Para Gangster Kesayangan Mbak!

Para Gangster Kesayangan Mbak!
Rabil dan Zakir


__ADS_3

Mira dan zakir bersiap-siap untuk berangkat ke Bandung untuk honeymoon, saat sedang bersiap Rabil mengetuk pintu kamar mbaknya.


Tok... tok... tok... (suara ketukan pintu)


"Rabil... kenapa? butuh sesuatu!" tanya Zakir yang merasa gelisah.


"Mas... boleh bicara sebentar gak? pleaseee...!" ucap rabil dengan lembut dan manja


"Tingkahmu seperti anak gadis aja Rab... hahaha... Boleh kok!" kata zakir dengan tertawa.


Mira heran melihat tingkat adiknya yang aneh terhadap zakir, tapi karena masih banyak pakaian yang disusun mira tidak ambil pusing.


Setelah satu jam kemudian, selesai bersiap mira melihat Nara dikamarnya.


Sampai di kamar Nara, mira langsung memeluk Nara dari belakang dan mencium pipi adik ipar kesayangannya itu.


"Ih... kakak... udah dong ciumnya, Nara lagi bingung ni?" ucap Nara.

__ADS_1


"Oke oke... Rembulanku sayang... kenapa bingung, ada yang bisa kakak bantu?" tanya mira.


"Dari tadi kak Rabil keluar gak balik-balik, Nara gak tahu baju apa yang mau dibawa kak rabil!" kata Nara yang bingung.


"Boleh kakak bantu sayang?" tanya mira.


"Kakak tahu pakaian seperti apa yang suka kak rabil pakai?" ucap Nara.


"Rembulanku sayang, Rabil itu adik kakak tentu saja kakak tahu baju yang disuka dan tidak disuka olehnya sayang, Rabil itu paling suka pakai kurta saat sholat jadi itu jangan lupa juga dia juga suka pake kaos, kemeja juga celana panjang, Jangan lupa bawa celana pendek. Biasanya pagi hari dia akan olahraga pagi dan sarapan roti telur komplit plus susu pisang. Kalo siang hari biasanya dia tidak terlalu banyak pilih makanan dan kalo malam hari dia makan tidak terlalu banyak karena takut tidak bisa tidur. Paham sayang?" Kata mira dengan lembut.


"Sangat mudah dipahami kakakku sayang!" Jawab Nara.


"Oke kak😊 !" jawab Nara.


...****************...


Rabil meminta saran kepada zakir tentang hubungan kepada Nara, zakir paham maksud rabil yang bingung jika dia meminta haknya sebagai suami.

__ADS_1


"Rab... apa mencintai Nara?" tanya zakir.


"Aku sangat mencintainya mas, bahkan aku tidak pernah melihat kekurangan dalam dirinya, malah aku menemukan kekuranganku dalam dirinya!" jawab rabil dengan serius.


"Bila begitu, kamu bisa bertanya langsung kepadanya, apa yang mengganjal di hatimu rabil, tapi ingat jangan pernah memaksakan kehendak mu terhadapnya dan biarkan dia sendiri yang memberikannya dengan ikhlas kepadamu!" ucap zakir.


"Jadi begitu ya mas, kalo begitu terimakasih ya mas untuk sarannya dan gomong gomong kita bulan madu di hotel yang sama kok mas, jadi kalo rabil bingung tinggal panggil mas aja dong, heheh 😁!" kata Rabil dengan usil dan langsung kabur.


"Astaghfirullah Rabill!" Jawab zakir dengan kaget.


...****************...


Nara berjalan perlahan ke dapur, Nara merasakan suara mira disana.


Mira melihat Nara menghampiri dirinya dengan perlahan karena mira baru berada di rumahnya, makanya dia belum terbiasa dan takut ada barang yang pecah.


Mira memberi kode kepada Nabil, Rafi dan Rafa untuk membantu menyingkirkan benda yang menghalangi Nara dalam berjalan.

__ADS_1


Ketiga adiknya sangat mematuhi mbaknya dan menyayangi seluruh keluarganya, bahkan saat mereka memindahkan benda dengan perlahan, mereka dilihat abi, zakir juga Rabil.


Mereka juga ingin melindungi Nara seperti mereka melindungi mbaknya, Aisyah dan umi mereka.


__ADS_2