
alex
yang terkejut dengan melihat andre dengan veronika di perpustakan merasa ada
sesuatu yang bergejolak di bagian dalam tubuhnya. ia ingin kesana dan meniju
muka andre tapi ia sadar ia tidak punya hak untuk melakukan hal itu. dia pun
mengurungkan niat nya dan langsung pergi meninggalkan perpustakaan dengan muka
yang merah padam.
sementara
veronika dan andre sedang asik mengobrol dengan berbisik-bisik. " apa
seharusnya kita keluar dari tempat ini? nanti menggangu orang" tanya
andre. "ok" veronika membulatkan tangan nya sebagai tanda
persetujuan.
mereka
pun pergi dari perpustakaan kampus sambil membicarakan segala hal yang mereka
anggap menarik.
sementara
dari kejauhan terlihat sepasang mata yang memperhatikan mereka dengan waajah
tidak suka. alex mencoba mengeendalikan diri ketika melihat kedekatan veronika
dan andre. ia tahu andre memang orang baik tapi ia tidak rela jika wanita nya
di ambil oleh sepupunya sendiri.
alex
dan andre memiliki hubungan keluarga yang cukup dekat. andre merupakan anak
dari kakak ibunya. mereka menjadi sangat dekat ketika alex memasuki dunia
perkuliahan. banyak orang yang tidak mengetahui hubungan keluarga antara alex
dan andre larena mereka jarang berinteraksi di kampus karena jurusan dan
angkatan mereka yang berbeda. tapi bagi alex andre adalah sosok seorang kakak
yang belum pernah ia miliki. dia bahkan rela memberikan mainan nya untuk andre
jika ia menginginkan nya. tapi kali ini bukan boneka yang menjadi taruhan nya,
ini adalah veronika. wanita yang membuat hati nya berdebar dan tersentuh dengan
kebaikan hati nya. persetan dengan hubungan nya dengan andre atau kebenaran veronika
adalah vivi atau bukan , yang ia mau saat ini adalah bisa bersama veronika.
tekad alex kuat dalam hatinya.
sementara
di lain tempat jesicca sedang memikirkan rencana untuk mencari kebenaran
tentang veronika. "aku harus bisa menjadi teman baik nya setelah itu aku
bisa mencari info tentang nya. dan melakukan apa yang seharusnya aku
lakukan" tegas jesicca berbicara pada dirinya sendiri. jesicca menelfon
steffi tapi tidak diangkat oleh veronika karena sedang asik mengobrol dengan
andre si kantin kampus sambil mengerjakan tugas kampus nya dengan andre. andre
__ADS_1
memberikan banyak pelajarann bagi veronika untuk setiap mata kuliah yang tidak veronika
mengerti. karena andre merupakan salah satu siswa terbaik di kampus saat ini.
sungguh keberuntunga bagi veronika bisa bertemu dengan andre.
pendangan
mereka bertemu untuk sesaat ketika melihat laptop didepan mereka. ada sesuatu
yang aneh yang dirasakan oleh andre ketika bersama veronika. seperti ada
sesuatu yang baru dari veronika saat ini. veronika yang dulu adalah veronika
yang pendiam dan tidak suka bergaul. tapi wanita di depan nya seperti kebalikan
nya. begitu percaya diri, energik, smart, cantik, dan begitu baik hati.
andre
pernah melihat kebaikan hati veronika ketika melihat veronika memberikan makan
untuk kucing liar ketika pesta di rumah alex. tentu saja andre datang karena
dia adalah sespupu alex. hari itu dia melihat ketulusan di mata veronika tapi
juga suatu tekad yang sangat kuat untuk melakukan sesuatu. ia masih tidak tahu.
tapi ia tahu satu hal yang pasti dia sudah terpesona oleh kecantikan luar dan
dalam seorang veronika.
veronika
merasa sedikit canggung setelah mereka bertatapan sebentar. dan memutuskan untk
mengakhiri pertemuan mereka untuk menghilangkan kecanggungan diantara mereka.
