
“oh iya saya lupa. Seperti yang saya bilang dulu. Kamu bekerja pada jam 12 siang sampai -8 malam ada waktu istirahat untuk makan.” Ucap mary. ”ad ayang ingin di tanyakan lagi?”
“nggak bu cukup” menunjukan wajah tenag.
“kalua begitu selmat kamu di terima dan bisa mulai bekerja hari ini” berdiri dari kursi dan memberikan tangan nya untuk saling bersalaman sebagai tanda kesepakan.
“terima kasih bu, terima kasih banyak bu” membalas salaman ibu mary.
HARI PERTAMA KERJA
Rasa nya begitu menyenagkan bisa berkerja di restoran ini. Restoran ini terlihat mahal dan memilki tamu-tamu penting. Itu bisa terlihat dari apa yang di kenakan oleh para tamu sudah bisa menjelaskan dari kalangan mana mereka berasal. Tentu bkan dari kalangan orang-orang seperti veronika yang berpakian biasa saja dan tidak ber merk. Tapi veronika bersyukur dengan hidup nya dan tidak menyalahkan keaadaan . sejauh ini ia masih di beri banyak kebaikan. Sepeperti mendapatkan kesempatan kedua untuk bisa hidup dan ibu yang masih ada disamping nya walaupun dalam keadaan sakit .
“mba” melambaikan tangan ntuk memesan makanan.
Veronika tersadar ada yang memnggil nya untuk memesan makanan. Ia medekati meja yang telah siap untuk memesan makanan.
“saya pesen jus alpukat sama steik beef terus…” masih memilih menu. “ kamu pilh apa sayang” melihat pada pasangan nya yang sedang memainkan ponsel pintar nya.
“aku pasta sama jus jeruk” jawab Wanita itu masih sibuk dengan ponsel nya.
“itu mba” menutup buku menu di tangan nya dan melihat kea rah Wanita di depan nya lagi.
Veronika pergi dari meja itu dan berpikir seperti nya Wanita tadi tidak menyukai laki-laki tadi. Cinta bertepuk senlah tangan. Pikir nya. Ia bisa melihat dari wajah lelaki tadi yang penuh dengan cinta. Sedangkan Wanita nya penuh dengan kebencian. Ia tidak bisa melakukan apapun selain memberikan pesana yang mereka ingin kan.
“ini kak pesanan nya” veronika memberikan pesanan ke meja mereka.
Ia masih melihat laki-laki itu mencoba untuk mencari topik pembicaraan tapi masih di jawab seadanya oelh lawan bicara nya. Setelah selesai menaruh semua oesanan ia langsung kambali melayani tamu yang lain. Selama satu hari menjadi pelayan ia meliahta banyak karakter berbeda yang belum pernah ia temui. Berbagai karakter unik yang ia amati. Ada yang periang. Pemdiam. Dingin. Dan paling menyebalkan pemarah. Belum ia bicara orang itu sudah marah. Tai harus sabar Ketika menemui orang seperti itu.
__ADS_1
Veronika berkenalan dengan pelayan yang sudah lama bekerja di sana namana viona. Dia sangat baik dan ramah. Dengan mata sipit dan rambut pendek sampai bahu. Ia meiliki ponib yang menutupi dahi nya. Dan terlihat manis dengan gay aitu.
“nana, kamu sudah berap lam kerja disini?” tanya veronika pada viona di waktu istirahat.
“aku udah kerja sekitar 2 tahun kalua gak salah” berpikir untuk mengingat-ngingat.
“bagaimana rasa nya bisa bekerja disini?” tanya veronika.
“rasanya…. Cukup menyenangkan karena aku sudah mendapatkan gaji karywan tetap dan beberapa cuti.” Ucap nya lagi. “kau tahu bos kita mempunyai anak laku-laki yang tampan loh. Dia biasanya kesini pada hari sabtu karena paksaan ibu nya untuk melihat bagaiman proses menjeman di restoran.”
