Pembalasan Dendam Anita

Pembalasan Dendam Anita
16


__ADS_3

"biar Andre yang antar Nisa mas,Andre janji akan menjaga Nisa"mas Bram mengangguk


"mas percaya sama kamu Dre,tolong jaga Nisa" malam itu setelah kami ngobrol,kami melanjutkan dengan makan malam dan setelah itu Andre pamit pulang,aku dan mas Andre pun masuk ke kamar kami masing-masing untuk istirahat,tapi setelah menutup pintu aku melihat siluet wanita yang tengah duduk di ranjang ku


deg


jantungku berdebar,ada perasaan takut menyelimuti ku


"siapa kamu"wanita itu tak.bergemi,aku memfokuskan pandanganku


"mbak Anita"aku bergumam lirih,wanita itu menoleh ke arahku,dia tersenyum dan melangkah mendekat


"kamu harus hati-hati nis"


aku menatap tak mengerti dengan apa yang mbak Anita katakan


"maksud mbak Anita"


"hati-hati nis"hanya itu yang di katakan mbak Anita berulangkali sebelum ia menghilang entah kemana,perasaanku jadi tak enak,apa mungkin ini ada kaitannya dengan aku yang akan menyelidiki penyebab kematian mbak Anita.


malam ini aku tak bisa memejamkan mata karena terus terngiang perkataan mbak Anita


"ada misteri apa sebenarnya dengan kematian mu dan siapa yang tega membunuh mu"aku bermonolog dengan diriku sendiri,hari hampir pagi tapi aku masih saja tak bisa memejamkan mata sampai ku dengar ketukan pintu


tok..tok..tok

__ADS_1


"nis kamu sudah bangun,ayo cepat turun kita sarapan"itu mas Bram,aku tersenyum saat mendengar suara mas bram.membangunkanku seperti biasanya sebelum.mbak Anita meninggal


"ia mas,aku segera turun"aku segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan secepatnya turun


"kamu ada kuliah hari ini nis"mas Bram membuka suara setelah kami selesai sarapan


"ia mas tapi cuma sampai siang"


mas Bram melihatku penuh selidik


"kamu seperti nya capek sekali nis,apa kamu tidak tidur"


"aku gak bisa tidur mas"


"memang apa yang kamu pikirkan,jangan terlalu banyak begadang nanti kamu sakit"


"Anita,memang kenapa Anita"aku sedikit ragu menceritakan apa yang aku alami semalam tapi aku tak bisa berbohong pada kakakku


"hmmm semalam mbak Anita menemui ku mas"


"lalu apa yang anita katakan nis"mas Bram tampak begitu sedih saat ku katakan mbak Anita datang menemui ku,mungkin ia teringat saat mbak Anita masih disini


"mbak Anita hanya bilang kalau Nisa harus hati-hati"


"hati-hati pada apa dan siapa"

__ADS_1


aku menggeleng lemah


"aku juga gak ngerti mas harus hati-hati pada siapa dan pada apa,apa mungkin ini ada kaitan nya dengan Kuta yang ingin menyelidiki tentang kematian mbak Anita"


"mungkin saja nis,jadi mulai sekarang kamu harus hati-hati,mas takut terjadi sesuatu yang buruk padamu dan Andre"


"baik mas,mulai hati ini Nisa akan lebih waspada,karena kita belum.tahu siapa pelakunya dan ada berapa orang"


"kamu benar,jaga dirimu baik-baik"setelah selesai mengobrol mas bram pamit pergi ke kantor dan aku segera berangkat ke kampus dengan mobil yang tadi sudah aku pesan.


Ting


suara pesan masuk di hp ku


[pagi Nisa,lagi dimana?]


ini pesan dari Andre


[aku lagi di jalan mau ke kampus Dre]


[nanti kita makan siang bareng ya,aku jemput kamu]


[memang kamu gak sibuk]


[enggak kok selalu ada waktu buat kamu]aku tersenyum.membaca balasan pesan dari Andre

__ADS_1


[Oke aku tunggu kamu]aku mengakhiri berkirim.pesan pada Andre karena sudah sampai kampus.


__ADS_2