Oh My GiRL,

Oh My GiRL,
Jakarta


__ADS_3

Mery masih terkejut , karena mendapat ciuman mendadak dari Roy , dia terpaku tak bisa bergerak dan jantung nya berdetak begitu kencang , hanya bisa memandangi


kepergian mereka , tanpa bisa mengantarkan


sampai jalan .


* Perasaan apa ini ? .* batin Mery merasakan


gejolak di dalam hatinya , saat tangannya


menyentuh pipi yang telah di cium oleh Roy .


***


Di dalam pesawat,,,


David kembali ke Jakarta dengan menaiki


pesawat pribadi milik Oma , dengan


ditemani istri dan teman- temannya .


Di dalam pesawat Roy memandangi jendela


memikirkan sikapnya tadi , saat dia mengucapkan salam perpisahan pada Mery .


Lamunan Roy tersadar , di saat Joy mengajaknya bicara ,


" Roy , aku bingung harus memanggil mu


apa ?, jika mengingat orang tua kita kau


harus memanggilku kakak , tapi jika


mengingat umur kita kau memanggilku adik."


" Terserah kau saja, mau memanggilku apa ."


" Panggil saja adik pada Roy sayang , jika


nanti dia menikahi Mery ." ucap David menggoda Roy , dia sepertinya tahu jika


Roy menaruh hati pada Mery .


" Tidak mungkin itu terjadi , aku tidak akan


mengijinkan Mery menikah dengan Roy ,


karena dia adalah adik kesayanganku." Roy


tercengang dengan apa yang di ucapkan Joy.


" Memang nya kenapa sayang , ada apa


dengan Roy ? ," David memeluk istrinya,


berusaha meredam amarahnya karena ucapannya tadi .


" Maaf Roy , kau memang sekarang


sepupuku , tapi jika untuk mendekati Mery


aku tidak setuju , " Roy menatap Joy penuh tanda tanya .


" Karena dia adalah gadis baik , berbeda


dengan mu yang selalu bermain wanita."


Joy yang kesal segera mengganti tempat


duduknya , David mengikuti istrinya.


" Sayang , sudahlah jangan marah lagi ,


lebih baik jika kau beristirahat di dalam


kamar saja ." David mengajak Joy


ke kamar yang tersedia di dalam pesawat.


Mendengar ucapan David , Oma segera


menghalangi ," tunggu Joy !."


" Kemari lah !, duduk di samping Oma ,jika


kau menuruti apa kata David , nanti dia


akan mulai lagi ." Joy menghampiri Oma


dan duduk disebelah nya.


Anggi , Andreas dan Roy pun tertawa karena mendengar ucapan Oma . David tak bisa


berbuat apa-apa , dengan kesal dia mendudukkan dirinya di kursi penumpang


di sebelah Roy .


****


Ke rumah Oma...


Akhirnya sampai juga mereka di Jakarta ,


sebenarnya David berniat ingin mengajak


istrinya untuk tinggal di Apartemen nya,


tapi niat itu sirna karena Oma tidak memperbolehkan Joy untuk tinggal


sendirian di Apartemen bila David pergi

__ADS_1


ke Kantor.


Kini mobil mereka sampai di sebuah rumah


yang besar dan mewah bak istana, di sinilah


Oma tinggal .


Joy tercengang melihat kemewahan rumah


Oma , karena dia baru pertama kali ini menginjakkan kakinya di rumah Oma .


" Joy ayo cepat masuk, kau pasti lelah."


Oma mengagetkan Joy dengan menggandeng pergelangan tangannya.


David yang kesal dengan titah dari Oma


yang menyuruhnya untuk tinggal bersama


di rumahnya .


" David , cepat ajaklah istrimu masuk ke kamar mu." Oma menghentikan langkahnya,


berbalik menatap cucunya .


" Oma biarkan kami tinggal di Apartemen ,


ya ,, kumohon." David merajuk .


" Tidak David , apa kau tidak kawatir jika


Joy sendirian di sana?."


" Kalau kau takut jika Oma mengaturmu ,


jangan mengajak Joy terlalu lelah , nanti


terjadi sesuatu yang membahayakan bagi bayinya." terjadi adu mulut antara Oma dan David .


Akhirnya Joy mendekati suaminya," sayang aku ingin ke kamar , hawanya panas sekali ." tangannya bergelayut di lengan suaminya .


Mendengar keluhan istrinya , David segera


mengajaknya naik ke lantai atas menuju


kamarnya ," baiklah , ayo!,"


Sebelum melangkahkan kakinya David


pamit pada Oma ," Oma David ke atas dulu."


