PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU

PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU
perhatian


__ADS_3

sementara alex yang melupakan ulang tahun jesicca lansung menelepon jesicca dan memberi kabar kalau ia pergi membeli kue untuk ulang tahun nya. walau hati nya tidak enak karena berbohong.


"jess loe diman sekarang?" tanya nya panik.


"aku ada di jalan ke rumah kamu" jawabnya sama-sam berbohong " emang kamu dimana?"


"aku lagi beli kue dong buat sahabat ku, kan hari ini kamu ulang tahun. aku kan janji akan menemani sehari full kamu" ujar nya menyembunyikan kebenaran. tapi jesicca sudah tahu segala nya dan akan melakukkan seperti yang biasa dia lakukan kalau tidak bisa cara halus maka cara kasar harus di tempuh. pikir jessiica sambil menutup telepon.


veronika merasa tidak enak hati sdari tadi. semenjak diri nya dekat denagan alex pra wanita di kampus nya memandang nya dengan jijik. bukankah dia tidak menjual dirinya kenap semua orang meatap nya dengan tatapan jijik.


ia teringat pesan ibu nya yang mengatakan apapun yang terjadi kau haru s menjadi wanita kuat. apalagi setelah insident yang terjadi malam itu ketika dia berada di ujung kematiannya. pilihan antara hidup dan mati. ia bukan veronika yang dulu yang mungkin akan menangis dengan perlakuan yang merka berikan. ia hanya mengaggap mereka angin lalu yang akan melewati nya setiap saat. ia tahu mereka pasti iri karena melihat nya menaiki mobil yang sama dengan alex.


suara telepon berbunyi "hallo bu...... " ia mengangkat telepon dengan tenang.


"apa ini benar dengan nona veronika?" suara yang terdengar panik dan tidak di kenal nya.


"iya saya sendiri, maaf anada siapa yah?" tanya veronika dengan penasaran.


"saya cuma ingin melaporkan ibu anda mengalami keclakaan dan koma, kami membutuhkan izin anda untuk melakukan operasi, tolong datang ke rumah sakit pelita dengan segera" pintanya dengan tergesa-gesa.


"baikhlah saya akan segera kesana" jawab nya panik dan langsung membawa barang nya dari dalam kelas.


pikiran veronika kacau ia tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan nya saat ini. ia harus segera pergi kerumah sakit untuk menolong ibu nya. ia mencoba untk menghentikan mobil taxi yang ada tapi tidak ada yang berhenti. jantung nya berdetak kencang karena rasa takut nya. takut di tinggal kan ibunya smaa seperti ayah nya yang meninggalkan ia dan ibu nya. ia benar-benar frustasi dan meminta bantuan kesan kemari untuk mengantarnya pergi kerumah sakit. ia andre . pikirnya andre bisa menyelamatkan dirinya dan membawanya pergi ke rumah sakit

__ADS_1


"ayu dongg kak andre .... angkat" sambil berjalan kesan kemari untuk menghentikan taxi. ia tahu ini adalah jam sibuk merka. ia merasa putus asa karena tidak ada yang memperdulikan nya. lalu ia ter ingat alex. ia alex pasti bisa membantu nya. ia pun menelepon dan mencoba untuk meminta tolong.


"hallo lex..... tolong aku lex" sambil menngis memgang telepon milik nya dan jongkok di pinggir jalan.


"hallo fy kamu kenapa?kenpa kamu nangis?" terdengar nada khawatir dalm suaranaya/


"ibu ku kecelakaan dan aku mau ke rumah sakit, tapi gak ada mobil yang mau berhenti" jawab nya dengan mengeluarkan air mata yang begitu banyak dan mebuat penampilan nya berantakan.


" oke aku kesana sekarang." sambil bergegas masuk mobil dan tidak jadi untuk menemui jesicca "kamu sekarang dimana?"


