One Night Stand With TUAN MUDA

One Night Stand With TUAN MUDA
Terungkap


__ADS_3

Setelah seharian menggeledah seisi kamar ibu dan ayahnya, Ardy tak menemukan titik terang di mana keberadaan ibunya saat ini. Pembahasan mengenai ibunya tempo hari bersama Jian yang membutknya kini penasaran dimana sosok wanita itu sekarang.


Usai menunggu Gea pergi, Jian pun masuk ke Unit. Dan sekarang, jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari. Tapi Jian belum juga bisa tidur. Kejadian tadi bersama Daven yang membutnya jadi sulit untuk segera pergi ke alam mimpi guna menggapai harapan di saat kenyataan tak sedikitpun memberinya kesempatan.


Wanita tersebut menatap langit-langit kosong di atap kamarnya. Jujur, baru kali ini ia mendapat perlakuan manis nan hangat dari seorang pria selain ayah dan juga ibunya.


Sikap pria itu memberinya kenyamanan untuk tetap berada di sampingnya. Tapi sayangnya, Daven bukan sumber tempatnya berharap. Meskipun pria itu bukan sekedar memberinya harapan, tapi sebuah kenyataan manis yang selama ini ia inginkan. Dan perasaan segan yng terlalu besar pada temannya, yang membuatnya mematahkan keinginannya sendiri.


Tidak terasa, waktu sudah hampir menunjukkan pukul tiga. Dan Jian belum tidur juga. Sebisa mungkin ia memejamkan mata agar ia tidak sampai kehilangan fokus kerjanya di kantor nanti karena ngantuk.


🌷🌷🌷


Di kantor.


Lagi-lagi Jian di minta Alice untuk menaruh laporan kerjanya di ruang kerja Ardy. Ia pun menurut perintah sang sekretaris bosnya tersebut. Dan ia terkejut, saat memasuki ruangan itu. Buka Ardy yang ia dapati, melainkan Gea-kekasih pria itu.


Wanita itu melayangkan tatapan sinis padanya saat memasuki ruangan tersebut.


"Permisi, nona! Saya hanya ingin menaruh laporan kerja di meja tuan," ucap Jian berusaha sopan, dengan badab sedikit membungkuk.


Wanita itu sama sekali tidak mengindahkan Jian, dia malah sibuk dengan ponselnya sekarang. Jian pun langsung menaruh berkas tersebut di meja Ardy.


"Oh my God, baby. Kau kemana? Kenapa sulit seklai ku hubungi sejak kemarin," keluh wanita itu.

__ADS_1


Jian yang tidak sengaja mendengarnya sejenak ikut berpikir.


Sebenarnya tuan Ardy kemana, ya? Apa di pergi bersama wanita yang lain? Batin Jian.


Perhatian keduanya seketika beralih pada seseorang yang baru saja membuka pintu dengan sedikit kasar. Dan seseorang tersebut di buat terkejut ketika mendapati 2 wanita di ruang kerjanya.


"Baby .." Gea bangkit dan menghambur ke pelukan pria tersebut.


Sementara Jian diam mematung sambil memandangi stelan kemeja dan jas yang pria itu kenakan tampak kusut.


"Baby, kau kemana saja? Kenapa tidak mengabariku sejak kemarin?" tanya Gea setelah melepas pelukannya.


"Maaf! Aku ada urusan yang tidak bisa ku tinggalkan dan itu sangatlah penting."


Jian sedikit terkejut saat pertanyaan pria itu ternyata di tujukan padanya. "Mmm ... Saya hanya mengantar laporan kerja. Klau begitu saya permisi," pamitnya.


Ardy menatap kepergian Jian sampai keluar dari ruangannya. Dan Gea tidak suka Ardy menatap Jian sampai seperti itu.


"Kendalikan sorot matamu, baby!" lirih Gea namun penuh akan syarat makna.


Ardy menatap Gea lalu tersenyum sekilas. Kemudian ia mengajak wanitanya untuk duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.


"Tidak usah cemburu seperti itu, sayang! Dia hanya karyawanku." Ardy berusaha menenangkan suasana hati kekasihnya.

__ADS_1


"Iya, by. Tapi dia memiliki kekasih di Apartemen yang berada di lantai yang sama denganmu. Aku hanya takut jika kau akan bertemu dengan wanita tadi di luar pekerjaannya."


Ardy seketika mengernyit. "Maksudmu?"


"Tadi malam aku mencarimy ke Apartemen. Dan aku melihat wanita itu keluar dari Unit yang ada di sebelah kiri kamarmu. Aku rasa pria yang tinggalbdi Unit itu kekasihnya, karena aku lihat sepertinya mereka sedang mempertengkarkan sesuatu," jelas Gea.


Unit sebelah kiri? Bukankah itu kamar Daven? pikir Ardy.


Deggg!


Perasaan Ardy kini mulai terusik dan terasa tidak tenang. Mendengar Jian mengatakan pulang bersama teman prianya saja sudah membuatnya tersulut emosi. Apalagi jika yang di katakan itu benar, bahwa Jian memiliki hubungan dengan Daven, temannya sendiri.


Bersambung...


___


Author Nobe:


Visual Cast Jian akan segera rilis, jangan lupa untuk segera follow instagram @wind.rahma


Biar gak ketinggalan. Visual Daven juga pasti aku up di sana.


Jika aplikasinya sudah stabil, nanti aku pasti bakal up visualnya di sini juga. Terima kasih.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan beri aku hadiah, yaaaa! Karena dukungan kalian sangat berarti dan menambah semangatku dalam menulis.


__ADS_2