Pembalasan Dendam Anita

Pembalasan Dendam Anita
21


__ADS_3

kami mengobrol banyak hal sepanjang perjalanan menuju cafe terdekat dengan lokasi kantor mas Bram


"Dre gimana kalau kita ketemu mas Bram di cafe aja,jadi lebih leluasa ngomong nya"


"boleh juga,coba kamu telpon mas Bram,kita ajak makan siang bareng"


ku ambil hp di dalam tas


terdengar suara nada sambung di hp ku dan tak lama kemudian ku dengar suara mas Bram di seberang sana


"halo, assalamualaikum nis"


"waalkumsalam mas,hmm mas udah makan siang"tanyaku


"kebetulan mas belum makan nis,memangnya kenapa"


"kalau mas belum makan ,gimana kalau kita makan siang bareng mas soalnya ada yang mau aku katakan sama mas"


"hmmm oke, kita mau ketemu dimana"

__ADS_1


"di cafe dekat kantor mas aja,jadi nanti mas balik ke kantornya gak telat"


"ya sudah mas tunggu kamu di cafe"


"oke mas"aku segera mengakhiri panggilan telpon dengan mas Bram


"gimana kata mas Bram,nis"


"mas bram.mau,kita sekarang ke cafe dekat kantor mas Bram,dia sudah menuju kesana"


"oke"kami lebih banyak Dian saat di perjalanan menuju cafe untuk menemui mas bram.jalanan kota yang cukup macet membuat kami datang terlambat.


"gak apa-apa mas juga baru aja sampai,ayo duduk dulu kita pesan makan duka batu ngobrol"aku dan Andre mangangguk menyetujui ucapan mas Bram


"kamu mau pesan apa nis"


"aku persen nasi goreng aja mas sama minumnya jus jeruk"aku selalu memesan makan ini saat di luar,ya karena ini memang makanan kesukaanku juga sih.


"Andre kamu mau pesan apa"

__ADS_1


"aku samakan aja mas sama Nisa"akhirnya bkamu semua mesan menu yang sama,setelah pesan datang kami segera melahap makan kami dan menikmati tanpa mengeluarkan suara.makan kami lahap.dengan cepat dan tak butuh waktu lama semua makan sudah habis dan piring kotor pun sudah di minta untuk di bersihkan agar kami lebih nyaman saat ngobrol


"memang kamu mau ngomong apa nis"aku merogoh tas untuk mencari benda yang tadi kami temukan di tempat penemuan mayat mbak Anita,aku menyodorkan benda itu pada mas Bram


"ini mas,tadi aku dan Andre menemukan ini saat kami mendatangi tempat penemuan mayat mbak Anita"mas Bram tampak mengamati benda yang aku berikan padanya


"maaf mas,apa itu milik mbak Anita"kali ini Andre bertanya pada mas Bram


"bukan,Anita tak pernah memiliki cincin seperti ini"aku dan Andre saling menatap


"lalu cincin itu kira-kira milik siapa mas"tanya Andre membuat mas Bram mengernyitkan kening


"apa mungkin itu milik pelakunya mas"ucapku


"mungkin saja nis,bisa jadi pelaku tidak sengaja kehilangan cincin ini"


"hmm sebenarnya aku juga merasa aneh pada tempat di temukan mayat mbak Anita"


"maksud kamu nis"mas Bram dan Andre berucap hampir bersamaan

__ADS_1


"aku merasa janggal saja mas, bukan nya di hutan itu tidak ada binatang buas dan lagi tidak ada ceceran darah di sana dan kalau memang janin mbak Anita di makan binatang buas,pastinya janin itu akan di bawa ketempat yang menurut nya aman baru setelah itu di makan"Andre dan mas saling bertatapan.


__ADS_2