
"hahaha kamu ini kenapa Dewi"ucap Susi pada sang anak
"kenapa mama menertawakan ku"Dewi cemberut saat sang ibu malah menertawakan nya
"bagai mana ibu tidak tertawa mendengar ucapan mu itu,apa kamu lupa bahwa rumah ini sudah ada pagar gaib nya"
"tapi Dewi tidak bohong ma,Dewi di datangi hantu Anita dan apa mama lupa dengan kematian Alvin serta saksi mata yang sekarang di anggap gila,karena mengatakan kematian Alvin di sebabkan oleh setan"ujar Dewi pada ibunya dengan kesal,karena di tertawa tadi
"kamu benar juga sih wi,oke mama akan pergi ke rumah Mbah kijo untuk meminta perlindungan darinya"Dewi menganggu menyetujui ucapan mamanya,karena dia benar-benar merasa di teror oleh hantu Anita, tapi tanpa mereka sadari sedari tadi obrolan mereka terdengar oleh sosok yang menyeringai dengan tatapan dendam.
pagi ini aku bangun pagi,rencananya hari ini setelah sarapan Andre akan menjemputmu untuk menuju tempat penemuan mayat mbak Anita.
"ah akhirnya hari yang ku tunggu datang juga"aku segera melangkahkan kaki untuk turun menuju meja makan,tapi belum kaki melangkah kudengar pintu kamar mas Bram terbuka
"tumben nis gak usah di bangunin"ucap mas Bram sedikit heran karena aku bangun pagi
__ADS_1
"ia mas,aku ada janji sama andre"kami segera turun menuju meja makan untuk sarapan.
"memang kamu mau kemana"tanya mas Bram setelah kami menyelesaikan sarapan kami
"seperti yang sudah aku bilang mas,rencana hari ini kami akan ke tempat di mana jasad mbak anita di temukan"mas Bram tampak berfikir saat aku mengucapkan rencanamu
"aku sudah mantap nis,apa tidak sebaiknya kita minta bantuan polisi saja"aku menatap mas Bram
"mas,percuma kita minta bantuan polisi karena kita akan tahu apa jawaban mereka"mas Bram menghela nafas berat
"baiklah mas ikut apa rencana mu saja,tapi ingat kamu harus hati-hati karena kita tidak tahu siapa yang ada di balik ini semua jika memang Anita tewas di bunuh"aku mengangguk pada mas Bram
"itu Andre mas"ucapku
"suruh masuk saja"mas Bram kembali duduk saat Andre masuk
__ADS_1
"masuk Dre dan silakan duduk"
"baik mas terimakasih"
"kamu sudah sarapan Dre,kalau belum biar nis minta bibi buat siapkan sarapan"kata mas Bram
"kebetulan tadi sudah sarapan sebelum.kesini mas"
"Dre mas minta tolong jaga Anisa,mas percaya kamu akan menjaga Anisa seperti mas menjaganya"ucap mas bram.pada Andre.
"mas tidak.perlu khawatir,aku pasti jagain Anisa dengan baik mas"mas Bram tersenyum mendengar ucapan Andre
"baik kalau begitu mas percaya kamu,mas pamit berangkat kerja dulu dan ingat kalian harus hati-hati"aku dan Andre mengangguk serempak, setalah mas Bram pergi Andre pun ikut berdiri
"ayo nis,lebih baik kita berangkat sekarang biar gak kesiangan"aku segera melangkah menuju kamar
__ADS_1
"aku ambil tas dulu ya Dre"Andre mengangguk.
Andre mengendarai mobil dengan santai karena lalu lintas memang sedikit padat di jam berangkat kerja seperti ini di tambah lagi macet dititik tertentu yang pasti butuh konsentrasi buat para pengemudi di pagi ini.