"aku di depan kampus , kamu buruan ddateng yahh" tidak bisa mengontrol diri karena kesedihan dan ketakutan yang bercampur jadi satu. dia hanya bisa menunggu alex menjemputnya. kenapa pada saat di butuhkan mobil tidak ada yang mau berhenti . pikir nya dalam hati dengan ketakutan yang besar.


alex melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi agar bisa segera sampai. untung jarak nya dengan kampus belum terlalu jauh. ia sebenarnya memiliki janji dengan jesicca tapi karena ini urusan nya dengan nyawa ia tidak bisa menolak nya. ia akan meminta maaf pada jesicca nanti. saat mobil nya sampai di depan sekolah ia mencari sosok steefy kesan kemari. ia menemukan steefy sedang menangis dikurrsi pinggir jalan, steefy terlihat sangat rapuh dan bernatakan. baju yang tadi dikenakan nya sudah tidak terlihat rapi tapi walaupun itu tidak bisa menyembunyikan kecantikannya,


"fyy...fy kamu gak papa kan " ucapaya lansung mendekati veronika


mereka memasuki mobil dan pergi kerumah sakit. di dalam mobil terus menangis dan tak tahu apa yang bisa ia lakukan. ia harap ia tidak terlambat dan bisa untuk menyelamatkan ibu.


"dari jauh mulai terlihat tulisan rumah sakit pelita. veronika yang melihat hal itu langsung duduk tegak bersiap keluar dari mobil dan menemui dokter ibunya.


"itu lex rumah sakit nya" sambil menujuk denagn tatapan sedih tiada terkira


" ibu harus bertahan ... ibu harus kuat" ucap nya menguatkan diri sendir dan menahan kesedihani.

__ADS_1


"tenang fy aku tahu kamu cemas tapi kita harus teru berpikir positif yahhh" ucap nya untuk menenagkan veronika dan mengelus punak kepala nya.


veronika merasa sedikit tenang dengan perkataan alex barusan


" atur nafas..... tarik ....buang....tarikk...bauang ..." alex teruss menenagkan dirinya


setelah mobil itu berhenti ia langsung lari ke dalam rumah sakit dan memta no kamar ibunya pada resepsionis yang berjaga.


"sus, korban kecelakaan yang bernama ibu wirda ada dimana ? " tanya dengan cepat dan ter engah-engah.


"pasien atas nama ibu wirda ada di unit gawat darurat anda tinggal lurus belok kanan disana tempat nya" jawaab perawat itu.


tanpa pikir panjang ia langsung ke ugd dan menemukan dokter yang sedang memegang kertas di tangan nya. ia langsung menghampiri dokter itu dan berkata " bagaimana keadaan ibu saya dok ?" tanyanya dengan penasran dan perasaan khawatir.


" ibu anda mengalami kecelakaan lalu lintas tadi pagi, dia kehilangan banyak darah dan mengalmi benturan di bagian organ dalam nya. kalau tidka dilakukan operasi it akan sangat berbahay bagi keselamatn paisen." jelas sang dokter padanya.


"apa yang harus saya lakukan dok" meminta penjelasan lagi.


"nona tinggal menanda tangi surat dan melunasi pembiayaan operasi" pinta nya pada steefy.


sementara alex yang tadi memarkirkan mobil nya masul kedalam rumah sakit dan mencari keberadaan veronika. ia melihat begitu banyak orang di rumah sakit ini. lalu ia bertanya pada perawat, "sus barusan ada perempuan yang mecari paasien yang terkena kecelakaan lalu lintasl" tanya alex pada suster.


"iya..ada....  pasien nya  di ugd sekarang" jawab si perawat.

__ADS_1


"makasih yah sus" lansung pergi dan menemukan veronika yang sedang duduk di ruang tunggu. ia duduk di samping veronila dan memegang pundak veronika  dan memberikan dukungan nya.


" fy "  mendekati  veronika yang sedang bersedih "bagaimana keadaan ibumu?"


__ADS_2