
suara jam berbunyi dengan nyaring seperti sedang menabuh genderang perang. veronika mencoba untuk mematikan bunyi dengan tangan nya.
. " sebentar lagi " gumamveronika pada dirinya sendiri sambil menutupkan bantal ke telinganya karena masih
merasa ngantuk.
"veronika sayaang bangun waktunya kamu sekolah sayang" ucap sang ibu sambil merapihkan kamar
"iya bu sebentar lagi masih ngantuk nih" mencoba membuka mata dengan malas dan mssih meningglakan bekas cairan di sudut bibir nya..
" kamu sekarangkan masih ada mata kuliah pagi jadi harus buruan siap-siap."
"itu kan tiga bulan lalu bu, sekarangkan aku udah beda jadwal" gumam veronika masih setengah sadar dan menglap cairan di bibir nya..
"masa? itu jadwalnya masih sama kok" kata ibu sambil menunjuk ke jadwal pelajaranverinika yang terpampang rapih di dinding kamar .
"apa?" tanya nya sambil sedikit terkejut setengah mati. baru kemarin ia merasakan sakit yang tiada akhir sekarang dia kembali ke masa lalu nya tiga bulan lalu. sebelum mengenal sosok jesicca.
melihat apa yang terjadi pada dirinya. ia pun membuka ponsel nya dan benar saja
hari ini 10 maret berarti tiga bulan sebelum penghianatan yang menimpa diri nya yang di sebabkan oleh perbuatan sahabatnya sendiri.
__ADS_1
" aku gak mimpi kan " ucapnya sambil mencubi tlengannya sendiri dengan keras "awww sakit berarti beneran dong apa yang terjadi hari ini, aku hidup lagi dongg" ucap steeefy dengan kegirangan dan melompat-lompat di kasur seperti memenagkan hadiah yang sanagt dia inginkan. "veronika .... buruan udah siang nih, kamu mau terlambat" teriak ibu dengan keras dengan mengelaeng gelengkan kepala nya melihat tingkah laku putri nya yang aneh itu.
"anak muda jaman sekarang" sambil pergi keluar kamar untuk menyiapkan sarapan.
"iya sebentar lagi aku siap-siap dulu bu" langsung ke kamar mandi dan bersiap-siap ke kampus. di kamar mandi steefy kembali mengingat kata- kata yang diucapkan jesicca padanya dan perbuatan kejinya itu. dia akan membalas semua hal yan dilakukan padanya " liat ajah jes, aku bukan veronika yang dulu lagi, veronika yang pols dan beegitu mudah tertuipu dan terlalu bodoh" melihat ke cermin dan bicara pada diri sendiri. " aku
harus berubah untuk diriku dan orang yang menyayangiku dengan tulus" ucap nya dengan tekada kuat.
ia pun menuju ke ruang makan dan mendekati ibunya.
" kamu kenapa ini" terkejut dengan sikap anak nya yang tiba-tiba memeluk dan mencium pipi ibunya, .
"nggak bu, cuma kangen ajah, pengen peluk" ucap steffy sambil duduk di meja makan.
"iya dong bu, kan orang bisa berubah aku hanya ingin menjadi diriku yang lebih baik
lagi" ujar steefy sambil memakan makanannya.
"gak papakan aku berubah bu?" tanyanya pada sang ibu yang begitu menyayanginya.
" tentu sayang selama itu bisa membuat kamu bahagia, why not" memberi senyuman bangga pada putrinya " "makasih bu" menatap pada ibunya
__ADS_1
dengan tatapan penuh cinta.
veronika pun pergi ke kampusnya dengan menggunakan transortasi umum. disepanjang dia
melamunkan apa yang terjadi pada dirinya beberapa bulan terakhir dan berpikir
mungkinkah itu mimpi, tapi kenapa rasanya begitu nyata sambil melihat
pemandangan ke luar. ditengah ramai nya jalanan dengan berlalu lalang. ia terhanyut dalam lamunan nya sendiri. apa yang sebenarnya terjadi pada diri nya. rasa sakit yang dia rasakan terasa begitu nyata dan mengerikan. ia meneteskan air mata karena mengingat kejadian itu.
"entahlah apapun yang terjadi yang penting aku harus hidup dengan lebih baik laagi dan aku ada disini untuk orang-orang yang menyayangiku " ujarnya dalam hati kecilnya.
lalu ia teringat dan berpikir kalau memang benar mimpi ku nyata seharusnya hari ini adalah
pembagian undangan dari alex untuk semua mahasiswa satu angkatan nya untuk datang ke
acara party nya. setelah dia sampai di kampus. dia mendapatkan undangan pesta dan disana tertulis alex sudirjo mengundang semua mahasiswa untuk menghadiri party itu. seperti perkitaan nya dan benar saja semuanya terjadi seperti apa yang telah dialami veronika selama ini. ia pun pergi ke gudang kampus denagn tergesa -gesa dan berpikir dengan serius. "kalau memang aku kembali ke masa lalu aku harus bisa mengubah
segalanya, membalas semua pebuatan jesicca dan tidak akan tertipu dengan rayuan jesicca" sambil memegang undangan yang diberikan alex.
"dulu kamu takut aku mendekati alex bukan, sekarang aku akan melakukannya dan mendapatkan
__ADS_1
alex jesicca". sebenarnya steffy tidak terlalu tertarik dengan alex. yang ia tahu hanya alex mempunyai wajah tampang dan juga kaya raya selain hal itu ia tidak mengetahui apapun tentang sosok alex. tapi ia berpikir lagi tidak mungkin jesicca membenci nya begitu dalam tanpa sebab apapun ia akan akan mencari tahu
kebenarannya dan membuat jesicca sadar dia berurusan dengan orang yang salah. sambil menatap dengan tajam untuk membuat balas dendam.