
saat ini jesicca harus berhati-hati dalam bertindak. jangan sampai tindakan nya dapat menghancurkan diri nya sendiri. jadi saat ini ia harus bisa mengendalika diri.
"alex gimana hubungan kamu dengan fy?" mencoba setenang mungkin. berharap pertanyaan itu akan mencairkan suasana diantara mereka karena jesicca tahu ketika alex marah iaa harus mengalihkan pembiacaraan ke arah yang di sukai alex.
"veronika?" wajah nya menunjkan senyuman manis kecil di bibir nya.
"hmmm" meyembunyikan perasaan cembur nya dalam hati.
"dia wanita yang baik dan menarik " jawab nya dengan lembut seolah sednag membayangkan sosok stefy dalam benak nya.
jesicca yang melihat itu langsung naik pitam tapi ia mencoba untuk tenang.
"ohh begitu" sahut jesicca denagn wajah datar.
ia merasa alex sudah sangat sulit untuk di dapatkan. ia bisa melihat dari sikapa dan tingkah laku allex ketika pergi bersama nya. memang raga nya disini tapi jiwa nya entah kemana. menyebalkan..... sangat sangat menyebalkan. gadis cupu itu sudah snagat mengganggu nya seperti nya ia harus menjlankan rencana yang telah di atur nya. memunculkan sunyum jahat ketika di dalam mobil bersama alex.
"menurut mu giman jess, si fy?" tanya alex pada jesicca
"menurut aku sihh dia baik tapi kamu harus hati-hati samaa dia" melihat alecx denagn serius.
"hati-hati? kenapa emang" bertanya dengan heran.
"aku denger dia itu suka ngincer anak orang kaya tahu" ucap jesicca mengada-ngada.
"gak mungkin fy seperti itu. dia keliatan baik kok" menyanggah jesicca."dia gak mungkin kayak gitu kamu jangan mengada-ngada jes".
"kamu gak tahu ajah karena kamu belum kenal lama sama veronila, alex" meyakinkan " ppercaya sama aku".
alex merasa ragu dengan perkataan jesicca ia memang belum mengenal veronika lama tapi ia bisa melihat dari sikap veronika ia tidak terlihat seperti orang yang mata duitan. pasti ini cuma akal-akalan jesicca untuk menjauhkan diri nya dengan veronika
" ya udah kalau gak percaya, kamu buktikan sendiri ajah " jawab jesicca denag nada marah. " inget dia itu bukan vivi teman masa kecil kamu"
" belum jess, aku belum dapat jawaban pasti dari steefy tapi aku yakin veronika adalah vivi. kalau pun bukan itu bukan jadi masalah kok" jawb nya tenang.
" terserah... kamu bakal tahu dia sebenar nya nanti" ucap jesicca dengan marah.
semakin menjadi lah perasaan benci jesicca pada veronika. ia sudah menyusun rencana spesial untuk veronika
"liat ajah kamu veronika aku balas kamu" ujar jesicca dalam hati.
__ADS_1
berakhir juga hari panjang bersama jesicca setelah ia mengantar jesicca pulang ke rumah nya. . alex pikir mood jesicca hari ini sedang jelk sehingga menimbulkan pertengkarn diantara mereka. biasa nya setelah mereka ributv besok nya pasti jesicca sudah baik lagi pada alex. rasa nya alex ingin langsung menemui veronika, tapi berhubung hari ini sudah malam ia memutuskan untuk pergi ke rumah nya dan besok akan menemui veronika di rumah sakit. tidak pantas rasa nya jika ia menjenguk orang sakit di tengah malam begini,
" lebih baik sekarang aku pulang karena besok harus menemui veronika " ucap nya pada diri sendiri dalm mobil.
alex mengemudikan mobil sport keluaran terbaru berwarna merah maron yang sangat indah dan hanya bisa di tumpangi oleh dua orang saja itu dengan kecepatan tinggi. karena ia memang menyukai balapan.
setelah alex mengantar jesicca di depan pintiu rumah. ia mleihat wajah bete alex pada nya. rasa nya ia ingin menangis saat itu. tapi bukan jesicca jika hanya bisa menangis dan berdiam diri. ia mengambil ponsel yang ada di tas nya lalu menelepon seseorang.
"giman perkembangan nya?" berbicara serius di telepon.
"dia sudah membayar biaya operasi itu bos dan operasi itu berjalan lancar tapi pasien masih tidak sadarkan diri" suara besar seperti pria dewasa yang kelura dari ponsel tersebut.
" kita jalan kan plan b" berbicara dengan perlahan seolah mempeertegas rencana nya itu harus di jalan kan.
"tapi bos ini beresiko" saran pria dalam ponsel.
