Para Gangster Kesayangan Mbak!

Para Gangster Kesayangan Mbak!
Pernikahan Mira dan Zakir


__ADS_3

Keluarga Zakir sampai bersama kakak sulungnya bernama Azam, Zakir terkejut kakaknya tiba-tiba kembali dari Yaman untuk melihat pernikahannya dan juga sebagai saksi pernikahan Zakir.


Bunda dan umi mendatangi mira dikamar dan betapa kagumnya mereka melihat mira sangat cantik dengan baju pengantinnya, Diluar Zakir sedang melakukan ijab kabul dengan abi mira dan di saksikan oleh keluarga dan para saksi.


"Saya Terima Nikahnya Almira Zahra Wahyuni binti Putra Wahyudi dengan mahar tersebut dibayar tunai.... !" ucapan ustadz Zakir dengan satu tarikan nafas.


"Bagaimana para saksi?" kata abi mira.


"Sah!" kata Azam saksi satu.


"Sah!" kata Nabil saksi dua.


"Alhamdulillah... kata abi mira.


Karena ustadz Zakir dan mira telah sah menjadi suami istri, Zakir diminta abi untuk menjemput mira dikamar dan membawanya turun.


Zakir sangat gugup saat memasuki kamar mira, Zakir didampingi ke 4 adiknya mira dan betapa terkejutnya Zakir melihat mira yang sangat cantik dengan baju pengantin syari putih.


"Mira suami kamu sudah datang, bunda dan umi keluar dulu ya?" kata bunda.


"Iya bunda... jawab mira.


Sebelum Zakir masuk ke kamar diluar kamar nabil mengatakan sesuatu yang membuat Zakir bahagia, yang mana dia bangga mbaknya mendapatkan jodoh yang baik akhlak dan sholeh.


Nabil membuka pintu kakaknya dan mempersilahkan Zakir untuk menemui istrinya.


"Terimakasih nabil! kata ustadz Zakir.


"Selamat datang kakak ipar, jaga mbakku baik-baik ya, dia permata kami yang berharga dan tiada duanya di dunia ini!" kata nabil yang menitikkan airmata.


Ustadz Zakir langsung menghapus air mata nabil dan mengelus kepala nabil dengan lembut.


Zakir masuk ke kamar mira dan menutup pintu kamar itu, hati mira hampir copot saat ustadz Zakir mendekatinya.


"Assalamu'alaikum istriku..." ucapan ustadz Zakir dengan lembut.

__ADS_1


"Waalaikumsalam suamiku!" jawab mira yang masih menundukkan kepalanya.


Zakir mengangkat dagu mira dengan lembut dan dia terpukau dengan kecantikannya hingga tanpa sadar Zakir mencium kening mira dengan lembut.


Mira menatap Zakir dengan malu, kemudian Zakir memegang kepala mira dan berdoa untuk istrinya juga kebahagiaan rumahnl tangganya.


"Boleh saya duduk di samping mu mira?" kata Zakir.


"Silakan ustadz! jawab mira yang gugup.


"Sepertinya panggilan itu harus kita ubah, bagaimana menurutmu?" kata Zakir yang sedang menggoda istri kecilnya itu.


"Bagaimana kalo kakak!" kata mira


"Hmm baiklah, kalo saya memanggil kamu zahra boleh tidak? ucap Zakir.


"Boleh ustadz... eh ka-kak... " jawab mira dengan gugup.


"Sebaiknya kita turun, semuanya menunggu kita dibawa, hmm" kata ustadz Zakir.


"Baiklah kak" jawab mira


"Boleh kak, saya sudah menjadi istri kakak dan artinya saya sudah menjadi milik kakak seutuhnya! ucapan mira dengan malu dan menghindari kontak mata.


"Zahra... Zahra lihat kakak dong? kata Zakir yang sedang mengoda istrinya.


"Iya kak, nih.. nih... udah dilihat kan?" jawab mira.


"Terimakasih telah menerima lamaranku? kata Zakir.


"Iya Ustadz... " kata mira


"Ustadz... hmmm..." jawab Zakir.


"Eh... ka-kakak... " kata mira dengan gugup.

__ADS_1


"Cantik sekali sih kamu sayang... " ucap Zakir.


Mendengar panggilan sayang dari ustadz Zakir membuat mira malu dan pipinya mulai merah seperti tomat.


Zakir dan Mira keluar dari kamar dan mendatangi seluruh keluarga, pernikahan mereka hanya di datangi dua keluarga saja.


Saat selesai acara semua keluarga pulang dan Zakir juga mau ikut pulang tapi di larang oleh umi dan semua baju Zakir sudah disiapkan oleh umi agar Zakir tidak bisa buat alasan apapun.


"Zakir... kamu lebih baik tinggal disini dulu dengan mira, minggu besok saja kalian kembali ke pondok pesantren bersama yang lain oke sayang? kata umi.


"Tapi umi... Zakir.. " jawab Zakir


"Zakir... umi benar... kamu harus menemani istri kamu dulu... " ucap abi mira.


"Baiklah kalo begitu kami pamit pulang dulu ya pak buk..." kata umi yang akan pulang


"Iya umi... terimakasih ya telah jauh datang kemari dan melamar putri kami" jawab bunda yang sedang menggendong aisyah.


Sewaktu melihat aisyah, umi baru sadar sesuatu dan membisikkan ditelinga Zakir, sontak kata kata umi membuat Zakir malu.


"Astaghfirullah umi... Zahra masih kelas 2 SMA loh? kata Zakir.


"Iya satu tahun lagi dia akan tamat kok sayang?" ucap umi yang mengoda putranya.


Setelah semua keluarga dan orang tua Zakir pulang, Zakir duduk berdua dengan abi mira dan bercerita tentang masa kecil putrinya, saat melihat waktu sudah sangat larut, abi menyuruh Zakir ke kamar untuk tidur.


"Zakir... ini sudah malam lebih baik kamu segera tidur dan besok kita akan pergi ke rumah Nara kan? ucap abi mira.


"Iya Pak" jawab Zakir.


"Kok masih manggil pak sih, kamu sekarang putra saya juga, jadi kamu harus manggil saya Abi dan bunda pada istri saya, oke? kata abi.


"Iya abi, kalo Zakir izin ke kamar, Assalamu'alaikum? jawab Zakir dan langsung masuk ke kamar.


"Waalaikumsalam... " kata abi.

__ADS_1


...****************...


Bersambung....


__ADS_2