
"mama...ma"suara Dewi menggema di seluruh rumah
"ada apa sih Wi"kata Susi kesal karena paginya di ganggu oleh suara cempreng anak gadis kesayangannya
"ma..mama gak lihat berita yang lagi heboh pagi ini"kata Dewi membuat Susi penasaran seheboh apa berita itu sampai anaknya teriak-teriak memanggil namanya
"memang ada berita apa"kata Susi malas
"ma..coba mama lihat,ini om Roy ma"kata Dewi sambil menyodorkan hp nya pada Susi,Susi menerima hp yang di sodorkan oleh Dewi dan membaca topik yang menjadi berita utama pagi ini,Susi terkejut saat membaca berita itu.
"mama liat kan"kata Dewi
"ia mama lihat"ucap Susi kesal
"ma, menurut mama apa yang terjadi pada om Roy dan om Alvin"
"mama juga tidak tahu Wi"kini Susi sudah mulai bicara dengan nada serius
"menurut mama apa ini ada hubungannya dengan Anita"kata Dewi yang merasa ketakutan dengan apa yang menimpa dua orang anak buah mamanya
"Ah mana mungkin ada kaitannya dengan Anita,bisa jadi ini karena musuh-musuh Meraka yang datang untuk balas dendam"Susi sebenarnya juga merasa takut tapi dia tak.ingin ketakutannya itu semakin menguasai pikirannya yang membuat dia tak fokus melakukan apapun.
"lagian kamu tenang aja kalau memang ini ada hubungannya dengan Anita,kita kan sudah punya penangkalnya dari Mbah kijo"Dewi mengangguk merasa lega dengan perkataan mamanya.
__ADS_1
"halo assalamualaikum Nisa"
"waalkumsalam Dre"kata Nisa
"apa kamu ada waktu hari ini"
"memangnya ada apa Nis"
"ada yang ingin aku bicarakan sama kamu"
"oke aku ada waktu pagi ini, sebentar lagi aku akan menjemputmu"
"Baik terimakasih, assalamualaikum"
"waalkumsalam"setelah mendengar jawaban salam dari Andre aku segera mengakhiri panggilan telpon kami,aku bersiap-siap agar saat Andre datang tak perlu menungguku terlalu lama.
"kamu mau kuliah Nis"tanya mas Bram saat melihat ku menghampiri meja makan
"Enggak mas"jawabku singkat
"lalu kamu mau kemana kok sudah rapi"tanya mas Bram heran
"aku ada janji sama Andre"kataku sambil mengoles roti dengan selai coklat kesukaanku
__ADS_1
"oh ya sudah tapi ingat jangan pulang terlalu malam"kata mas Bram
"baik mas"kami kembali melahap sarapan kami tanpa ada yang mengeluarkan suara.
bruuummm
Ku dengar suara mesin mobil milik Andre di depan,aku segera melangkah menuju pintu untuk mempersilakan nya masuk.
"assalamualaikum Nisa"ucap Andre saat melihatku membuka pintu
"waalkumsalam,ayo masuk dulu Dre"aku melangkah di ikuti Andre di belakangku
"sarapan dulu Dre"kata mas Bram
"makasih mas,baru saja aku selesai sarapan sebelum kesini"tolak Andre
"kalian mau kemana"
"mau jalan sambil ngafe aja mas"
"tapi ingat Dre jangan pulang terlalu malam"
"baik mas"jawab Andre.
__ADS_1
Mas Bram segera keluar setelah berpamitan padaku dan Andre, setelah nya aku dan Andre pun pergi menuju cafe,karena lebih nyaman berbicara di luar rumah menurut ku agar tak timbul fitnah.
Andre melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang karna untuk pagi hari di kota besar pastilah sangat macet dengan lalu lalang kendaraan bermotor,dari kendaraan umum sampai kendaraan pribadi selalu memenuhi jalan di pagi hari.