"kak aku pulang dulu, yah. kayk nya ini udah mulai sore deh?" sambil
diajarin banyak hari ini, lain kali aku traktir deh" sambil pergi dan
memberikan senyuman pada andre.
andre
merasa begitu bahagia ketika melihat veronika tersenyum padanya walaupun
pertemuan mereka berakhir tapi dia sudah memilki keyakinan untuk terus
mendekati veronika. dan meyakini bahwa veronika adlah wanita yang selama ini di
carinya. veronika meningglakan kantin kampus dan memutuskan untuk langsung
pulang ke rumah.
tiba-tiba
sebuah mobil mewah hampir menbrak nya dan membuat nya terjatuh.
"awww" ia meringis kesakitan sambil melihat ke kursi pengemidi.
"siapa sih yang bawa mobil gak punya aturan banget" gerutunya menciba
untuk berdiri.
alangkah
terkejutnya veronika ternyata yang membawa mobil adalah alex. " masuk
" perintah nya dengan nada menahan kekesalan yang dia rasakan.
"alex.
ngapain aku masuk ke mobi kamu" sambil menjauhi mobil alex dan memilih
__ADS_1
untuk terus berjalan kaki menuju jalan raya untuk mencari taxi. seperti akan
terbang veronika merasa kakinya sudak tidak ada di tanah, ternyata alex
memangkunya dan membawanya masuk ke dalam mobil dan alangsung memasang kan
sitbell padanya. hatinya berdebar kencang ketika wajah nya begitu dengan dengan
wajah alex. alex hanya memandang nya sebentar dan kembali duduk di kusi nya.
entah
apa yang dipikirkan alex saat ini, dia membawa mobil dengan kecepatan tinggi.
membuat tubuh mungil veronika tegang dan memegan tali sutbell dengan sangat
kencang. ingin sekali dia memarahi alex tapi alex sepertinya sedang dalam
kondisi marah. jadi dia memutuskan untuk diam saat ini apalagi saat ini alex
sedang menyetir.
alex
begitu tidak suka melihat kedekadan veronika dengan andre sampai ketika alex
melihat veronika keluar dari kampus dia tidak banyak berpikir dan langsun
menghampiri nya dan hampir menabrak veronika dengan mobil nya tapi untungnya
dia bisa mengerem tepat. waktu. dirinya lansung membawa veronika memasuki mobil
dan memajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. ia ingin memluk veronika saat
itu juga ketika melihat muka veronika yang lucu ketika memegang sitbell mobil.
alex sendiri bingung harus berkata pada veronika. sambil membawa mobil dia
memikirkan apa yang harus dilakukan nya selaanjutnya.
veronika
melihat banyak pohon rindang di samping jalan yang mereka lalui. kepanikan
melanda pemikiran veronika. kemana alex akan mengajak nya pergi. pepohonan
semakinrindang dan jalanan nya pun tidak begitu bagus. akhirnya veronika
memberanikan diri bertanya pada alex "kamu mau bawa aku kemana?"
sambil menunjukan wajah ketakutan.
"kau
mau melihat sesuatu yang indah? " tanya nya dengan tatapan penuh arti. veronika
tertegun dan berpikir "boleh." sambil mengangukan kepala seolah
seperti anak penurut.
"oke,
kita keluar dari mobil dan ikuti aku" sambil menujukan wajah yang llebih
tenang dan senyuman kecil di wajah nya. ia jarang melihat senyum itu pada diri
alex. alex terlihat begiitu tampan saat itu pikir veronika sambil mengikuti
langkah alex yang masuk semakin dalam ke hutan. veronika melhat sekitarnya, ada
begitu banyak daun kering ynag menutupi di sepanjang perjalanan mereka, suara
burung yang saling bersautan dan keheningan diantara mereka. saat dia sampai
dia tertegun dengan keindahan yang ia lihat ia seperi di dunia mimpi.
__ADS_1