
Setelah melaksanakan sholat shubuh, ternyata mira ketiduran lagi selesai sholat shubuh. Zakir melihat mira yang masih mengantuk langsung menangkap kepala mira agar tidak terbentur lalu membaringkan kepalanya ke paha Zakir agar tubuhnya tidak sakit dan Zakir lanjut mengaji.
Zakir enggan membangunkan istrinya walaupun kakinya telah mati rasa, namun saat Zakir ingin meluruskan kakinya ternyata membuat mira terbangun. Zakir meminta maaf karena telah mengganggu tidur mira namun mira hanya duduk terdiam dan masih belum sadar seutuhnya (kalo dibilang masih mengingau 😂).
"Zahra... kamu masih ngantuk? bagaimana kalo kamu tidur lagi? ucap Zakir.
mira masih melamun dan mengucek-gucek matanya agar sadar, lalu setelah benar-benar sadar mira terkejut melihat Zakir yang sejak tadi yang melihatnya dengan tersenyum.
"Kak ngapain senyum-senyum sendiri? Sekarang jam berapa? Hoaammmm (menguap tutup mulut) tanya mira.
"Sekarang jam 9 Zahra, apa kamu tidak lapar? Saya lapar Zahra, saya tidak tega membangunkanmu, makanya saya menunggu kamu bangun! kata Zakir.
"Astaghfirullah... Maaf ya kak, Kakak laper ya? mungkin jam segini udah gak ada lagi makanan tapi kakak bisa menunggu 20 menit biar Zahra masakan dulu ya, Oke? kata mira yang langsung keluar kamar dan lari ke dapur memasak untuk suaminya.
Zakir turun melihat istrinya masak dan duduk dimeja makan.
"MasyaAllah, walaupun baru bangun tapi dia masih ingat tanggungjawab sebagai istri? Gumam Zakir yang melihat istrinya memasak di dapur.
"Kalau pagi biasanya kakak minum apa? Susu, teh atau kopi? tanya mira yang masih fokus memasak.
__ADS_1
"Emmm... apa aja boleh asal buatnya dengan hati ya? goda Zakir.
"Aman... Kakak mau pake hati apa? Hati ayam... hati sapi... atau hati kambing...! kata mira yang sedang menganggu Zakir.
"Astaghfirullah... Zahra... saya manusia bukan Serigala! kata Zakir yang merajuk.
Mira meletakkan susu dan nasi goreng plus telur mata sapi.
"Maaf ya kak...Bercanda kali kak... ini untuk kakak dengan sepenuh hati Zahra! kata mira.
"Oke permintaan maaf diterima!" ucap Zakir yang tersenyum dengan ucapan mira.
Zakir terkejut merasakan masakan mira, karena baru kali ini dia makan masakan orang lain selain uminya, Zakir merasa bahagia karena masakan kedua yang akan dia makan adalah masakan istrinya.
...****************...
Di pesantren, azam mengantikan Zakir mengajar karena dia sedang berada di tempat mira, Khadijah mencari mira dan nara tapi tidak kelihatan dikelas. Dia berinisiatif bertanya langsung ke Zakir namun saat memasuki ruangan Zakir, Khadijah terkejut karena yang ada diruangan itu bukan Zakir melainkan calon suaminya azam yang belum diketahui olehnya.
Azam hanya tersenyum melihat Khadijah yang sedang melihatnya dengan tatapan serius, azam tidak jauh berbeda dengan Zakir (ya maklum ya kakak adik sama-sama jahilnya apa lagi sama calon istri sendiri) azam langsung bertanya dengan tatapan mengoda kepada Khadijah.
__ADS_1
Khadijah merasa risih melihat tatapan azam dan langsung pergi dari ruangan Zakir dengan cepat, azam tidak menyerah disitu aja dia langsung mengejar Khadijah dan bertanya dengan serius.
"Humaira... Cari siapa? Cari Zakir ya? ucap azam yang menggoda Khadijah.
"Kamu... siapa kenapa ada diruangan ustadz Zakir? kata Khadijah.
"Saya penggantinya untuk sementara ini, oiya humaira apa kamu tahu siapa saya? tanya azam yang sedang menatap Khadijah dengan mengoda.
"Tidak terimakasih... " ucap Khadijah dengan ketus.
azam langsung mengejar Khadijah keluar
"Humaira tunggu...!" kata azam.
Langsung berbalik badan.
"Nama saya bukan Humaira tapi Khadijah, paham? ucap khas dengan ketus dan langsung pergi
"Masyallah... Garang sekali calon istriku!" Gumam azam.
__ADS_1
...****************...
bersambung...