“dia bekerja disisni” tany veronika penasaran.
“tidak, mungkin dia di persiapkan untuk menjadi penerus keluarga bukan?” ucap nya dengan pelan. “kau tahu. Siapa lagi yang bisa mewarisi harta setlah orang tua mereka bukan”
“anak nya” jawab veronika yakin.
Veronika merasa takjub denga napa yang didengar nya itulah alas an orang kaya akan tetap kaya. Karena mereka berusaha menjaga apa yang mereka dapatkan. Dan mengajarkan nya langsung pada anak nya. Mungkin jika ayah nya masih hidup ia juga akan mendapatkan apa yang di dapatkan anak bos nya. Karena ia tahu dari ibu nya bahwa ayah nya dulu memilki usaha yang cukup bagus. Tapi karena kecelakaan yang dialami ayah nya. Perusahaan itu bangkrut.
Ia tidak bisa menyalahkan keadaan hidup nya. Ia masih bisa merubah takdir nya selagi ia berusaha. Ucap nya dalam hati sambil memasukan makanan ke dalam mulut nya.
“kau tahu besok anak bos akan datang ke sini” viona berbicara dengan antusias. “kau pasti akan takjub dengan ketampanan nya” membayangkan wajah anak bos yang tampan itu.
Veronika tersenyum mendengar perkataan viona yang begitu Bahagia Ketika menceritakan tentang anak bos nya. Viona seprti anak kecil dan terlihat imut.
“ok… kita liat besok yah” ucap veronika dengan tenang. “ngomongngomong selain melyani tamu kita melakukan pekerjaan lain gak” tanya veronika.
“iya biasanya kalau tamu sudah selesai memesan makanan kamu harus langsung membersihkan meja. Maaf akau lupa kaih tahu kamu tadi”
__ADS_1
“iya gak papah, aku bisa belajar lagi buat besok”
“yang betah disini, pemilik nya baik naget kok, apalagi anak nya ganteng” tersenyum dan mengangkat alis pada veronika.
“kamu ini yah…. Anak bos lahi… anak boss lagi” menepuk tangan viona dan tertawa.
“kan kita juga butuh cuci mata kali” jawb nya sambil tertawa.
Veronika ragu ia akan terpesona dengan anak bos yang dikatakan oleh viona karena ia sudah pernah melihat pemuda tampan sebelum nya. Dan membuat jantung nya berdetak dengan kencang. Tapi untuk membuat viaona senang ia hanya bisa meng iya kan semua perkataan viona.
Ia melesalaikan semua pekerjaan nya dengan baik. Memang ia merasa Lelah karena belum terbiasa untuk melakukan pekerjaan ini. Tapip ia bekerja bukan untuk mengisi waktu senggang tapi membuthkan pekerjaan itu untuk kehidupan nya.
Sebelum pulang ia memberesakan tempat kerja nya. Dan bersiap untuk meninggalkan tempat kerja itu.
“aku pulang dulu yah nana” ucap veronika pada nana yng masih memilki beberapa pekerjaan untuk di selesaikan
“iya kamu duluan ajah, aku masih ada beberapa yang harus aku selesaikan” sambil membereskan pekerjaan nya “hati-hati yah dijalan”
Saat meninggalkan restoran. Hari sudah gelap dan jam menunjukan pukul 8 malam. Ia langsung ke luar dan melihat apakah maih ad atransportasi umum malam itu. Rupan nya ia masih beruntung masih ada transportasi umum saat itu. ia memutuskan untuk Kembali kerumah nya dulu sebelum ke rumah sakit. Untuk mengambil bebrpa barang yang di butuhkan ibu nya.
Bersambung,
Selamat datang jangan lupa vote , tulis review dikolom
komentar, agar bulan maret rajin ngetik. Hehe.
Salam hangat buat reader yang udah nyempetin baca.
__ADS_1
Yuk mulai rajin baca, Terima kasih author