PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU

PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU
MIMPI YANG TERASA NYATA


__ADS_3

Saat meninggalkan restoran. Hari sudah gelap dan jam menunjukan pukul 8 malam. Ia langsung ke luar dan melihat apakah maSih ada transportasi umum malam itu. Rupan nya ia masih beruntung masih ada transportasi umum saat itu. ia memutuskan untuk Kembali kerumah nya dulu sebelum ke rumah sakit. Untuk mengambil bebrpa barang yang di butuhkan ibu nya.


BERMIMPI


Setelah sampai di rumah ia langsung mengabil keperluan untuk ibu nya dan juga mempersiapka baju nya untuk besok. Setelah selesai ialangsung merebahkan tubuh nya di atas ranjang yang empuk. Sudah lama ia tidak merasakan ranajang nya karena harus tidur di rumah skit untuk menemani ibunya. Semua tulang nya serasa remuk karena di paksa bekerja dan berdiri seharian.


“ayah liat kan aku udah dewasa sekarang” melihat ke foto ayah nya yang sedang menggendong veronika ketika kecil. “tapi jangan panggil ibu dulu bareng ayah, aku masih butuh ibu” ucap nya sambil meneteskan air mata ke samping mata nya. “ayah gak mau kan liat aku sendiri?” terus berbicara sendiri di kamar yang menyimpan banyak kenangan.


Tanpa ia sadari ia tertidur di Kasur itu dan bermimpi. Ibu nya datang menemui nya sedang duduk di bangku . Di sebuah taman yang indah di hiasi dengan bunga dan banyk kupu-kupu di sekitar nya.


“ibu?” langsung berlari ke arah ibu nya tanpa melihat jalan yang di lalui.


“ibu….aku sangat merindukan ibu” ucap nya dengan memeluk ibu nya yang terlihat sangar cantik dan Bahagia.


Ibu nya memakai gaun putih yang terlihat cocok di kulit nya yang putih bersih. Dia tidak mengatakan apapun Ketika veronika memeluk dengan erat. Ibu nya mengelus-elus rambut veronika yang Panjang untuk menenangkan veronika yang mengis karena rindu.


“maaf bu, aku belum menjadi anak yang berbakti…hu,,hu,,” mengatakan nya smabil menangis sejadi-jadi nya. “i..bu selalu…. ada di samping ku, jadi ….aku mohon jangan pergi lagi” pinta nya dengan suaa terbata-bata karena terlalu lama menangis.


Steffy memeluk ibu nya dengan kuat seolah tidak mau lepas dari pelukan ibu nya lagi. Ibu nya adlah segla nya bagi nya. Jika ibu nya mati maka ia pun akan mati.


“sayangg..”suara yang di rindukan veronika mulai terdengar.


“hmm” mencoba untuk tenang


“kamu kan anak kuat kamu pasti bisa melalui semua ini sayang” ucap nya dengan lembut lalu mengangkat kepala veronika denga tangan nya dan menghapus air mata yang keluar dari putri kecil nya.


“aku… gak kuat bu…, kalau gak ada ibu” kata veronika masih ter bata-bata.” Akau mau ikut ibu ajah kalau ibu pergi” pinta nya pada sang ibu.


“jangan sayang jalan kamu masih Panjang, kamu masih punya cita-cita yang belum tercapai. Buka nya kamu sudah di beri kesempatan kedua sama yang kuasa” ibu nya berkata sambil menhan tangis dari wajah nya juga.

__ADS_1


“tapi alas an aku hidup itu ibu.. kalau ibu gak ada… aku…”


Ibu nya menghentikan perkataan putri nya dengan menuttup mulut putri nya dengan tangan. Tidak ingin mendengar lanjutan perkataan itu.


“dengar kamu putri ibu, kamu harta satu-satu nya yang paling berharga dalam hidup ibu.” Ucap nya dengan menatap mata putri nya yang sembab karena menangis.


“pokok nya aku mau ikut ibu titik.” Langsung Kembali memeluk ibu nya dengan erat. Sudah lama ia tidak merasakan pelukan hangat dari ibu nya.


Ibu nya Kembali menenangkan putri nya yang keras kepala. Mencoba mencari kata yang pas agar putri nya bisa mengerti dan tidaka kehilangan harapan.


“kamu tahu ibu memilki seorang sahabat ibu mu dia adalah teman dari ayah mu juga. Keluarga kita sangat dekat. Sampai-sampai ada rencana untuk menjodohkan anak. Kebetulan dia memilki seorang putra dan ibu punya putri . tapi rupa nya stelah kejadian kamu di gigit anjing waktu itu kami sudah kehilanngan kontak.” Bercerita pada putri nya veronika yang masih memluk dengan erat.


