
Siang ini di gempar oleh berita penemuan mayat seorang wanita dengan kondisi yang sangat mengenaskan,semua saluran tv menampilkan berita yang sama.
tok...tok...tok
Ku buka pintu saat mendengar suara ketukan pintu,aku terkejut saat tahu siapa yang tengah berkunjung, dua orang polisi berseragam lengkap .
"selamat siang"
"siang pak,maaf apa ada yang bisa saya bantu"Aku mempersilakan kedua polisi itu masuk, karena tak nyaman rasanya jika ngobrol di depan.
"maaf mbak,apa benar ini rumah saudari Anita."Aku melihat kearah mereka,aku sedikit terkejut saat polisi bertubuh tegap itu menyebut nama Anita,pasalnya mbak Anita pergi kerumah orang tuanya beberapa hari lalu dan sampai sekarang pun belum pulang.
"benar pak,memangnya ada apa"
"baik mbak kalau boleh saya tahu,mbak ini apanya Bu Anita"
"saya adik iparnya pak"polisi itu saling menatap
"Baik begini mbak,kami hanya ingin mengabarkan bahwa ibu Anita di temukan tewas di tengah hutan"Bak di sambar petir ucapan dua polisi itu seperti palu yang menghantam kepalaku.
"Tidakdak mungkin pak,mbak Anita memang pergi ke rumah orang tuanya beberapa hari yang lalu"Aku shock dengan ucapan polisi tadi.
__ADS_1
"Maaf mbak apa ini ibu Anita"polisi itu menyodorkan hp nya dan betapa terkejutnya aku saat melihat foto mbak Anita dengan yang sangat mengenaskan.
"tidak_tidak mungkin itu mbak Anita pak"aku menangis tak dapat menyembunyikan ke kagetku juga kesedihan yang menyergap hati.
"kalau begitu mari mbak ikut kami untuk melihat langsung jasad korban"aku menganggu.
"tunggu pak,apa boleh saya menelepon suaminya dulu"
"tentu saja mbak,silakan"
aku segera mengambil hp dan menghubungi mas Brama.
"mas_mas Brama"
"ada nisa?"
"mbak Anita mas"
"kenapa Anita bukannya dia ada di rumah ibu"aku menghela nafas sebelum melanjutkan ucapan ku
"mas yang sabar ya,mbak Anita mas di temukan tewas di tengah hutan"
__ADS_1
hening tak ada suara di seberang sana
"kamu jangan bercanda Nisa"
"aku tidak bercanda mas,disini masih ada dua polisi yang tadi membawa kabar itu dan sekarang aku akan kerumah sakit untuk melihat jasad mbak Anita"
"baiklah mas akan kesana,tolong kamu kasih mas alamat rumah sakitnya"mas Brama segera mengakhiri panggilan telpon.
"mari pak kita berangkat"ucapku pada kedua polisi yang sedari tadi menungguku
"baik mbak"kami segera keluar dan memasuki mobil untuk menuju rumah sakit harapan kita.
tak butuh waktu lama kami sudah sampai di rumah sakit fans segera menuju kamar jenasah tempat jasad mbak Anita berapa.
krreeett
suara pintu besi di dorong,aku mengikuti langkah ke dua polisi tadi, setalah kami sampai di salah satu jenasah,polisi tersebut membuka penutup jenasah dan betapa terkejutnya aku melihat mbak Anita yang sudah tewas.
aku melihat dengan jelas kondisi jasad mbak Anita yang sangat mengerikan,dimana bagian perutnya terkoyak seperti di cakar dan di terkam oleh binatang buas,matanya melotot dan mulutnya terbuka menandakan ajal yang menjemput begitu menyakitkan.
"mbak_mbak Anita,bangun mbak ini nisa,mbak ban_"aku menangis dan menjerit saat melihat kondisi mbak Anita dan belum juga selesai ucapanku,aku merasa tubuhku lemas dan semua menjadi gelap.
__ADS_1