Pembalasan Dendam Anita

Pembalasan Dendam Anita
33


__ADS_3

Setelah sampai di cafe yang kami tuju,aku dan Andre segera memilih tempat duduk yang di outdoor agar apa yang akan aku bicara tak begitu terdengar oleh orang lain karena jarak tempat duduk yang agak berjauhan.


"Mau pesan apa Nis"tanya Andre saat pelayan datang


"aku kopi aja Dre"Andre sedikit terkejut dengan pesanan ku tapi ia tak banyak bicara


"ya sudah mbak pesan kopinya dua sama kentang gorengnya juga dua"setelah mencatat pesanan kami pelayan itu segera pergi


"sejak Kapan kamu suka kopi Nis"tanya Andre heran


"hmmmm sejak aku selalu kematian mbak Anita"kataku


"kamu harus jaga kesehatan Nis,kopi tidak baik untuk kesehatan mu".


Aku menghela nafas,apa yang dikatakan Andre memang benar tapi aku membutuhkannya akhir-akhir ini untuk sekedar menenangkan pikiranku


"oh ia memang apa yang ingin kamu bicarakan padaku"kata Andre menyadarkan aku dari lamunan tentang mbak Anita


"nanti saja dulu tunggu pesanan kita datang Dre,biar lebih nyaman ngobrol nya"Andre mengangguk menyetujui ucapanku,

__ADS_1


15 kami menunggu akhirnya pesanan kami datang,setelah menaruh pesanan kami di meja pelayan itu segera meninggalkan kami untuk menikmati apa yang di meja.


Setelah menyeruput kopi yang tadi aku pesan,aku melihat ke arah Andre,


"Dre"aku menyodorkan hp ku agar Andre membaca apa yang ada di hp ku


"apa ini Nis"katanya tak mengerti


"baca saja dulu nanti aku akan menjelaskannya padamu"akhirnya Andre menerima hp ku dan membaca berita yang tadi menghebohkan dunia Maya


"maksud kamu gimana Nis"ucap Andre setelah membaca berita yang tentu saja membuat bulu kuduk berdiri itu.


aku menunjuk pada foto Korban yang di temukan tewas dengan mengenaskan itu


"Tante Susi"tanyanya,aku menganggu


"ia tante Susi,dia ibu tiri mbak Anita"kataku


"lalu maksud kamu menunjukan foto itu padaku untuk apa"tanya Andre masih tak mengerti arah pembicaraan ku

__ADS_1


"Beberapa hari yang lalu sebelum lelaki ini di temukan tewas,ada kasus serupa di sebuah diskotik yang membuat saksi mata sampai masuk keruang sakit jiwa"aku menghentikan ucapanku untuk menghela nafas."


"Lelaki itu juga di temukan dalam kondisi yang mengenaskan, lalu bapa kamu tahu siapa lelaki itu"Andre menggeleng kan kepala


"Dia Alvin salah satu anak buah tante Susi"Andre terkejut mendengar apa yang aku katakan


"jadi maksud kamu"


"ia,aku berfikir apa mungkin kasus kematian mbak Anita ada hubungannya dengan tante Susi,dilihat dari anak buah kepercayaan mati dengan tragis dalam kurun waktu yang sebentar"


"kenapa kamu bisa berfikir kesitu Nis"


"karena saksi yang dinyatakan terganggu jiwanya itu selalu mengatakan bahwa yang membunuh Alvin adalah setan wanita"Andre kembali tercengang.


"apa kamu sudah menceritakan ini pada mas Bram"tanya Andre,aku menggeleng lemah


"aku belum menceritakan nya karna kurasa ini bukan waktu yang tepat,karena jika aku menceritakan semua ini,aku takut mas Bram akan pergi ke rumah tante Susi padahal ini baru praduga ku saja"


"benar keputusan yang kamu ambil sudah tepat Nis,bagaimana kalau kita mulai mencari bukti yang mengarah pada Tante Susi"

__ADS_1


"apa kamu mau membantuku"Andre menggenggam tanganku


"tentu saja aku akan selalu membantu mu,aku tidak akan membiarkan kamu melewati ini sendirian Nis"ucapan Andre membuatku terharu.


__ADS_2