"kamu bos nya tau saya?" jawab jesicca dengan tegas
Setelah menikuti ibu veronika sampa ketempat kerja. Pria itu Kembali menelepon Kembali jesicca dan mengabarkan alamat pekerjaan nya.
jesicca pun memtikan ponsel itu sambil tersenyum kecil. memiki4rkan kemabali kejadian ibu nya steefy yang tertabrak beberapa hari lalu.
kembali ke kejadian sebelum kejadian kecelakaan ibu winda.
terlihat seorang dengan baju hitam sedang duduk di dekat rumah steefy sebelum kejadian tabrakan. dia terlihat memakai ear phone dan memainkan ponsel nya dengan santai tapi terus mata-mati ruamh steefy
"halo boss saya sudah melihat seorang wanita yang keluar dari alamat rumah yang bos berikan paada saya" ucap nya dengan pelan untuk tidak menimbulkan kecurigaan.
" saya sudah meliahat seorang wanita muda yang keluar dari rumah itu, boss" jawab nya sesantai mungkiin seperti orang yang menelepon biasa.. "dia di ikuti sebuah mobil mewah dan seperti nya sudah saling kenal sejak lama"
"dia laki-laki?' tanya jesicca pada pria itu.
"iya dia laki-laki, dan memilki perawakan yang tampan dan seperti nya cerasal dari golongan kaya raya" berbicara dengan dingin.
"lalu?"
"wanita muda itu memasuki mobil itu boss "
"ok, kerja mu bagus, sekarang kamu tunggu di situ dan ikuti wanita paruh baya yang akan keluar dari rumah." suruh steefy pada pria bayaran itu.
__ADS_1
stelah menunggu lama, akhir nya pria itu melihat seorang wanita yang keluar dari rumah. wanita itu terlihat akan berangkat kerja. rambut nya pirang seperti wanita pertama tadi tapi memilki keriput di wajah nya. walaupun begitu untuk usia wanita paruh baya itu termasuk cantik. ia sebenar nya tidak ingin melakukan ini semua tapi karena ia sangat mebutuhkan uang untuk keluarga nya ia memutuskan mengambil pekerjaan ini. lalu ia menagmbil ponsel dan menghubungi jesicca
"wanta itu sudah keluar boss" ucap laki-laki itu memberi laporan pada jesicca.
"bagus, terus ikuti wanita itu dan beri tahu saya dimana lokasi tempat kerja nya dan jalan dekat sana." pinta jesicca dengan tegas.
"baik boss" menyetujui. "maaf boss kalau uang yang boss janjikan kapan bisa saya ambil?" tanyanya ragi
"tenang ajah selam pekerjaan mu bagus, kamu akan mendapatkan apa yang saya janjikan, kamu bisa pegang pekataan saya"Setelah menikuti ibu steefy sampa ketempat kerja
“sekarang tugas mu selesai. Saya sudah mengirim uang ke rekening mu.” Ucap jesicca dalam telepon.
“terima kasih boss” menjawab dengan gugup karena takut apay nag dilakukan nya benar atau salah. Tapi saat ini ia sedang butuh uang untuk adik kecil nya yang sakit. Dan ajkan segera pulang
Tapi tidak lama setelah itu ia mendengar suara tabrakan yang begitu keras.
Bughhhh….
Mobil itu berwarna hitam, melaju dengan kecepatan tinggi menabrak seorang Wanita tua. Oh tidak itu Wanita yang ia ikuti sedari tadi mengalami kecelakaan mobil. Ia terkejut jantung nya berdetak dengan cepat. Apakah mungkin ini semua karena salah nya.
“tidak…tidak” bingung melihat apa yang terjadi. “bukan nya itu salah satu mobil dari bos nya”
Pria itu menebak pasti yang menabrak Wanita tadi adlah boss nya. Boss nya telah merencanakan ini semua dan ia terlibat dalam kasus pembunuhan berencana. Tidak ia tidak ingin menjadi pembunuh. Ia masih memilki keluarga untuk di lindungi.
Orang-orang langsung mengerubungi Wanita yang terkena tabrak lari itu. Ada begitu banyak darah yang tercecer disana. Darah merah segar yang keluar dari tubuh anita tua tadi. Bergetar melihat itu. Ia ingin menyelamatkan Wanita itu. Walaupun ia ukan yang menabrak nya tapi ia yang memberi tahu lokasi nya. Tanpa pikir Panjang ia memberikan pertongan pertama pada Wanita itu.
“cepat panggil ambulance” perintah nya pada warga yang melihat kejadian itu sambil menghentikan pendarahan yang terjadi.
Tidak lama ambulance datang dan membawa Wanita tadi ke rumah sakit pelita harapan. ia hany bisa melihat keprgian ambulance itu tapi tidak bisa menghilangkan rasa bersalah nya. Ia telah membatu percobaan pembunuhan. Rasa penyesalan yang tidak akan ia lupakan
Bersambung,
Selamat datang jangan lupa vote , tulis review dikolom
komentar, agar bulan maret rajin ngetik. Hehe.
Salam hangat buat reader yang udah nyempetin baca.
Yuk mulai rajin baca, Terima kasih author
__ADS_1