
veronika telah buerusaha sebisa mungkin untuk mencari uang tambahan. tapi hasil yang ia dapatka nihil belum mendapat pekerjaaan paruh waktu. tapi ia tidak mengabaikan kuliah nya. untuk mengejar mimpi nya sebagai seorang desaigner baju ternama.
hari ia memiliki kelas siang jadi lanagsung pergi ke kampus menggunakan transportasi umum yang murah. ia sadar ia tidak lagi bisa naik taxi untuk menghemat pnegeluaran nya saat ini. dalam angkot di merenung kenapa hidup nya seperti ini? bukan kah dia baru saja lolos dari kematian? kenapa membuat ibu yang menjadi alasan utama nya untuk hidup celaka? entah lah ia tidak tahu apa yang akan terjadi pada hidup nya selanjutnya. semua permaslahn menjadi satu dan membuat nyapusing.
verinika turun dari angkot dengan baju seada nya. ia pikir ia hanya perlu menghadiri kelas lalu pulang dan memikirkan jalan ke depan nya.
"fy....fy... " laki-laki itu berlari dengan kencang ke arah nya dengan antusias. nafas nya tersenggal-senggak seolah sedang di kerjar anjing "kamu gak papa h kan?" melihat veronika dengan penuh ketelitian dan membulak-balikan tubuh veronika untuk mengecek gadis didepan nya tidak kekurangan satu apapun.
veronika merasa geli dengan perhatian dari kaka kelas nya itu. andre terlihat lucu dan seperti bukan kaka kelas nya melainkan seperti anak kecil yang khawatir barang kesayangan nya hilang.
"tenang kak fy gak kekurangan apapun kok" menenagkan andre yang panik.
"huhh, syukurlah kalau begitu" andre menghembuskan nafas lega. "terus kenapa kamu lkemarin menelpon kakak?" tanya nya lagi.
"kayak nya gak cocok deh ngobrol dsini" steefy melihat sekeliling halaman kampus yang penuh dengan mahasiswa yang memperhatikan interaksi diri nya dengan andre. " kita ke kantin ajah yan kak" menyeret tangan andre untuk mengikuti nya dengan cepat karena malu di lihat teman kampus nya.
andre hanya mengikuti ajakan veronika tangan veronika yang lembut memegang tangan ny. bukan. menyeret nya untuk pergi dari keramaian. ia mengira steefy tidak menyukai keramain. veronika tipe wanita yang tidak menginnginkan gosip. padahal selam ini banyak wanita yang berusaha ingin mengobrol dengan nya dan menyebarkan rumor hubungan mereka. steefy adalah wanita yang berbeda dari yang lain. dia memiliki sisi yang akan melengkapi kekurangan andre. pikir andre.
mereka terus berjalan ke arah kantin. veronika tidak sadar kalau diri nya sedari tadi terus memgang tangan kaka kelas nya. sampai mereka tiba di kantin kampus.
fy baru sadar saat mereka tida di kantin. fy bingung kenapa tangan nya masih memegang andredan langsung melepaskan nya
"maaf "bengong melihat tangan nya yang masih memegang andre.
andre hanya tersenyum mendengar maaf dari fy.padahal itu tidak perlu dilakukan. ia akan dengan suka rela melakukan nya.
__ADS_1
"iya gak papah" tersenyum kikuk seperti orang yang gugup. " oh iya duduk!" memerintaj steefy untuk mengatakan semua nya.
fy merasa sedang di introgasi ketika berbicara dengan kak andre. andre memperhati kan nya dengan mata yang serius.
"jadi?" meminta penjelasan.
"hmmm" bingun harus menjelaskan nya dari mana.
"kenapa ? " memiringkan kepala nya untuk melihat steefy yang menundukan wajah nya kebawah. seolah sulit menjelaskan nya dengan kata-kata. " pelan-pelan ajah " jucap andre dengan lembut.
fy merasa gugup ia memegang ujung baju nya dengan erat. ia biasanya tidak menceritakan maslah pribadi nya dengan siapapun tapi mendengar andre yang mengatakan nya dengan lembut. ia merasa andre bisa untuk di percaya.
