
sementara alex yang melupakan ulang tahun jesicca.ia lansung menelepon jesicca dan memberi kabar
kalau ia pergi membeli kue untuk ulang tahun nya. walau hati nya tidak enak
karena berbohong.
"jess loe dimana sekarang?" tanya nya panik.
"aku ada di jalan ke rumah kamu" jawabnya sama-sam berbohong " emang kamu dimana?"
"aku lagi beli kue dong buat sahabat ku, kan hari ini kamu ulang tahun. aku kan
janji akan menemani sehari full kamu" ujar nya menyembunyikan kebenaran.
tapi jesicca sudah tahu segala nya dan akan melakukkan seperti yang biasa dia
lakukan kalau tidak bisa cara halus maka cara kasar harus di tempuh. pikir jessiica sambil menutup telepon.
veronika merasa tidak enak hati sdari tadi. semenjak diri nya dekat denagan alex pra
wanita di kampus nya memandang nya dengan jijik. bukankah dia tidak menjual dirinya.
ia teringat pesan ibu nya yang mengatakan apapun yang terjadi kau haru s menjadi
wanita kuat. apalagi setelah insident yang terjadi malam itu ketika dia berada
di ujung kematiannya. pilihan antara hidup dan mati. ia bukan veronika yang
dulu yang mungkin akan menangis dengan perlakuan yang merka berikan. veronika
hanya mengaggap mereka angin lalu yang akan melewati nya setiap saat. ia tahu
mereka pasti iri karena melihat nya menaiki mobil yang sama dengan alex.
suara telepon berbunyi "hallo bu...... " iaya mengangkat telepon dengan tenang.
"apa ini benar dengan nona veronika?" suara yang terdengar panik dan tidak di kenal nya.
"iya saya sendiri, maaf anada siapa yah?" tanya veronika dengan penasaran.
"saya cuma ingin melaporkan ibu anda mengalami keclakaan dan koma, kami membutuhkan
izin anda untuk melakukan operasi, tolong datang ke rumah sakit pelita denagn segera" pintanya dengan tergesa-gesa.
"baikhlah saya akan segera kesana" jawwab nya panik dan langsung membawa barang nya
dari dalam kelas.
pikiran veronika kacau ia tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan nya saat ini. ia
harus segera pergi kerumah sakit untuk menolong ibu nya. ia mencoba untk
menghentikan mobil taxi yang ada tapi tidak ada yang berhenti. jantung nya
berdetak kencang karena rasa takut nya. takut di tinggal kan ibunya smaa
seperti ayah nya yang meninggalkan ia dan ibu nya. ia benar-benar frustasi dan
meminta bantuan kesan kemari untuk mengantarnya pergi kerumah sakit. ia andre .
__ADS_1
pikirnya andre bisa menyelamatkan dirinya dan membawanya pergi ke rumah sakit
"ayo dongg kak andre .... angkat" sambil berjalan kesan kemari untuk
menghentikan taxi. ia tahu ini adalah jam sibuk merka. ia merasa putus asa
karena tidak ada yang memperdulikan nya. lalu ia ter ingat alex. ia alex pasti
bisa membantu nya. ia pun menelepon dan mencoba untuk meminta tolong.
"hallo lex..... tolong aku lex" sambil menngis memgang telepon milik nya dan
jongkok di pinggir jalan.
"hallo fy kamu kenapa?kenpa kamu nangis?" terdengar nada khawatir dalm suaranaya/
"ibu ku kecelakaan dan aku mau ke rumah sakit, tapi gak ada mobil yang mau
berhenti" jawab nya dengan mengeluarkan air mata yang begitu banyak dan mebuat penampilan nya berantakan.
"oke aku kesana sekarang." sambil bergegas masuk mobil dan tidak jadi untuk
menemui jesicca "kamu sekarang dimana?"
