Oh My GiRL,

Oh My GiRL,
Terungkap..


__ADS_3

Setelah selesai makan malam , Oma


mengajak mereka berkumpul di ruang


tamu .


David mendekati Rendi ,"Ren,, apa kau


sekarang tinggal di Indonesia?." menepuk


punggungnya.


Rendi mengangguk "iya David ,aku baru


kembali kesini dan sekarang aku akan


menetap di Indonesia."


" Ceritakan padaku bagaimana bisa kau


mengenal istriku ?." memandang Joy


dan Rendi secara bergantian.


Joy mendekati mereka berdua " ceritanya


panjang sayang , yang perlu kau tahu sekarang hanyalah, bahwa kak Rendi


adalah pria yang kau curigai jika ada


hubungan di antara kami." Rendi terkejut


dengan apa yang sudah di dengarnya.


" Itu tidak mungkin David , Joy seperti


adik bagiku tidak mungkin jika aku


mempunyai hubungan yang spesial


dengannya." sangkal Rendi .


David merasa malu dengan semua


prasangkanya , hanya bisa meminta


maaf pada temannya itu.


"Maaf kan aku Ren , aku tidak tahu


jika itu kau ." David membela diri.


Oma yang baru datang dari dalam


tiba-tiba menyuruh seorang pembantunya


untuk mengajak Daffin untuk bermain


ke Taman .


" David apa sudah kau putuskan ,


bagaimana kelanjutan hubunganmu


dengan Sofia ?." Oma membuka


pembicaraannya.


" Oma aku sudah memutuskan dengan


matang , jika aku tidak akan berpisah


dengan istriku , dan juga tidak akan


menikahi Sofia ." jawab David tegas ,


Mendengar jawaban dari David Sofia


mulai menangis " apa yang kau katakan


David , bagaimana dengan nasib anak


kita ?, dia adalah anakmu David ." tangis


Sofia semakin menjadi.


" Anak ?." David menyerahkan sebuah


amplop putih yang berisikan hasil tes DNA.


Sofia mengambil amplop itu dan membukanya , memandang ragu kearah wajah David .


David mengangkat dagunya , seakan


mengartikan menyuruh untuk cepat


membacanya .


Sofia membaca isi dari amplop putih itu,


air matanya mulai mengalir deras, kertas


putih itu seketika terlepas dari jemari


tangan Sofia .


Sofia terduduk lemas dilantai " ini tidak


mungkin David , kalau bukan kau lalu


siapa ayahnya Daffin ." Rendi segera


memeluk Sofia untuk membuatnya


lebih tenang.


Joy mendekati Sofia yang terduduk


dilantai " jika kau ingin tahu siapa ayah


dari anakmu , bacalah ." menyodorkan


amplop putih miliknya .


Sofia di buat bingung dengan perkataan


Joy padanya , kenapa masing masing


memberi nya amplop.


Sofia membuka amplop pemberian Joy

__ADS_1


tadi kemudian membacanya , yang


membuatnya lebih kaget dari amplop


yang pertama adalah kenapa nama Rendi yang tertera di kertas itu , menurutnya


saat itu tidak ada Rendi di sana .


Rendi yang berada di dekat Sofia , tanpa


sengaja membuatnya bisa membaca


isi dari amplop yang di berikan oleh


Joy , hal itu membuat Rendi teringat


tentang kesalahan yang di perbuatnya


dulu pada Sofia .


Rendi memandang Joy " maaf kak ,aku


tidak ijin kak Rendi dulu untuk melakukan


tes DNA ." ucap Joy , mengerti dengan


tatapan Rendi padanya.


David yang tidak mengerti , mendekati


istrinya , seakan ingin bertanya tapi Joy


malah meletakkan jari telunjuknya di


depan bibirnya , menyuruh David untuk


diam.


Rendi mengeratkan pelukannya " Sofia


maaf kan aku." melepas pelukan Rendi


dan berbalik menatapnya " maaf ?"


Sofia menghapus air matanya, menatap


penuh pada Rendi meminta suatu


penjelasan.


Awalnya Rendi ragu untuk


menjelaskannya , tapi karena tatapan


Sofia dan rasa cintanya pada Sofia


menggetarkan hatinya , membuatnya


memantapkan diri untuk mengeluarkan


suaranya.


"Sofia ,sekali lagi aku minta maaf padamu , entah setan atau iblis apa yang merasuk


di dalam diriku pada saat itu yang


membuat aku melakukan hal keji itu


ada maksud di hatiku untuk melakukan semua itu padamu ."


Sofia masih diam tapi air matanya


keluar sangat deras.


