
jesicca yang meilhat veronika keluar dari mobi orang yang di
cintai nya terbakar oleh api cemburu yang begitu hebat. muka nya memerarah
seolah menyiratkan kebencian yang semakin menjadi-jadi.
"awas loe veronika, tunggu pembalasn gue" melihat dengan tatapan mengerikan
menandai targget yang ia rasa berbahaya.veronika yang keluar dari mobil mewah
itu merasa risih dengan tatapan teman -teman kampus nya seolah melihat seorang
penjahat yang keluar dari penjara.
"makasih yah lex, udah ngasih tumpangan " membungkuk mendekati kaca mobil untuk
berterima kasih "kamu nggak ngampus?"
"ngampus kok, aku ada janji dulu sama temen yah" menyembunyikan kebenaran dari veronika.
sebenarnya dia tidak memiliki kelas hari ini. tapi agar terlihat natural dia
hanya membuat alasan untuk bisa mengantar veronika. dia teringat seharus nya
hari ini dia pergi dengan jesicca untuk merayan ulamg tahun nya. kenpa ia bisa lupa? pikir nya dalam hati.
"aku pergi fy by" melambaikan tangan tapi dengan ekspresi aneh seperti
melakukan sesuatu.
veronika berjalan menyusuri koridor kampus. ia melihat banyak orang mengawasi nya seolah
ia adalah hewan buruan yang sedang di incar. ia juga mendengar bisik para
majasiswi yang merasa iri dengan nya karena bisa dia natarkan pergi ke kampus
oleh anak konglomerat. ironis memang harta menjadi patokan untuk segala nya.
ia mengabaikan tatapan kebencian dari mata mereka. memanga terasa aneh karen
sebelum nya dia diabaikan dan tidak menjadi bahan pembicaraan untuk mereka.
tapi apa bolrh buat toh ia memang menaiki mobil alex dan mereka hanya sebatas
teman.
"fy, ada yang ingin aku bicarakan sama kamu" andre mendekati nya dan lansung
mengjak nya bicara.
"bicara apa kak?" tanya nya santai sambil membawa buku di tangan nya.
"sebaik nya kita jangan bicara di sini" melihat keadaan kampus yang memperhatikan
mereka berdua.
"ya udah, kalau di kanti gimana?" timpa nya memberi saran denagn sedikit
senyuman.
"oke:" merka pergi menuju kantindan duduk disana. ia masih merasa tidak nyaman dan
tidak terbiasa mendapat perhatian teman kampusnya. hamya karena alex
mengantarnya untuk bernagkat sekolah sudah terjadi keributan seperti ini
__ADS_1
apalagi kalau jadi pacar nya, pikir nya masam. membayangkan tatapan membunuh
para gadis di kampus pada nya.
"fy...fy... kamu gak papah kan?" tanya andre yang terlihat khawatir.
:"nggak kok kak" memberi senyum palsu pada andre, padahal hati nya ingin menjerit
dan bertanya pada merka apa salah kalu dia di antar oleh alez. atau karena yang
mengantar nya alex. seorang pewaris grup sudirjo. entah lah mut nya hari ini
langsung jelek.
"kaka mau ngomongin apa yah kak sama veronika" jawbnya mencoba santai.
"kamu tadi beneran di anter sama alex?" tanya dengan sorot mata penasaran.
"iya, emang kenpa kak" bertanya balik kenapa kakak kelas nya menanyakan hal itu.
"nggak kamu harus hati-hati ajah kalau dekat dengan alex" dengan suara yang
memelan dan nada memperingatkan.
"kenapa emang kak kalau deket sama alex?" ucap ku semakin penasaran dan
mencondongkan badan sedikit lebih dekan agar mendengar dengan jelas apa yang di
katakan nya.
"sini.....kakak kasih tahu" mencondongkan tubuh nya ke arah telinga veronika dan
berbisik
veronika tertegun dan tidak terlalu merasa kaget dengan apa yang di katakan andre karena
ia memang sudah mengetahui itu, bahkan mengetahui kejahatan yang di lakukan
oleh penyihir licik itu.
