
Sebelumnya Khadijah tidak terlalu mendengar omongan ayahnya tentang zakir yang melamarnya untuk azzam, maka dari itu azzam mempercepat waktu pernikahannya agar Khadijah tidak salah paham dengan zakir dan mira setelah kembali ke pondok.
Malam harinya rumah Khadijah kedatangan tamu dimana tamu tersebut adalah pak kyai berserta umi dan azzam.
Orang tua Khadijah bahagia mendengar bahwa pernikahan Khadijah akan di percepat.
Ibu Khadijah memanggil putrinya untuk keluar menemui calon suaminya, Khadijah merasa bahagia karena calon suaminya datang.
Saat melihat azzam yang duduk di sebelah pak kiyai membuat Khadijah terkejut dan kesal sebab selama mengajar di pondok azzam selalu menggodanya.
Ayahnya menjelaskan bahwa bukan zakir yang melamar Khadijah melainkan azzam yang diwakili oleh zakir adiknya.
Khadijah terkejut mendengar ucapan ayahnya dan pak kiyai, namun bukan azzam namanya kalau tidak bisa membuat Khadijah menerima azzam menjadi suaminya.
Azzam menceritakan bahwa zakir telah menikah dengan mira di kota dan menjelaskan alasan azzam meminang nya.
...****************...
flashback on
Sekitar 10 tahun yang lalu, saat Khadijah masih menjadi santriwati di pondok pesantren pak kiyai, Khadijah merupakan santriwati yang cerdas dan ceria.
Khadijah mungkin lupa bahwa azzam merupakan pengajar muda di pesantren abinya sebelum dia memulai pendidikan ke Yaman.
Azzam merupakan salah satu guru yang garang dan tampan (sampai sekarang sih 😁), Saat istirahat Khadijah melihat pohon rambut dibelakang asrama.
__ADS_1
Dia sangat ingin makan rambutan itu karena terlalu tinggi makanya dia mengambil tangga di gudang belakang asrama dan pelan pelan menaiki tangga untuk mengambil rambutan itu.
Tak lama kemudian azzam lewat dan melihat Khadijah di atas pohon sedang makan rambut dengan gembira, azzam tersenyum melihat tingkat laku Khadijah yang lucu itu. Kaya mana gak lucu ada seorang santriwati yang sedang makan rambut di pohon.
Azzam memanggil Khadijah dengan toa mini yang sampai sekarang digunakan zakir untuk membangunkan santri.
"Khadijah... enak gak rambutannya? tanya Azzam dengan lembut.
"Enak banget kak Azzam! Jawab Khadijah asik makan rambutan.
"Turuuunnnnn Khadijah...(pake toak mini) ucap Azzam.
"Astaghfirullah... iya iya kak... Khadijah dengar gak perlu pake toak juga!" Kaget dengan ucapan Azzam.
"Kak... mana ada hantu manjat pohon rambutan pake tangga! jawab Khadijah yang kesal.
"Ada tuh hantunya... lagi makan rambutan, Udah baca doa belum sebelum makan? tanya Azzam.
"Hehehe... belum kak! 😁✌ jawab Khadijah dengan tersenyum.
"Paskan... tambah satu lagi pasukan setan... " ucap Azzam dengan tersenyum.
Karena tidak hati-hati kaki Khadijah salah menginjak ranting dan terjatuh. Azzam melihat itu dan langsung menangkap Khadijah yang jatuh dari pohon.
"Aaaaa.... Kak....(terjatuh dari pohon) teriakan Khadijah.
__ADS_1
"Astaghfirullah Khadijah... (dengan cepat menangkap Khadijah)
("Happ... lalu ditangkap... eh kan bukan nyamuknya" kata author 😁✌)
"Hah.. alhamdulillah kamu tidak apa-apa Khadijah?
Tubuh Khadijah masih gemetar dan tanpa sengaja Khadijah memeluk leher Azzam dengan kuat.
Wajah Azzam seketika merona sebab baru kali ini dia menyentuh dan berdekatan dengan wanita. Hati Azzam tidak berhenti berdebar saat berdekatan dengan Khadijah.
Sejak saat itulah Azzam memiliki perasaan kepada Khadijah dan langsung meminang dirinya diam diam.
Flashback Off
...****************...
Khadijah tidak bisa menolak permintaan pak kiyai dan umi pipik, tapi dia selalu mencari alasan agar pernikahannya ditunda hingga tahun depan.
Bukan malah di turutin malahan Azzam meminta izin kepada abinya untuk melangsungkan akad nikahnya besok tepat di hari Jumat.
Seluruh keluarga setuju dan Azzam senang melihat wajah calon istrinya yang semakin emosi karena baginya itu makin mengemaskan.
...****************...
bersambung....
__ADS_1