"aku di depan kampus , kamu buruan ddateng yahh" tidak bisa mengontrol diri
karena kesedihan dan ketakutan yang bercampur jadi satu. dia hanya bisa
menunggu alex menjemputnya. kenapa pada saat di butuhkan mobil tidak ada yang
mau berhenti . pikir nya dalam hati dengan ketakutan yang besar.
jarak nya dengan kampus belum terlalu jauh. ia sebenarnya memiliki janji dengan
jesicca tapi karena ini urusan nya dengan nyawa ia tidak bisa menolak nya. ia
akan meminta maaf pada jesicca nanti. saat mobil nya sampai di depan sekolah ia
mencari sosok veronika kesan kemari. ia menemukan veronika sedang menangis
dikurrsi pinggir jalan, veronika terlihat sangat rapuh dan bernatakan. baju
yang tadi dikenakan nya sudah tidak terlihat rapi tapi walaupun itu tidak bisa
menyembunyikan kecantikannya,
"fyy...fy kamu gak papa kan " ucapaya lansung mendekati veronika/
"alex.....ayo buruan kita ke ruamh sakit" pintanya dengan tergesa-gesa"
mereka memasuki mobil dan pergi kerumah sakit. di dalam mobil terus menangis dan tak
tahu apa yang bisa ia lakukan. ia harap ia tidak terlambat dan bisa untuk
menyelamatkan ibu.
"dari jauh mulai terlihat tulisan rumah sakit pelita. veronika yang melihat hal itu
langsung duduk tegak berdiap keluar dari mobil dan menemui dokter ibunya.
__ADS_1
"itu lex rumah sakit nya" sambil menujuk denagn tatapan sedih tiada terkira
"hehehehe ibu harus bertahan ... ibu harus kuat" ucap nya menguatkan diri sendiri.
"tenang veronika aku tahu kamu cemas tapi kita harus teru berpikir positif yahhh"
ucap nya untuk menenagkan veronika dan mengelus punak kepala veronika.
veronika merasa sedikit tenang dengan perkataan alex barusan " atur nafas.....
tarik ....buang....tarikk...bauang ..." alex teruss menenagkan dirinya
setelah mobil itu berhenti ia langsung lari ke dalam rumah sakit dan memta no kamar
ibunya pada resepsionis yang berjaga.
"sus, korban kecelakaan yang bernama ibu wirda ada dimana ? " tanya dengan cepat dan ter engah-engah.
"pasien atas nama ibu wirda ada di unit gawat darurat anda tinggal lurus belok kanan
disana tempat nya" jawaab perawat itu.
tanpa pikir panjang ian langsung ke ugd dan menemukan dokter yang sedang memegang
kertas di tangan nya. ia langsung menghampiri dokter itu dan berkata "
bagaimana keadaan ibu saya dok ?" tanyanya dengan penasran dan perasaan
khawatir.
" ibu anda mengalami kecelakaan lalu lintas tadi pagi, dia kehilangan banyak
darah dan mengalmi benturan di bagian organ dalam nya. kalau tidka dilakukan
operasi it akan sangat berbahay bagi keselamatn paisen." jelas sang dokter
padanya.
"spa yang harus saya lakukan dok" meminta penjelasan lagi.
"nona tinggal menanda tangi surat dan melunasi pembiayaan operasi" pinta nya
pada veronika.
sementara
alex yang tadi memarkirkan mobil nya masul kedalam rumah sakit dan mencari
keberadaan veronika. ia melihat begitu banyak orang di rumah sakit ini. lalu ia
bertanya pada perawat, "sus barusan ada perempuan yang mecari paasien yang
terkena kecelakaan lalu lintas" tanya alex pada suster.
"iya dia di ugd sekarang" jawab si perawat.
"makasih yah sus" lansung pergi dan menemukan veronika yang sedang duduk di ruang
tunggu. ia duduk di samping veronika dan memegang pundak veronika dan memberikan dukungan nya.
__ADS_1
"bagaimana keadaan ibumu?"