
Entah setan apa yang merasuki rabil, dia mengendarai motornya seperti kesetanan dan hal itu membuat mira khawatir sebab baru kali ini dia melihat rabil bersikap seperti itu.
Mira melajukan mobilnya dengan cepat dan mengikuti rabil dari belakang, zakir melihat mira yang sedang serius mengendarai mobilnya.
Nabil menghubungi abinya untuk datang ke rumah Nara sebagai perwakilan orang tua mereka, karena akan menjadi masalah jika mereka datang tanpa abi mereka.
Rafi menghubungi anggota mereka untuk menjaga dan bersiap dari segala ancaman yang terjadi, sebab rafi mendengar bahwa yang akan dinikahkan dengan Nara buka orang biasa melainkan mafia.
Rafa melacak lokasi mereka dengan lokasi Nara dan ternyata benar banyak pengawal yang berjaga di sekitar rumah Nara.
"Mbak... kita kalah jumlah!" kata Rafa yang sedang melacak keberadaan Nara dengan laptopnya.
"Berapa banyak dek?" tanya mira yang sedang fokus mengemudi
"Tidak banyak sih mbak, Kira-kira seratus lebih pengawal!" Jawab Rafa
Mira menelpon Raimon yang menjaga King dan Queen, Mira meminta Rai membawakan kedua singa kesayangannya ke lokasi yang mira minta.
Zakir terkejut melihat kelima saudara ini melakukan aksinya, zakir bertanya kepada mira karena penasaran dengan apa yang ingin dilakukan mereka.
"Zahra... King dan Queen itu siapa? tanya zakir.
"Kesayanganku Kak... jawaban singkat
Zakir heran mendengar ucapan mira, Zakir menelpon abinya untuk datang ke rumah Nara sebagai saksi dari pesantren dan penanggung Jawab.
Pak kyai Hasyim datang bersama umi pipik dan disusul Abi dan bunda mira.
Tapi sepertinya pertemuan itu tidak mudah begitu saja, sebab saat motor dan mobil mereka sampai, mereka sudah dihadang oleh pengawal mafia tersebut.
Namun Sebelum terjadi baku hantam mira meminta izin secara baik-baik untuk masuk kedalam karena ada yang harus mereka bicarakan kepada Nara dan kedua orang tua Nara.
Namun pengawal itu tetap tidak memberikan izin dan berusaha menghajar mereka, akhirnya perkelahianpun tidak bisa dihindari. walaupun mereka berenam namun mereka berhasil menjatuhkan pengawal yang menghadang jalan mereka.
__ADS_1
Zakir heran melihat mira dan ke 4 adiknya melawan para pengawal dengan santai dan penuh dengan canda.
Mira berlari memasuki rumah Nara dan menghentikan akad nikah Nara, mira sangat syok melihat Nara yang sudah di ikat dan tutup mulutnya agar tidak bisa lari kemana-mana.
Mira mengamuk sejadi-jadinya karena betapa teganya orang tua Nara memperlakukan putrinya yang buta seperti tahanan.
Mira membuka ikatan dan penutup mulut Nara dan memeluk Nara dengan erat, Nara menangis sejadi-jadinya karena sangat takut.
Rabil mengamuk dan menghajar mafia tersebut dengan brutal dan tidak memberinya ampun.
Mafia itu hampir mati di buat rabil dan untung nabil datang tepat waktu dan menahan pukulan rabil.
"Rabil... sabar dek... jangan terbawa emosi begini dek...! ucapan nabil yang memeluk tubuh rabil dari belakang.
"Mereka bukan manusia Mas, kalau mereka manusia... mereka gak mungkin memperlakukan seperti binatang Mas! kata Rabil yang penuh emosi.
Tiba-tiba Nara memeluk Rabil yang sedang mengamuk.
Semua orang terkejut melihat Nara yang memeluk rabil dengan erat dan tidak hanya Zakir,mira dan ke 3 adiknya bahkan orang tua Nara saja bingung melihat putri mereka bisa sangat dekat dengan rabil.
"Astaghfirullah... ya Allah maafkan aku... Nara apa kamu ingin menikah dengan mafia itu? tanya rabil dengan serius
"Demi Allah kak, aku tidak pernah ingin menikah dengannya... aku hanya ingin menikah dengan pria yang tidak menganggapku sebagai gadis buta tapi sebagai cintanya... hiks... hiks...! ucapan Nara yang masih memeluk rabil.