" Malam itu, dimana saat kita semua


sedang mabuk kau mendatangi kamarku


kau menciumku duluan , aku lelaki


normal Sofia , aku tak kuat jika aku sudah tergoda dan saat itu juga aku


melakukannya padamu ."


" Sungguh malam itu hatiku sangat sakit ,


disaat kau melakukannya denganku


tapi bibirmu memanggil nama David,


seketika itu juga setelah aku menuntaskan


hasratku aku pergi meninggalkanmu


untuk menenangkan diri , di saat aku


kembali ke kamarku aku mendapati


David sudah tidur di sebelahmu." Sofia


menggelengkan kepala.


David akan bicara , ingin membela diri


tapi dihalangi oleh Joy .


Rendi beralih memandang David " David


kau ingat, di villa itu kau mendapat


kamar yang sama denganku."


" Sofia Jujur aku tak menyesal telah melakukannya ,aku bangga telah menjadi


pria yang pertama menyentuhmu ,


karena aku sangat mencintaimu."


" Bertahun tahun aku sudah mencarimu,


aku ingin mempertanggungjawabkan


kesalahanku , tapi aku tidak menemukan


dirimu , sekarang kumohon padamu


maaf kan aku , ijinkan aku untuk menebus


kesalahan yang pernah aku lakukan


padamu ." menggenggam jari mungil

__ADS_1


Sofia .


Sofia syok , tak kuasa mendengar semua


kenyataan yang di ucapkan oleh Rendi


padanya ,


" Ini tidak mungkin, kau bohong padaku kan Ren,,, ." Sofia menangis meratapi kebodohannya , kenapa dia bisa tidur


dengan pria lain dan mengganggap


bahwa David lah pria yang tidur dengannya.


Sofia merasa malu dengan dirinya sendiri,


tak kuasa berhadapan dengan David dan istrinya , seperti seorang wanita murahan


yang ingin menjebak David , padahal dia


benar - benar tidak tahu jika dia melakukannya dengan orang lain.


Tanpa berfikir panjang maupun berbicara


seketika itu juga Sofia pergi dari rumah


Oma , dengan perasaan malu .


Rendi meminta maaf pada Joy karena


kekacauan yang dibuatnya , kemudian


mengejar Sofia yang berlari keluar


dari rumah David.


Roy yang sedari tadi hanya diam ,


melihat dan mendengarkan setiap


perdebatan yang terjadi di depan


matanya , sekarang mendekati Joy .


" Sudah selesai dramanya ? , aku merasa sangat terhibur dengan pertunjukan


yang kau suguhkan setelah jamuan


makan malam ini , kau berhasil


meng skakmat pelakor itu Joy ." Roy


menepuk pundak Joy .


Beralih pada David " David , sepakterjangmu kalah jauh dengan istrimu, jika kau ingin mengungkap kebenaran kau harus membongkarnya dengan


setuntas-tuntasnya tidak separuh separuh."


Roy menepuk keras punggung David.


Oma tersenyum gembira , mengangkat


dua jempolnya " selamat , Oma bangga


padamu." Joy memeluk Oma .


Pembicaraan mereka terhenti dengan


bunyi kegaduhan di luar rumah.


Seorang pembantu masuk ke dalam


rumah , mengatakan jika wanita yang


baru keluar dari rumah Oma mengalami


kecelakaan.


Dengan segera Joy berjalan keluar diikuti


oleh yang lainnya. Joy kaget melihat


Sofia yang sudah tergeletak di pangkuan


Rendi dengan darah segar yang keluar


dari kepala nya .


Daffin menangis di samping tubuh lemas


mamanya , Joy segera menghampirinya


memeluk dan mengajaknya menjauh


agar Sofia bisa cepat dibawa ke Rumah Sakit.


Rendi menangis , dengan Sofia yang ada


di pangkuannya " Sofia kumohon


bangunlah , aku tak mau kehilanganmu


lagi ." teriak Rendi pada Sofia yang tak sadarkan diri.


David mengendarai mobilnya , mendekat


pada kerumunan orang" Rendi bawa Sofia


masuk ,kita harus cepat bawa dia


ke Rumah sakit." teriak David


membukakan pintu mobilnya.


Tanpa berfikir lama Roy membantu


Rendi mengangkat Sofia masuk kedalam mobil, David dengan segera melajukan mobilnya menuju Rumah Sakit terdekat.


_


_


Sampai disini dulu ya 😊, nanti


kita lanjut lagi,,, kalau banyak yang


like nanti Author tambah up nya,,,


Seperti biasa author tunggu jejaknya


😜😜😜✌️✌️

__ADS_1


Next β˜€οΈ


__ADS_2