
Setelah pesanan makanan kami sampai,aku dan Andre segera makan tak ada kalimat yang keluar dari kamu berdua,kami benar-benar menikmati makan siang rencananya setelah makanan habis kami akan mengobrol lebih lanjut,setelah 15 menit semua makanan sudah habis kami lahap.
"bagaimana kelanjutan rencanamu tentang kematian mbak Anita,nis"Andre membuka suara saat semua piring kotor sudah di bereskan oleh pelayan
"rencana nya aku akan datang ke tempat penemuan mayat mbak Anita,siapa tahu saja aku menemukan bukti atau petunjuk di sana"
"terus rencananya kapan kamu akan pergi ke sana"
"mungkin kalau sudah gak ada kuliah,ya 2 atau 3 hari lagi dre"
"oke kalau kamu sudah mau berangkat,kamu kabari aku aja ya nis"aku menatap Andre tak percaya
"kenapa nis"aku tersenyum
"kamu yakin Dre mau iku menyelidiki kasus kematian mbak Anita"
"tentu saja"
"apa kamu tidak takut resikonya,mungkin saja ini berhubungan dengan pembunuh yang yang berbahaya"Andre tertawa mendengar perkataan ku
"kamu ini nis,apapun bakal aku lakuin buat lindungi kamu"aku terharu dan terkejut mendengar perkataan Andre
__ADS_1
"kamu gak perlu sampai seperti itu Dre"
Andre menggenggam jemari tanganku
"kamu tahu kan nis,seberapa berarti nya kamu buat aku,mana bisa aku melihat mu menantang bahaya sendirian"
"terimakasih Dre,aku gak tahu kalau gak ada kamu"sekarang air mata sudah menetes
"jangan nangis nis,kamu harus kuat"Andre menghapus air mata yang sedari tadi membasahi pipi,aku hanya membalas dengan anggukan pernyataan Andre.
setelah makan siang Andre mengantarku pulang karena memang kami tak punya rencana mau pergi setelah itu.sampai di rumah Andre menemaniku agar tak sendirian karena jujur saja saat sendiri aku selalu ingat mbak Anita.
tin..tin..tin
"mas Bram sudah datang Dre"
"kita tunggu saja biar mas Bram membersihkan badan dulu"aku mengangguk menyetujui ucapan Andre.
"baru pulang mas"ucapku saat melihat mas Bram melangkah mendekati kami
"ia nis,banyak pekerjaan karena mas tinggal kemaren,sudah lama Dre"mas Bram menoleh ke arah Andre
__ADS_1
"lumayan mas,tadi sekalian ngantar Anisa"mas Bram mengangguk dan berlaku ke kamar,30 menit kemudian mas Bram sudah bergabung dengan kami
"mas"aku memanggil mas Bram
"ada nis,apa ada yang ingin kamu katakan"aku menghela nafas sebelum melanjutkan ucapan ku
"mas ini mengenai rencana kita menyelediki kematian mbak Anita"
"bagaimana rencana mu nis"
"mas, rencananya kalau libur kuliah Nisa sama Andre mau ke tempat dimana jasay mbak anita pertama kali di temukan"mas Bram mengangguk mengerti ucapan ku
"lalu apa yang akan kamu lakukan di sana nis"aku melihat ke arah Andre yang sedari tadi menyimak obrolan kami,dia mengangguk dan ku balas dengan senyum
"begini mas,aku dan Andre ingin mencari petunjuk atau bukti yang bisa jadikan petunjuk untuk tahu siapa pelakunya mas"
"oke mas setuju dan kapan kamu akan menjalankan rencana itu"aku tersenyum mendengar jawaban mas Bram
"mungkin 2 atau 3 hari lagi mas"
"kamu akan kesana dengan siapa,mas tidak bisa menemanimu karena banyak pekerjaan yang mas tidak bisa tinggalkan"
__ADS_1
"aku di antar Andre mas"kataku sambil melihat kearah Andre.