Para Gangster Kesayangan Mbak!

Para Gangster Kesayangan Mbak!
Pernikahan Nara dan Rabil


__ADS_3

Aryan merasa beruntung memiliki adik seperti Nara, sebab sejak kecil dia selalu sendiri dan dikucilkan orang lain karena tidak memiliki seorang ayah dan masa lalunya hampir sama seperti Nara.


Saat meminta restu orang-tua (sungkeman) Rabil menundukkan kepala dan meminta maaf kepada Aryan karena telah memukulnya karena emosi.


Aryan hanya tersenyum mendengar ucapan Rabil dan langsung memeluk adik iparnya itu dengan lembut.


"Kini kita bukan orang asing lagi, kita telah menjadi satu keluarga... Nara kini adalah adikku tolong jaga dia untuk ku ya?" ucapan aryan dengan rabil.


"Pasti kak aryan... " Jawab Rabil sambil memeluk aryan dan tersenyum.


Aryan melihat adiknya sangat cantik menggunakan gaun pengantin putih, Aryan memberikan sebuah kalung permata yang unik kepada Nara sebagai lambang keluarga Aryan Arta.


Tak lupa dibalik suasana haru Rafa dan Rafi menjahili Rabil yang sedang bersama Nara.


"Wah... enak ya sekarang... tidur udah ada yang nemenin dan gak jomblo lagi! ucapan Rafa dengan usil.


"Iya fa, kita kapan ya fa? kata Rafi bicara sambil kepala bersandar di pundak rafa.


"Eh.. enak aja... Mas duluan ya? enak aja mau ngelangkahi mas? ucapan Nabil dengan emosi ke dua adiknya.


Bunda mendengar ucapan ketiga putranya dan menjewer ketiga putranya tersebut.


"Awww... sakit bun... " kata Nabil.


"Enak banget ya bilang kapan nyusul, belajar dan rubah sifat bandel kalian baru nikah, ingat? ucapan bunda dengan ke 3 putranya.


"Siap bun!" ucapan ketiga putranya dengan serentak.


Abi melihat tingkat ke tiga putra nya membuat dia pusing dan mengeleng-gelengkan kepala.


...****************...


Di rumah Mira


Mira membawa nara ke kamar rabil untuk istirahat, rabil sedang bersama zakir diruang tamu. Mereka sedang berbincang dengan abi dan bunda, saat dikamar mira tidak berhenti memeluk nara karena sangat merindukan adiknya itu.


"Kak sejak tadi kakak selalu mencium dan memelukku, apa kakak tidak bosan, hmm?" tanya Nara yang tersenyum dengan kelakuan Mira.


"Kamu tahu... kakak takut tidak bisa melihat dirimu lagi rembulanku! Jawab mira dengan tangan memegang pipi nara.

__ADS_1


Belum sempat dijawab nara, aryan masuk ke kamar bersama rabil dan memotong perbincangan mereka.


"Nona manis jangan risau, sebab nara tidak akan kemana-mana lagi, oiya kita belum berkenalan... nama saya aryan... siapa nama nona manis yang sangat menawan ini! kata Aryan yang sedang menggoda Mira dengan ketampanannya dan mengangkat tangan untuk bersalaman.


Mendengar ucapan aryan itu membuat zakir sedikit emosi dan langsung masuk di tengah-tengah mereka.


"Ekhemmmm.... Permisi...


Mengambil tangan aryan agar tidak menyentuh istrinya.


"Pak Aryan... perkenalkan saya Zakir dan ini Mira Istri kesayangan saya! ucap zakir dengan penuh penekanan dan tatapan tajam.


Tatapan tajam antara keduanya membuat kamar rabil seperti kebakaran, dengan cepat Rabil memotong perbincangan mereka dengan mengajak aryan untuk beristirahat terlebih dahulu di kamar tamu.


Mira terkejut mendengar ucapan zakir mengenai dirinya dan spontan membuat wajah mira merona.


Nara yang kebingungan dengan apa yang didengarnya pun hanya bisa diam dan akan bertanya kepada ke rabil nantinya.


Hati Zakir sedikit emosi dengan aryan yang menatap istrinya seperti ingin mengambil mira darinya, Zakir spontan menarik tangan mira dan membawanya ke kamar.


Di kamar Zakir langsung menutup pintu kamar dan langsung memeluk istrinya itu dengan erat seperti takut kehilangannya.


Mira tidak bisa menolak dan hanya bisa membalas pelukkan suaminya itu dan mengelus punggung suaminya dengan lembut.


"Maafkan kakak ya... kakak sudah memelukmu tanpa izin zahra... ! Ucap Zakir dengan nada sedih dan kepala menunduk.


"Terimakasih telah melindungi kehormatanku lagi kak ...! jawab mira dengan mengambil kedua tangan Zakir dan mencium kedua punggung tangan tersebut.


Hati Zakir seperti berbunga melihat mira mencium punggung tangan Zakir dengan lembut, Zakir langsung mencium kening mira dengan lembut dan berakhir saling bertatapan dengan tersenyum.


...********************************...


Author : "Sepertinya ada yang ingin menyusul untuk unboxing juga ni? 😏


Nabil : "Thor mendingan lu cepat ngumpet deh! πŸ˜’


Author : "Lahh... Emangnya kenapa? 😧


Nabil : "Rabil mau bunuh luh πŸ˜’

__ADS_1


Author : " What? 😧


Rabil datang membawa tali dan rotan mbaknya...


Takkk... tak... tak... tak... (Suara rotan yang di pukul ke lantai)


Rabil : "Thor rindu ya denganku?😀


Author : "Eh... Rabb kalo kamu disini nanti istrimu unboxing dengan siapa? 😁


Rabil : "Tenanglah sebelum kami unboxing, aku mau pemanasan dulu denganmu? 😏


Author : "Ampunnn.... (langsung lari) 😫


Rabil : "Emang kamprett lu ya, punya author ngajak ribut mulu lu... Sini gak lu? (mengejar author)


Nara : "Kak rabil ngapain sih lari lari? 😧


Nabil : "Tenanglah Ra, Rabil lagi olahraga tangan 😁


Nara : "Oh gitu 😧


Nabil :(eh percaya aja ni anak?) batin nabil 🀣


Rabil : "Mas... Awas aja lu kotorin pikirannya😠


Nabil : "Dasar posesif πŸ˜’


Rabil : " Makanya punya binik lu! 😏


Nabil : "Nasib Jadi Jomblo 😭


Author : "Sabar ya nab, Malangnya nasibmu lah nak... nak... 🀣


Nabil : "Dasar author kamprett 😠


Hahahaha πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Rabil, Nara dan author ketawa bareng

__ADS_1


...********************************...


...Bersambung......


__ADS_2