“lalu…”penasaran dengan kelanjutan cerita sang ibu. Karena berarti ini berkaitan dengan alex.


“ibu yakin sahabat ibu pasti akan mengingat janji nya untuk menjodohkan anak nya atau setidak nya akan menjaga mu jika ibu sudh tidak ada” terus mengelus veronika.


Veronika kaget mendengar perkataan ibu nya yang mengatakan hala itu. ada ketakutan dalam diri veronika yang tidak bisa ia sembunyikan. Ketakutan akan kehilangan orang tercinta yang sangat di cintai nya. Ia sudah pernah kehingan ayah, kehilanag sahabat dan sekrang apa? Ibu nya? Tidak dia tidak akan membiarkan ibu nya pergi.


“anak ibu sudah besar sekarang ternyata” memberikaan senyum bangga pada sang putri. “kamu cari foto ibu dan sahabat ibu yang ada di lemari. Cari dia dan beri tahu dia tentang apa yang terjadi pada kamu, pasti dia akan membantu mu sayang.”


Ia tidak peduli tentang apapun selain ibu nya ia akan melakukan perjodohan itu jika itu memang apa yang di inginka ibunya,. Tapi ada ssatu hal ynag menggangu nya selama ini. Tentang penabrak yang menabrak ibunya,


“tapi bu….” Melepaskan pelukan dair sang ibu dan bertanya “apa ibu kenal siapa yang menabrak ibu waktu kecelakaan”


Ibu nya menghela nafas mencoba mengingat kejadian tabrakan yang menimpa nya. Ia memegang kepala untuk mengingat hal itu. tapi teras sangat sulit. Karena hanya untuk bisa mengibrol dngan purti nya saja itu sudah sangat beresiko untuk diri nya. Dan bisa mengibatka kematian.


“ibu hanya mengingat dia adalah seorangg Wanita muda yang cantik dengan mobil hitam, ibu melihat tatapan kebencian di mata nya, mata penuh dendam, ambisi, dan keserakahan” membuka mata yang sebelum nya terpejam menjadi terbuka.


“selebih nya ibu tidak inga tapa-apa lagi” mencoba menhan sakit yang di rasakan nya.

__ADS_1


Veronika merasa ia mengenali cir-ciri Wanita yang di sebutkan ibu nya. Tapi apa mugnkin Wanita yang di sangka veronika melakukan hal kejam juga pada ibu nya. Tapi itu mungkin saja jika dia bisa melakukan nya pada diri nya kenapa pada orang lain tidak bisa? Awas saja kalau itu benar, aku hukum kamu dengan balasan ang lebih menyakitkan.


“ada apa nak?” ibu nya bertanya.


“tidak bu….”Kembali memeluk ibu nya dalam mimpi.


Tiba-tiba aia mendengar suara keras dan mebuat semua mimpi nya menghilang, ibu nya sudah tidak di samping nya dan ia terbangun dari mimpi dan merasakan pipi nya yang basah karena menangis.


“itu mimpi ternyata” bangun dari tempat tidur dan menyeka air matanya “tapi itu semua terasa sangat nyata”.


Ia maih memikirkan mimpi yang baru saja di alami nya. Mengingat semua moment yang terjadi di dalm nya. Pelukan itu, perkataan itu.s seperti nyata. Tidak sadar ia menetesakan Kembali air mata nya karena rindu yang termat dalam pada sang ibu.


“ibu….” Menangis Kembali.


Setelah ia menahan diri untuk tidak menangis dan bersedih akhir nya ia menangis se jadi-jadi nya, air mata nya seperti aliran sungai yang tidak berhenti mengalir. Hati nya sangat rapuh. Mata nya yang sangat sembab. Alhir nya ia bisa sedikit tenang dan berpikir. Ibu nya dalam mimpi menyuruh nya untuk mencari sahabat nya yang sudah tidak di temui nya. Iya foto nya ada dilemari.


“iya, aku ingat foto nya ada di lemari” mendekati lemari dan membuka nya melihat-lihat apa ia menemukan apa yang di cari nya. Benar saja ia melihat sebuah foto di bawah pakaian ibu nya.


“ini dia” menambil foto lama itu dan merasa tidak asing dengan kedua Wanita yang ada dalam foto.


Ia memperhatikan foto itu dengan bai-baik. Keua Wanita dalam foto itu terlihat sangat cantik. Yang satu nya tentu ibu yang sering di lihat nya setiap hari dan satu lagi…..


“mungkinkah?”


Bersambung,


Selamat datang jangan lupa vote , tulis review dikolom


komentar, agar bulan maret rajin ngetik. Hehe.

__ADS_1


Salam hangat buat reader yang udah nyempetin baca.


Yuk mulai rajin baca, Terima kasih author


__ADS_2