"Jadi mengapa kamu mau dijodohkan, apa kamu tidak sabar menungguku Nara, aku mencintaimu Nara... Hatiku menjerit mendengar kamu ingin menikah dengan orang lain... hikss... hikss! kata Rabil yang membelas pelukan Nara.
"Maafkan Nara kak, sebenarnya Nara menunggu kakak tapi saat mendengar kakak pulang dengan kak mira... aku kira kakak akan pergi dari pesantren dan meninggalku.. ! ucapan Nara dengan sedih.
Tiba-tiba abi mira dan pak kyai Hasyim datang dan menengahi masalah ini, pak kyai menjelaskan jika semua permasalahan ini tidak ada urusannya dengan Nara dan semua masalah ini telah selesai dan Nara tidak terkena fitnah apapun, sebab mira dan Zakir telah menikah dan menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan pesantren.
Namun orang tua Nara tidak mau nama keluarga mereka tercoreng karena ulah putri mereka, saat mendengar ucapan ayah Nara yang menganggap putri mereka adalah aib membuat abi mira marah dan mengambil tindakan.
Abi mira akhirnya mengambil keputusan besar yang akan mengubah hidup Nara, dimana abi meminta Rabil untuk menikahi Nara.
__ADS_1
Rabil langsung menyetujui tanpa pikir panjang dan menatap mafia itu dengan tajam.
oiya sebelumnya mafia itu juga ingin menyelamatkan Nara dari orang tuanya makanya mafia itu menyetujui keputusan abi mira tanpa ada penolakan sedikitpun.
Orang tua Nara langsung terkejut dengan keputusan mafia itu dan bertanya tentang saham yang dijanjikan mafia itu.
Mafia itu tersenyum sinis dan mengatakan bahwa mereka melebihi iblis, putri yang sangat baik dari lembut sanggup mereka sia-siakan karena hanya putrinya buta.
Mafia itu langsung pergi dari rumah itu dan sebelum dia pergi dia mengatakan sesuatu pada rabil.
"Aku memang seorang mafia, tapi aku juga lahir dari seorang wanita buta... Aku ingin menikahinya bukan untuk menyakitinya melainkan ingin membebaskan dia dari iblis seperti mereka tapi ternyata dia memiliki kekasih yang sedang dia tunggu, selamat ya dan jagalah dia baik-baik... Saya permisi dulu selamat tinggal Nara hiduplah seperti yang kamu inginkan dan jangan hidup seperti burung di dalam sangkar oke...! ucapan mafia tersebut.
"Tunggu... terimakasih kak, boleh aku tahu nama kakak? tanya Nara
"Namaku Aryan Arta, oke princess! jawab aryan.
"Maukah... kakak menjadi kakakku dan menikahkanku? tanya Nara
"Apakah kamu tidak masalah mempunyai kakak angkat seorang mafia? ucap aryan.
"Tidak masalah, yang penting aku punya kakak laki-lakiku sendiri walaupun hanya kakak angkat! jawab Nara yang tersenyum dengan meneteskan air mata
"Terimakasih telah menerimaku, adikku Nara... sekarang namamu bukan Nara kusuma tapi Nara Ardilla Arta, kamu sekarang resmi menjadi adikku dan bukan anak angkat mereka lagi, apa kamu mau? ucapan aryan.
"Aku bersedia kak, boleh aku memelukmu kak Arta? tanya Nara.
Aryan menganggukan kepala
tanpa sadar air mata aryan menetes mendengar Nara memanggilnya Arta, dimana hanya ibunya yang selalu memanggilnya Arta.
"Tentu saja princess..." ucapan aryan.
Nara memeluk aryan dan merasakan kehangatan keseorangan kakak dan keluarga yang sangat diinginkannya sejak kecil.
__ADS_1
Aryan bahagia mendapatkan seorang adik perempuan yang sangat lembut seperti Nara.
Kemudian selang dua jam kemudian Aryan menyaksikan Nara dengan Rabil menikah, karena aryan bukan kakak kandung Nara makanya dia tidak bisa menikahkan Nara dan di serahkan oleh tuan kadinya.