Pembalasan Dendam Anita

Pembalasan Dendam Anita
29


__ADS_3

Hari ini Susi menghabiskan sisa sorenya bersama Boy di hotel,mereka melakukan kegiatan mencari kenikmatan dunia tanpa adanya ikatan pernikahan.


Menjelang malam Susi sampai di rumah dan mendapati rumah dalam.keadaan sepi


"Dimana anak itu"ucap saat tak.menemukan Dewi setelah mencari di setiap sudut rumah.


Ting


pesan masuk dari aplikasi hijau di hpnya


[ma, Dewi nginap di rumah teman,soalnya ada tugas kuliah]


begitu isi pesan singkat dari Dewi.


hmmfuuh


Susi menarik nafas setelah membaca pesan dari Dewi,


"anak itu selalu saja seenaknya sendiri"gerutunya tak habis pikir dengan anak semata wayangnya.

__ADS_1


"Apa kabar bro"sapa seorang lelaki dengan perawakan tinggi pada temannya yang tengah asik menikmati musik di sebuah cafe


"Hai ,baik bro"


"Gimana nih,gak ada kabar bos Susi buat kita"tanya lelaki berperawakan tinggi


"gak ada Roy"ucap nya


"oh ia kal,apa tahu kabar tentang kematian Alvin"tanya Roy pada Haikal


"ya gue denger kabar itu,yang gue denger dia mati di diskotik dan mayatnya juga di temukan dengan kondisi yang sangat mengenaskan"Roy menggeleng kepala


Setelah ngobrol lama dengan Haikal akhirnya Roy memutuskan untuk pulang karena hari memang sudah semakin larut,dia takut istrinya akan marah jika ia pulang larut lagi,Roy melanjutkan mobilnya dengan kecepatan sedang,di dalam mobil ia menyenandungkan lagu untuk membuat suasana tidak sepi,tapi tiba-tiba


wuuusss


angin menerpa tengkuk Roy membuatnya bergidik karena dingin,dia terus melajukan mobilnya sampai ada bayangan hitam yang seakan melintas dengan cepat di depan mobilnya,membuat Roy menginjak rem dengan cepat


"sial apa itu tadi"umpat Roy Suryo yang merasa geram dengan apa yang terjadi padanya barusan.

__ADS_1


Wuuuhss


Lagi angin dingin bertiup menerpa wajahnya,kali ini pikiran Roy menjadi tak tenang, seperti ada yang terus mengamati nya tapi entah apa dan dimana,dengan perasaan takut Roy kembali memacu mobilnya dengan kecepatan yang lebih kencang dari sebelumnya agar cepat sampai kerumah,jalan menuju rumah nya melewati jalan sepi yang jarang di lewati orang saat tengah malam,


hihihi


Roy mendengar tawa seorang perempuan yang terasa begitu jauh, Tiba-tiba dia merasa bulu kuduk nya meremang, perasaan nya pun tak enak


"duuuh kenapa gue jadi takut gini ya"gumamnya ,namun belum juga hilang rasa takutnya, Roy melihat bayangan wanita dengan gaun putih tengah duduk di bangku penumpang, Roy terkejut dan segera membalikkan tubuh menghadap kebelakang dan betapa terkejutnya dia saat tahu siapa yang tengah duduk dengan tenang di kursi belakang


"ka_kamu"ucap Roy gagap,sedangkan wanita bergaun putih itu menyeringai lebar hingga kedua ujung mulutnya menyentuh telinga.


"Se_Se_setan"kata Roy segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi karena panik sementara setan yang ternyata adalah Anita yang ingin menuntut balas atas kematiannya tertawa melihat Roy tengah ketakutan


hihihi hahaha


Anita tertawa membuat Roy semakin kalang kabut membawa mobilnya dan saat Roy panik,Anita mengulurkan tangan dan mencekik leher Roy


"lepaskan,am_ampun"ucap Roy dengan satu tangan mencoba melepas tangan Anita yang tengah mencekiknya

__ADS_1


"Kamu harus mati"ucap Anita, ada kilatan amarah dan dendam di mata Anita kini wanita itu menampakkan wujud aslinya yang begitu menyeramkan dengan tubuh penuh luka yang mengeluarkan cairan hitam yang bau dan belatung yang memenuhi lukanya,serta bagian perut yang terdapat luka menganga.


__ADS_2