
saat veronika
menykasikan keindahan yang membuatnya tertegun. bagaimana tidak, danau indah di
depan nya dengan air berwarna biru yang memantulkan cahaya matahari sehinnga
membuatnya berkilau. danau itu dikelilingi oleh pohon rindang yang indah yang
berukuran cukup besar dan usia mungkin ratusan tahun. di tambah dengan kicau
burung yang saling memanggil seolah menjadi nyanyian di tengah hutan yang
begitu meenaangkan. ia tidak menyangka ada tempat ini di kota nya. tatapan nya
penuh dengan rasa kagum akan lukisan tuhan yang begitu luar biasa. ia seperti
hidup di dunia dongeng dan hidup di tengah hutan yang rindang. itulah pikirnya
saat itu.
alex
memperhatikan wajah yang sedang mengagumi tempat favotitnya ketika dia
membutuhkn waktu sendiri. ketika ia dalam mobil tiba-tiba ia teringat tempat
ini. sebelumnya alex belum pernah membawa siapa pun kesini. untuk
memperlihatkan harta karun nya. tempat ini jauh dari kebisingan kota.
"bagaimana" tanya alex pada steeefy.
"ini
indah lex" sambil terus mengagumi apa yang dilihat nya.
alex
membuka bajunya kemudian berjalan dan langsung melompat kedalam danau
itu.byuurr suara alex ynag melompat dengan begitu cepat. itu membuat ia
terkejut. ia hanya bisa mengamati nya berenang di pinggir danau. ototnya
terlihat maskulin ketika dia berenang mengayunkan tangan nya silih berganti
ketika berenang.
"apa
kau tidak mau ikut berenng" mencoba membujuk veronika untuk berenang
." ayo, coba sebentar saja rasanya menyenangkan" sambil terus
menggerakan tubuh nya dalam air.
ia
bingung intuk memberikan respon apa saat itu. tapi ada sensasi aneh yang
dirasakan nya dan ingin membawa diri nya untuk terjun.
tiba-tiba
akl sehat nya kembali ia tidak mungkin berenang ia tidak memiliki pakaian ganti
saat itu. ia tidak mau mati kedinginan nanti karena memakai pakaian basah.
cukup sekali ia merasakan kematian yang mengerika dan tak akan melakukan hal
bodoh lagi. "aku tidak memiliki pakaian ganti untuk dikenakan, sebaik nya
aku hanya melihat dari sini saja." duduk menjulurkan kakinya dalam air di
__ADS_1
atas papn kayu yang menjorok ke danau. "kau bisa memakai pakaian ku nanti,
pakaian ku tidak basah. memberi saran. veronika tertegun sejenak dan inginrasa
nya ia merasakan air yang begitu jernih di kulit nya.
Ia
mersa takjub dengan dengan pemandnagan yang di lihat nya seorang pria
tampan
sedang
berenang di depan nya tanpa mengenakan baju. Otot nya terlihat begitu menggoda
untuk di sentuh oleh nya. Tapi dengan sekejap dia Kembali medapatkan kesadaran
nya dan menggelengkan kepala nya sejenak dan Kembali mendapat kan kesadaran
yang hilang.
Ia
tergodda untuk ikut berenang menikmati air jenih yang indah itu. “ baiklah
aku seperti nya tidak bisa menolak.” Sambil memasukan tubuh indah nya ke dalam
air dingin yang jernih itu.
Seperti
mendapatkan angin segar setelah kau kehilangan. Terasa begitu menyenangkan dan
ia menutup mata nya untuk menik mati sensasi. Ia tidak tahu apa yang terjadi
pada alex, kenapa alex membawanya ke tempat ini. Ada sekelabat pikiran yang
belum mengenal sosok alex begitu dekat walaupun ia tahu alex adalah teman masa
kecil nya. Teman yang ia pikir baik juga berubah apalagi alex yang sudah lama
ia tidak temui.
