Para Gangster Kesayangan Mbak!

Para Gangster Kesayangan Mbak!
Tahan Nafsu...


__ADS_3

Saat semuanya keluarga istirahat di kamar masing-masing Rabil masuk ke kamar dengan membawa segelas susu untuk Nara, Rabil sebenarnya adalah seorang pria yang perhatian dan lembut tapi karena dia merupakan seorang gangster makanya hatinya sedikit dingin terhadap perempuan kecuali dengan mbaknya dan adik kecilnya aisyah.


Nara hanya bisa duduk di pinggir kasur dan menunggu rabil datang, dia bukannya tidak mau mengelilingi kamar itu cuma dia merasa tidak enak dan takut rabil merasa terusik.


Rabil terkejut melihat Nara tidak mengganti baju pengantin itu padahal rabil saja sudah mengganti baju sejak dari tadi, sesungguhnya Nara tidak tahu cara melepaskan baju itu sebab gaun itu cukup berat untuk dirinya.


"Ra... kok belum ganti baju? apa kamu tidak gerah? tanya Rabil yang sedang meletakkan susu di meja hias.


"Maaf kak, sebenarnya Nara tidak tahu cara melepaskan baju ini, sebab baju ini sangat berat untuk nara! jawab Nara dengan wajah tertunduk.


"Maukah kakak membantuku, aku sangat lelah kak, hmm! pinta Nara dengan mendekati rabil.


Wajah rabil langsung merona mendengar permintaan Nara, dia takut khilaf dan tidak bisa menahan nafsunya saat melihat tubuh Nara yang sudah sah menjadi istrinya itu.

__ADS_1


Rabil pelan pelan membuka resleting gaun Nara dan sembari menutup sebelah matanya, Nara merasakan tangan rabil memegang punggungnya dengan sangat hati-hati.


Setelah resleting itu terbuka semua, mata rabil tidak berkedip melihat punggung Nara yang sangat mulus, tanpa sadar rabil langsung mendekati wajahnya ke punggung Nara dan perlahan menciumnya. Nara terkejut dan langsung berbalik badan menghadap rabil dengan menutup mulut rabil dengan kedua tangannya.


Wajah Nara merona merasakan sentuhan bibir rabil di punggungnya, Rabil menatap mata Nara dengan lembut dia mencium tangan Nara yang menutup mulutnya itu.


"Kak... Nara takut.. jangan melakukan hal itu lagi...! pintar Nara.


"Siapakah aku ini Nara? tanya rabil dengan lembut.


Rabil memakaikan baju mandi sebelum gaun itu terlepas dari tubuh Nara, Nara hanya menuruti perkataan rabil yang sedang membantu dirinya.


"Kakak... ini baju mandi kakak ya? Tanya Nara yang sedang mencium baju mandi itu dan merasakan aroma milik rabil yang sedang berada di tubuhnya.

__ADS_1


"Bagaimana kamu tahu kalo itu milikku? kata rabil yang menatap Nara dengan heran.


"Aku bisa merasakan kakak dari kejauhan, indra perasaan, penciuman dan perasaku sangat tajam kak! jawab Nara yang tersenyum.


"Kamu sangat hebat Nara, sekarang kamu tidak perlu takut lagi karena aku akan selalu disampingmu sebagai matamu! pernyataan rabil yang membuat Nara terharu dan meneteskan air mata. Rabil memeluk Nara dengan lembut dan melepaskan kerinduan dirinya.


...**********************...


Aryan terpesona melihat Mira sejak pertama kali bertemu, dia merupakan wanita yang spesial bagi aryan. Namun aryan paham bahwa mira sudah memiliki seorang suami dan mustahil baginya untuk memiliki mira, walaupun dia mafia tapi dia tidak pernah ingin merebut yang bukan miliknya.


Karena gerah mira ke kamar mandi untuk berendam, saat sedang berendam mira tidak melihat bahwa ada Zakir yang sedang tertidur di pinggir bathtub.


Mira terkejut merasakan ada sesuatu yang dipegang dirinya, mira baru sadar bahwa dia tidak sendiri di kamar mandi. Saat berbalik badan mira terkhir melihat Zakir yang sedang tidur dengan tangan yang menahan kepala.

__ADS_1


Mira bukannya keluar dari bathtub malahan dia menyentuh Bibir Zakir yang sejak tadi membuat dirinya ingin mencium nya.


Bersambung....


__ADS_2