Joy tersenyum usil dan mengedipkan satu


matanya pada Oma , seraya mengatakan kalau dia berhasil membujuk David .


Oma tersenyum , * tepat sekali pemikiranku


dulu , jika Joy adalah wanita yang tepat


Di kamar David mengajak istrinya untuk


beristirahat , tapi Joy ingin membersihkan dirinya dulu .


Setelah membersihkan diri Joy duduk


di balkon kamar David , memandang takjub dengan isi di taman David .


" Sayang ,,, apa kau tidak lelah?, kenapa kau malah duduk di sini." David memeluk Joy


dari belakang .


" David kau sangat kaya , aku takut !."


pandangan Joy masih mengarah pada taman.


" Hm.. takut !, apa yang kau takutkan sayang?."


David duduk di samping istrinya .


" Aku takut David , jika kau nanti meninggalkanku."


David segera memeluk istrinya," itu tidak mungkin sayang ." tanpa sengaja air mata


Joy menetes .


David melepaskan pelukannya , berbalik


mengangkat istrinya untuk masuk kedalam kamar ,


" Kau tidak usah takut sayang , semua itu


tidak akan terjadi , karena hatiku hanyalah milikmu ." David membaringkan Joy di atas tempat tidurnya dan meletakkan kepala istrinya di atas lengannya .


" Ku genggam kata - katamu , jika aku menemukan kau ada hubungan dengan


wanita lain , kau akan menerima akibatnya."


" Ti-dak_a-kan ." David memastikan pada istrinya .


Mereka pun tidur bersama melepas rasa


lelah yang menghinggapi tubuh mereka.


**


Disaat bersamaan seorang wanita yang cantik dengan penampilan yang menarik


dan sempurna , baru menginjakkan kakinya


di kota Jakarta .

__ADS_1


Dia adalah Sofia Margaretha , cinta pertama


David saat mereka masih kuliah di Inggris . Kali ini dia sengaja datang ke Indonesia untuk menemui David , dengan membawa seorang anak laki-laki yang sudah berumur lima tahun .


David dulu pernah menjalin hubungan


dengan Sofia , tapi wanita itu meninggalkan nya , tanpa memberikan kabar pada David.


David sempat frustasi saat Sofia meninggalkannya , yang membuatnya menutup hati pada setiap wanita , sampai suatu ketika hal yang tidak terduga mempertemukan dirinya dengan Joy.


Saat itulah hatinya mulai terbuka dan nama


Joyyana mengisi di hatinya .


Sofia memutuskan malam ini untuk menginap di Hotel , dan besok baru


menemui David .


***


Pagi ini Joy terbangun di sebuah kamar


yang besar dan mewah , di dalam pelukan


mesra sang suami tercinta .


David malas untuk bangun , ingin rasanya


dia seharian ini di dalam kamar bersama


istrinya .


Tapi Joy memaksanya untuk pergi ke Kantor,


" Joy sayang , ku mohon biarkan aku di


rumah saja untuk satu hari ini ." David


bergelayut mesra di lengan istrinya seraya


enggan untuk bangun dari tempat tidurnya.


" Tidak David , kau harus pergi ke kantor,


sudah beberapa hari ini kau


meninggalkannya ."


" Tapi aku masih ingin di rumah bersamamu."


" Berangkatlah !, nanti siang aku akan datang


ke Kantormu untuk mengantarkan makan siang mu ."


" Sungguh ?, "


David melepaskan tangannya dan beralih


menatap istrinya, memastikan jika dia


tidak sedang di bohongi .


" Iya ,,,, sayangku..." Joy memegang kedua


pipi David dan mencium bibirnya .


Joy berjalan masuk ke kamar mandi dengan


di ikuti David di belakangnya .


Pasti pembaca tau sendiri kelanjutannya 🀭.


***


Hari ini dengan berat hati David berangkat


ke Kantor , seperti biasa dengan angkuhnya


David memasuki Kantor tanpa menyapa


siapa pun yang ada di depannya .


David tak tahu ada sebuah kejutan yang menantinya di dalam ruangannya .


" Maaf pak , ada seorang wanita yang


mencari bapak , sekarang beliau ada


didalam ruangan bapak ." Sekertaris David


berkata sebelum David masuk ke ruangannya.


David penasaran dan segera masuk kedalamnya ,


" Sofia...."


Tas yang dibawanya pun jatuh saat mengetahui siapa wanita yang mencarinya .


*


*


*


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih ya , masih setia mengikuti


novelku , mampir juga ke novel ku yang


satunya 😊.

__ADS_1


jangan lupa ninggalin jejaknya ya 😊 😘


Next β˜€οΈβ˜€οΈ


__ADS_2