa lelah , aku ingin
jalan-jalan dengan keponakanku apa
tidak boleh ." ucap Anggi dengan mengelus
perut Joy.
"Terserah kau saja ." ucap Joy yang melanjutkan berjalan.
Mereka sampai di depan mini market ,
mereka masuk dan mengambil barang
yang mereka perlukan , setelah membayar Joy keluar diikuti oleh Anggi, mereka duduk
di kursi yang tersedia di depan Minimarket tersebut.
Joy sengaja membeli es krim rasa vanila karena dirinya tiba-tiba ingin memakannya.
"Joy apa kau ada masalah, kenapa saat dirumah tadi sikapmu aneh." tanya Anggi pada sahabatnya.
" Tidak , justru aku mau bertanya padamu,
Anggi yang merasa malu langsung menutup wajahnya.
" Anggitaaaa,,," panggil Joy masih
menggoda Anggi.
" Rupanya sekarang aku sudah tak menjadi sahabatmu lagi", ucap Joy pada Anggi .
Mendengar kata Joy ,akhirnya Anggi membuka mulut,dan mengaku pada Joy.
"Joy , tadi Andreas menembakku." cerita Anggi malu.
"Terus ...."
" Aku menerimanya ." jawab Anggi singkat.
" Ternyata benar kata Mery kalau kau dan Andreas pacaran , lalu apa benar yang dikatakan Mery , jika kau dan Andreas
sudah berciuman." tanya Joy sengaja menggoda Anggi.
" Dasar Mery mulut ember ." Anggi kesal ,
tapi tidak membantah tuduhan Joy.
"Jadi benar nih,,, ." tanya Joy menggoda,
tapi yang di tanya tidak menjawab. ,
Anggi hanya mengangguk.
" Aku sudah berterus terang padamu, sekarang ganti kau yang harus bercerita padaku ." Anggi bertanya balik pada Joy.
" Nggi,,,,aku sebenarnya berbohong
padamu , aku sempat melihat wajah lelaki
__ADS_1
itu , dia juga berniat bertanggung jawab padaku tapi aku yang yang pergi meninggalkannya ." cerita Joy tak terasa air matanya keluar.
" Kenapa Joy ? ."tanya Anggi masih mendengarkan.
" Karena aku melihat dia berciuman dengan wanita lain."
" Di rumah tadi aku sempat teringat
dengannya , membuat hatiku sakit Nggi,,."
Joy mulai menangis.
Anggi melihat Joy menangis segera memeluknya , menenangkan sahabatnya
itu . Joy yang mulai tenang melanjutkan menikmati eskrim yang di belinya.
***
Di Club David berkumpul dengan teman-temannya untuk minum sedikit
untuk merayakan kebahagiaan temannya yaitu Andreas , yang berhasil jadian
dengan wanita yang sudah lama di incarnya.
Merasa sudah cukup malam David pamit untuk pulang , di dalam mobil saat
perjalanan pulang, David berhenti di depan sebuah Minimarket , David keluar dari mobilnya , berjalan masuk ke dalam Minimarket untuk membeli es krim , karena saat dirinya masih di Club tadi , sepertinya
dia ingin sekali memakannya.
Saat David lagi asik memilih es krim yang akan di belinya , telinganya mendengar
suara tawa seorang wanita yang sedang bercanda di depan Minimarket tempatnya berbelanja saat ini .
David mencari asal suara wanita yang s
empat di dengarnya tadi, manik matanya
melihat ke luar , lebih tepatnya kedepan
Minimarket . Di sana ada dua wanita yang sedang duduk bersantai di kursi yang di sediakan oleh pihak Minimarket .
Lama David masih memandang kedua
wanita itu , sampai saat wajah salah satu
dari wanita tadi menoleh dan manik
matanya bertemu dengan manik mata
David , mereka saling menatap , tiba-tiba
sang wanita yang menyadari sesuatu , dia langsung berlari meninggalkan Minimarket dan di ikuti oleh wanita satunya.
David melihat wanita itu berlari , dia baru ingat bahwa wanita yang menatapnya tadi adalah YANA , David segera keluar dari Minimarket itu, niatnya untuk membeli es krim tadi di urungkannya .
Saat David keluar dari Minimarket, di depan pintu David bertabrakan dengan seorang
ibu - ibu .
Alhasil barang bawaan ibu -ibu itu jatuh berserakan ,dan dengan terpaksa David membantu untuk memungutinya.
Setelah membantu ibu tadi David segera mengejar Yana , tapi percuma yang di kejarnya sudah hilang .Kini David kehilangan jejak wanita yang di cintainya lagi.
" Aku kehilangan mu lagi , Yana", David
tak bisa berbuat apa-apa.
***
**
*
###############π₯π₯π₯π₯π₯
Terimakasih udah berkenan mampir dan membaca novelku, jangan lupa like,komen dan vote yang banyak y KKππππ
__ADS_1
Next######