Alex
merasa bingung pada diri nya sendiri. Kenapa ia bisa membawa veronika yang baru
di kenal nya ke tempat paling rahasia nya yang belum pernah di ketahui oleh
orang lain. Hati nya terasa tenang Ketika melihat Wanita di depan nya tersenyum
Ketika berenang. Dengan pakaian yang dikkenakan nya. Dan sial nya saat basah
pakaian itu menunjukan lekuk tubuh nya yang begitu indah dengan dua gunung
kembar yang besar. Ia seperti kehilangan akal untuk mendekati nya dan menyentuh
nya.
Alex
mendekati nya di danau dengan tatapan yang tidak bisa di jelaskan oleh veronika.
Tapi ia sendiri membalas tatapan itu dengan tanpa di sadari nya. Mereka
berdekatan dan ada sensasi aneh dalam diri merka berdua.
Alex
mendekati veronika dan memegang pinggang ramping nya untuk lebih dekat dengan
diri nya dengan tatapan membara dari mata biru nya. Ia kehilangan kontrol diri
__ADS_1
nya untuk mendekati veronika. Seperti ada api dalam diri nya dan perlu veronika
untuk mematikan api itu. Ia menamati wajah canti itu dengan sangat hati-hati,
matanya yang indah bak mutiara yang memancarkan kilau nya. Rambut lebat yang
berwarna coklat semakin menambah nilai dlam wajaah itu. Bibir nya yang mungil
tapi begitu menggoda untuk di sentuh dan di cicipi. Dan kulit puti mulus
yang memantul kan cahaya yang mengenai nya. Ia seperti melihat dewi dalam diri
Wanita di depan nya. Dan ia sudah tak tahan lagi. Ia mendekatkan wajah nya
dengan Wanita di depan nya dan mencium aroma mint yang disukai nya.
Rupanya gadis ini menyukai bau mint pikirnya sambil memberikan senyuman kecil
di wajah nya. Yang menambah ketampanan nya semakin menjadi-jadi.
Veronika
seolah tersihir dengan pria di depannya. Dia kehilangan kemampuan pertanhanan
diri nya yang kuat. Sejak kejadian nya dengan jesicca, veronika memperkuat
pertahanan dirinya untuk yidak tertipu oleh orang baru dikenalnya. Tapi
saat ini di abenar-benar telah tersihir. Tangan pria itu yang memegang pinggang
ku dengan tangan kekar yang dimilikia. Saat tangan itu mulai bergerak
untuk mendekatkan mereka. Mata veronika mebalas tatapan yang di berikan pria
itu dan seolah ia bisa masuk dalam pemikiran pri didepan nya. Terasa begitu
panas dan menegangkan. Seluruh tubuh stesy seperti memberikan reaksi yang
sebelum nya tidak pernah ada atau mungkin stesy belum menyadar bahwa sensasi
itu. Gunung kembarnya terasa mengeras dan ada aliran aneh yang mengaliri
tubuhnnya denagn begitu cepat. Ia hany bisa pasrah dengan apa yang dilakukan
pria itu terhadap tubuh nya. Tangan veronika mulai membalas pelukan yang di
berikan oleh pria, dia hanya bisa menatap mata pria Ketika wajah mereka saling
beradu. Alex terus mendekati wajah nya hingga jarak bibir nya dengan bibir pria
itu hany berjarak 1 centi. Hingga akhirnya kebua bibir itu beradu. Snesasi yang
dirasakan nya saat ini bukan nya mereda malah semakin menjadi-jadi dan membuat veronika terbuai
dengan ciuman itu.
Veronika
Kembali mendapatkan keasdaran nya Ketika masih berciuman dengan alex. Dia
terkejut dan mebulatkan mata nya. Dia berpikir mengapa ia begitu bodoh dan bisa
melakukan ciuman itu dengan alex. Dia mencoba untuk mellepaskan diri dari
dengan mendorong tubuh alex menjauh dengan nya.
Nafas nya
ter engah-engah seolah mehan sesuatu dalam di rinya. Tapi dia harus pergi dari
tempat itu sekarang juga. Veronika pergi dari danau itu dengan pakaian basah
yang di kenakan nya dan langsung meninggalkan alex di tengah danau.
__ADS_1