
Perkataannya yang kasar membuatku menatap wajahnya
"kamu"kataku terkejut melihat orang yang aku tabrak adalah Dewi adik tiri mbak Anita
"oh jadi kamu yang nabrak aku"ucap Dewi melihat kearahku
"ada apa ini Nis"Andre menghampiri setelah mendengar ucapan Dewi
"ini Dre aku gak sengaja nabrak Dewi barusan"Andre melihat ke arah Dewi dengan tatapan tidak suka
"Andre"kata Dewi membuat ku terkejut saat tahu Dewi kenal dengan Andre
"kamu kenal Dre"tanyaku membuat Dewi menatap sinis dan tak suka padaku
"ya aku mengenalnya"kata Andre singkat
"mana mungkin dia tidak mengenalku,ia kan Dre"kata Dewi dengan nada manja yang membuat ku jijik mendengarnya
"gak usah di dengar Nis"Andre menarik tangan ku menjauh dari Dewi,aku menuruti Andre untuk segera menjauh dari Dewi.
"kenal di mana Dre sama Dewi"kataku saat kami telah sampai di rumah
"dia mantan ku"jawab Andre singkat,namun ucapan Andre mampu membuat ku diam,karena tak.mengerti apa yang aku rasakan sesuatu yang terasa sakit,
__ADS_1
"kamu sendiri kenal Dewi dimana, seperti nya kalian sudah lama saling kenal"kata Andre
"dia adik tiri mbak Anita"
"oh jadi dia adik tiri mbak Anita"kulihat Andre seperti sedang memikirkan sesuatu setelah mendengar ucapan ku
"memangnya kenapa Dre"tanyaku penasaran melihat senyum nya yang tak dapat di artikan
"aku ada ide, itu pun kalau kamu mengijinkannya"kata Andre sedikit ragu
"memang kamu punya ide apa"tanyaku penasaran
"kalau kamu mengijinkan,aku akan mengorek informasi tentang dua pengawal itu langsung dari Dewi"
"kamu marah"katanya panik saat aku hanya diam setelah keterkejutan ku tadi,aku menghela nafas
"aku tidak marah hanya terkejut saja,tapi jika boleh biarkan aku bertanya pada mas Bram dulu dan jika gagal,kaku boleh mencari informasi dari Dewi"ucapku dengan berat hati
"terimakasih,aku tak akan melakukan apapun yang akan menyakiti ku Nis,jika kamu keberatan tentu aku tak akan melakukannya"kata Andre membuat merasa tak nyaman,karena apa yang Andre lakukan semuanya untuk membantu ku
"maaf ya Dre, seharusnya aku gak marah sama kamu karena apa yang kamu lakukan semuanya hanya untuk membantu ku saja"
"aku malah senang kalau kamu marah Nis"kata Andre membuatku bingung
__ADS_1
"kenapa begitu"
"karena kalau kamu marah itu artinya kamu cemburu dan sayang sama aku"aku tersipu mendengar perkataan Andre
"ah kamu bisa saja"kataku menutupi rasa Maluku
"ya sudah aku pulang dulu Nis,aku tunggu kabar kamu tentang jawaban mas Bram".
"baik, kamu hati-hati dijalan,jangan ngebut dan terimakasih buat waktu kamu"Andre tersenyum kearahku,setelah itu ia segera melajukan mobilnya dan menghilang dari pandangan,aku segera masuk kerumah,rasanya aku sangat lelah,bukan hanya fisik tapi juga pikiran.
"ah akhirnya aku bisa sedikit lega"kataku bergumam sendiri,aku mencoba untuk memejamkan mata Sampai akhirnya aku hanyut dalam buaian mimpi yang entah membawaku kemana.
"mbak Anita"ucapku terkejut saat ku lihat sosok yang begitu ku kenal dan kurindukan berada tepat di hadapanku
"Nisa"aku menangis kala mbak Anita memanggil namaku
"mbak,aku rindu mbak Anita"mbak Anita hanya tersenyum ke arahku
"terimakasih untuk semuanya nis,tapi kamu harus hati-hati dalam melangkah"aku tak.mengerti dengan ucapan mbak Anita,tapi belum juga ku bertanya tentang maksud perkataannya mbak Anita sudah pergi entah kemana meninggalkan aku yang masih mematung sendirian
"mbak..mbak Anita"ku panggil mbak Anita tapi tak ada jawaban,hingga aku terbangun saat merasa ada seseorang yang menyentuh kulitku
"mbak Anita"teriak ku
__ADS_1
"kamu mimpi Anita, Nis"saat kesadaran ku sudah terkumpul,ku lihat mas Bram telah duduk di sebelahku.