"begini kak.....kemarin ibuku kecelakaan" menjelaskan dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
"apa?" ucap andre spontan. ada pearasaan sedih yang tiba-tiba datang
dengan menujukan wajah yang sedih andre berkata " aku turut berduka".
"tapi untung nya ada alex yang yang dtang menolong ku saat itu" rona awajah sedikit muncul dari wajah y.
andre merasa sedikit jengkel seharus nya diri nya yang menjadi alasan dari senyuman itu. tapi ia sadar. waktu tidak bisa berubah. tapi ia masih bisa merubah nya untuk masa yang akan datang.
semantara fy terus menceritakan kronologis nya degan antusias dan denagn santai pada andre. karena andre pasti akan mengrti dirinya.
"terus" jawab amdre dengan malas.
__ADS_1
"alex nemenin aku di rumah sakit sampai operasi ibu ku selesai" nya menghembuskan nafas setelah bercerita panjang lebar pada andre tapi dengan sedih karena harus menyaksikan ibu nya sakit dan tak sadarkan diri.
"biklah , tapi sperti nya kamu kehausan setellah bercerita tadi" canda andre pada fy.
steefy tersipu ia telah bercerita begitu antusias sampai lupa untuk berhenti bicara. "heheh" tersenyum malu.
"kita pesen minum dulu yah" meminta minum pada penjaga kantin sekolah
"bu...bu..." mengacungkan tangan nya ke atas sebagai tanda akan memesan makaan.
penjaga kanti mendekati mereka dengan sopan dan ramah." pesen apa de?"
"saya pesen jus jeruk sama mangga terus baso nya satu sama satu lagoi nai goreng gak pake kecap" memberi senyuman pada ibu penjaga kantin. lalu melirik steefy untuk memastikan fy ingin memesan apa lagi.
steefy mengerutkan kening karena kaget kenapa andre bisa tahu makanana dan minuman kesukaan steefy.
"kok kakak tahu makanan kesukaan ku?" tanya nya heran.
"tahu dong, kan kakak sering denger kamu pesen itu. nasi goreng tanpa kecap dan jus mangga" mencoba menghibur steefy dan melihat dengan tatapan jahil. steefy beruntung karena sudah di pertemukan dengan andre yang begitu baik dan pengertian.
y sadar bahwa selaam dia bisa jadi diri sendiri dan terus berusaha menjadi lebih baik pasti dia akan mendapat kebaikan itu.
sementara alex sedang mnonton bioskop dengan jesicca. ia merasa bosan seharian dengan jesicca yang terus menempel pada nya seperti perangko dan tidak mau jauh. bahkan kalau bisa wanita di izinkan masuk toilet pria mungkin jesicca akan terus mengikuti nya. disinilah ia sekarang di toilet. tempat satu-satu nya yang aman dari jangkauan jesicca, ia sudah menghabiskan kurang lebih setengah jam di toilet. enggan rasanya keluar dari toilet dan bertemu jesicca. ia menghembuskan nafas nya dengan berat seolah bingung dengan hidup nya. alex masih memikirkan kejadian tadi pagi. kenapa jesicca menjadi begitu tidak terkontrol? apakah jesicca mengalami suat trauma atau gangguan jiwa. tapi selam alex mengenal jesicca semua normal-normal saja. kenap sekarang sikap jesicca berubah? begitu banyak perta nyaan yang ia ajukan tapi ia takut itu akan memperburuk mental jesicca yang terlihat bermasalah.
apa yang harus ia lakukan. tanya nya pada diri sendiri.
__ADS_1
"oh iya aku kan bisa bertanya pada orang tua jesicca " membuka telepon untuk menghubungii keluarga jesicca. tapi sebelum ia selesai menelepon ada suara teriakan yang mamnggil nama nya untuk keluar.