PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU

PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU
rasa bersalah


__ADS_3

rasa bersalah


seorang laki-laki sedang merenungi hidup nya. dia sedang melihat adik nya yang terbaring dirumah sakit. tomi adalah seorang kakak yang sangat baik. dia hanya memilki adik nya saat ini dan membutuhkan biaya yang sangat banyak. "kau harus sembuh ling, kakak sudah berjuang untuk hidup mu. kau harus sembuh" ucap tomi mengelus pipi sang adik.


ling ling rupa nya sedang tertidur setelah operasi yang di lakukan nya.


tomi merupakan seorang suruhan jesicca untuk mengawasi veronika dulu. dia di bayang bayangi rasa bersalah setelah melakukan hal itu. walaupun ia tdak melakukan pembunuhan itu secara langsung. tapi ia tidak bisa menyembunyikan kecemasan di hati nya.dan terus mengusap muka nya dengan gelisah.


"heehhh, kenpa aku harus merasa bersalah dengan semua ini. aku hanya ingin berjuang demi adik ku" sambil terus berjalan kemari di ruang adik nya.


tapi rupa nya rumah sakit adik nya sama dengan rumah sakit ibu winda di rawat. ia menjadi semakin gelisah ketika mengetahui hal itu. "bukan kah itu gadis yang kemarin aku intai berarti ibu nya yang kecelakaan berada di sini?" ucap nya sambil bersembunyi ketika melihat veronika  yang sedang masuk ke ruangan ibu nya.

__ADS_1


tomi selalu berpikir dia lah orang yang paling menderita di dunia karena orang tua nya yang tiada dan adik satu -sat8 nya yang sakit. tanpa melihat keadaan orang lain. saat itu ia sadar gadis itu sendirian ketika di tinggalkan ibu nya. ia telah menghancurkan kehidupan orang lain untuk bisa mendaatkan kehidupan adik nya.


penyelesalan memang selalu datang terlambat. ia menangis membayangkan gadis itu akan hidup sendirian ketika ibu nya meninggal. "maafkan aku, tuhan. aku telah menghancurkan kehidupan orang yang tidak bersalah." menghapus air mata yang keluar.


tommi memang orang baik tapi keadaan memaksa nya untuk bekerja pada jesicca. tomi ya pernah menyangka ia akan menimbulkan banyak masalah dalm kehidupan orang lain. ia sangat terkejut ketika mendengar kematian ibu winda di rumah sakit. kematian itu begitu mendadak.


ia datang pada saat ibu winda di makamkan. ia tak henti meminta maaf dalam hati nya atasa kecelakaan itu. kalau saja ia tidak memberitahukan keberadaan ibu winda pasti semua ini tak akan terjadi. semua nya akan brjalan dengan seharus nya. "maaf kan saya, saya memang telah melaukan kesalahan tapi saya janji akan menjadi penjaga untuk anak anda" ucap tomi dalam hati dengan wajah yang menunjukan kesedihan.


ia juga melihat veronika yang terus menyebut nama ibu nya.


veronika yang merasa ada seseorang yang mengikuti nya sedari tadi. merasa ketakutan. kenapa laki-laki itu terus mengikuti nya. ada yang aneh dengan laki-laki ini.

__ADS_1


sebenar nya veronika hanya melihat sekilas wajah laki-laki itu karena pria itu memakai hoody hitam dan masker.


tapi sebelum ia berhasil mengejar laki-laki itu ternyata pria itu langsung lari dan pergi entah kemana.


"kemana laki-laki tadi yah" ucap nya sambil melihat-lihat sekitar.


rupa nya tomi sedang bersembunyi dari kejaran veronika yang menyadari keberadaan tomi. nafas nya begitu terengah-engah setelah kabur dari veronika.


"mungkin itu hanya perasaan ku" ucap veronika pada diri nya sendiri. ia langsung pergi dari sana. tapi saat veronika ingin pergi. ada seseorang yang memanggil nya dan muncul dari persembunyian nya.


"ve..veronika....." ucap tomi dengan gugup untuk menghentikan langkah veronika yang menjauh.

__ADS_1


veronika langsung berbalik mencari asal suara itu dan melihat laki-laki tadi yang dia lihat dari jauh.


"kamu...  siapa kamu" ucap veronika denagn nada terkejut.


__ADS_2