"ya ... terus" aku mengernyitkan dahi karena perkataan itu.
"kakak udah lama kenal sama alex dan teman-teman nya termasuk jesicca, dia orang
berbahaya yang akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hati alex, kakak
gak mau kamu jadi korban selanjutnya." berkata dengan nada yang lembut dan
penuh kekhawatiran.
"korban selanjut nya?" membuat ku semakin penasaran lagi."berarti ada orang
sebelum aku dong?"
"iya jadi dulu alex pernah deket sama permpuan dan perempuan itu sangat baik. tapi
saat jesicca tahu alrx deket sama perempuan lain dia membuat hal yang
mengerikan deh" katanya bingung mengungkapkan kata-kata.
"terus kenapa kakak gak bilang sama alex?" mencoba mencari tahu
"jesicca itu salah satu sahabat yang alex percaya, dia gak percaya saat kakak bilang
beegitu, dia hanya tertawa dan menyangkal nya. berpikir seolah jesicca itu
__ADS_1
orang baik" jawb nya panjang lebar.
veronika hanya terdiam mendengar perkataan yang andre dengan seksama, jadi bukan hanya
dia yang jadi korban tapi ada perempuab lain."terus sekarang dimana perempuan itu?" bertanya lagi.
"kakak gak tahu detail nya yang jelas dia menghilang tiba-tiba" membuat bulu
kuduk veronika merinding. pasal nya ia sudah merasakan bagai mana penyiksaan
yang dilakukan jesicca terhadap nya. ia menggelengka kepala membayang kan gasis lain merasakan apa yang dirasakan nya.
"nggak, cuma ngeri ajah, kok ada yah cewek yang kayak gitu? menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu yang sulit baginya" ucpa nya dengan percaya diri.
andre terkejut melihat ekspresi veronika yang begitu tenang mendengar cerita ini. ada
semacam keinginan untuk melindungi veronika dari segala sesuatu yang akan
menyakiti gadis itu. gadis itu malah terus berbicara tentang kebenaran dan
bagai mana seharus nya penjahat di perlakukan. ada semacam kekaguman dalam hati
nya ketika melihat tawa di wajah gadis itu. sejenak ia terbuai oleh pemandanagn
indah di depan nya. gadis yang jarang ia perhatikan dulu kini terlihat mencolok
dari wanita yang lain di sekitar nya. kaca mata yang besar itu menghalangi bulu
mata yang lentik dan mata yang hiaju seperti jamrud.
"kak....kakak andre?" veronika mengayunkan tangan didepan andre yang sedang asik dengan
pikiran nya.
"iya.... iya" menjawab dengan cepat dan kembali sadar.
"tenang ajah kak aku cewek kuat kok, lagian aku bukan pacar alex kan?" ucap nya
penuh keyakinan, walaupun dalam hati nya ia bersikar untuk bisa menjadi cinderella dan menikahi panngera. tapi ia sadar itu hanya ada di dongeng tidak didunia nyata.
mendengat perkataan yang keluar dari mulut dteefy membuat hati nya lega dan bahagia. ia
merasa ia memilki keempatan untuk bisa bersama dengan adik kelanya yang lucu
dan imut ini.ia tersenyum kecil memikirkan gadis di depan nya.
sementara alex yang melupakan ulang tahun jesicca lansung menelepon jesicca dan memberi
kabar kalau ia pergi membeli kue untuk ulang tahun nya. walau hati nya tidak enak karena berbohong.
"jess loe diman sekarang?" tanya nya panik.
"aku ada di jalan ke rumah kamu" jawabnya sama-sam berbohong " emang kamu
dimana?"
"aku lagi beli kue dong buat sahabat ku, kan hari ini kamu ulang tahun. aku kan
janji akan menemani sehari full kamu" ujar nya menyembunyikan kebenaran.
tapi jesicca sudah tahu segala nya dan akan melakukkan seperti yang biasa dia
lakukan kalau tidak bisa cara halus maka cara kasar harus di tempuh. pikir
jessiica sambil menutup telepon.
__ADS_1