PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU

PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU
usaha


__ADS_3

veronika masuk ke rumah nya stelah melihat mobil itu melaju pergi


dari rumah nya. Ia langsung pergi kekamar untuk mengistirahatkan tubuh nya yang


Lelah seharian . lalu teringat dulu ia tidak dekat dengan alex. apa


mungkin takdir nya sudah berubah karena dia juga merubah alur yang


seharusnya terjadi.


veronika


merasa pusing dengan pikiran nya. apalagi saat memikirkan kejadian tadi sore di


danau. dia mencium seorang anak konglomerat. dia hanya bisa tersenyum sendiri


membayang kan kejadian tadi. tapi setelah di ingat-ingat semenjak ia mengalami


insiden itu dan kembali ke masa lalu ada cerita hidup nya yang berubah juga ada


yang tetap sama. ada sedikit kekhawatiran yang ia rasakan ia takut jesicca akan


melakukan hal lebih gila untuk menhancurkan hidup nya. tapi ia mencoba


menenangkan diri untuk bisa berpikir positif. sampai ia tertidur dan menutup


mata tanpa ia sadari.


alex


yang sampai ke rumah mewah dengan desain simpel di tambah dengan tema perumahan


eropa itu . ia lansung ke kamar mandi untuk mandi dengan air hangat, dan


membersihkan tubuhnya yang berotot itu. karena ia sedari tadi sudah merasa


kedinginan karena hanya memakai kaos tipi untuk melindungi tubuhnya itu. tapi


ia juga merasa begitu bahagia karena telah memnuat langkah yang besar dlam


hidup nya dia mendekati veronika dan menciuman nya. bayangan akan ciuman itu


muncul dan mebayangi nya ketika ia mandi.


kesokan


hari nya jesicca datang ke rumah alex untuk memberi nya kejutan. ia memencet


bel rumah itu dan menunggu ada yang membukakan pintu "alek nya ada


mba?" bertanya dengan anusias, karena hari ini ulang tahun nya dan ia


ingin menghabiskan waktu dengan alex seharian tanpa ada orang yang menggangu.


"maaf


non tuan alex nya nggak ada" ucap nya dengan tidak enak.


"kemana


emang mba?" dengan nada menyelidik.


"kurang


tahu yah, tapi mba liat tadi tuan pergi pagi-pagi bawa mobil, kayak nya


buru-buru." memberi penjelasan sehalus mungkin karena sedikit takut dengan


raut wajah jesicca yang terlihat kesal dan berwarna meah padam.


"oh


begitu yah" ucap nya ketus


jesicca


merasa aneh biasa nya lex gak pernah bangun pagi, lagi pula alex sudah punya


janji dengan dirinya untuk menghabiskan hari ulang tahun jesicca. jesicca yang

__ADS_1


sedikit sedih tapi karena ia pikie mungkin alex ada janji dengan teman nya dan


kan menemui nya nanti di kampus dan mengih janji pria yang di cintai nya sedari


dulu itu.


alex


sengaja hari ini bangun pagi untuk bisa menjemputveronika untuk pergi bersamanya


ke kampus. ia tidak ingin kecolongan lagi dengan andre. karena ia tahu tabiat


andre. andre akan melakukan segala cara jika ia benar-benar menyukai sesatu.


dulu


ketika kecil ia pernah menyaksikan kegigihan andre ketika mempunyai maslah


dengan keluarga nya. andre memilki prinsip yang kuat untuk mengejat cita-cita


menjadi fotografer tapi di tentang oleh keluarga nya karena harus meneruskan


bisnis. andre terus memberi perlawanan dan akhir nya keluarganya hanya bisa


pasrah ketika melihat ank mereka menjadi seorang foto grafer. ia harus bisa


selangkah lebih maju dari pada andre dan melakukan apa yang bisa ia lakukan.


seperti saat ini. ia duduk di kemudi mobil dan berangkat menuju umah verinika,


berharap dia tidak terlambat untuk menjemput veronika.


ia


merasa senang ketika melihat sebuah rumah sederhana yang bedinding kayu dan


denagn jendela kecil di di depan nya serta pagar yang menutupi rumah itu. rumah


itu di hiasi tanman indah yang terlihat selalu dirawat. seperti menggambar


karakter pemilik rumah yang menyukai keasrian dan kesederhaan. ia tidak melihat


tak


lama setelah ia sampai ia melihat veronika keluar rumah nya dengan berjalan


kaki di sepanjang trotoar. ia langsung menginjak gas dan memajukan kenndaraan


nya . menghampri veronika yang memakai baju kebesaran nya untuk menutupi tubuh


indah nya itu. denan memakai baju berwarna pink di padukan dengan celana jeans


yang terlihat tidak cocok untuk tubuh nya yang indah. rambut nya di kepang


rapih seperti jalur kereta api.


"butuh


tumpangan?" membuka kaca mobil dan benengok ke veronika yang berjalan


dnegan membawa buku dan tas kecil di tangan nya. veronika tidak memakai riasan


yang terlalu mecolok tapi masih terlihat cantik. kacamata yang menhalahi nya


membuat nya terlihatv seperti gadis polos yang sangat menggoda untuk di


lepaskan dari mata nya yang indah seperti samudra.


"tidak


aku bisa naik taksi " jawabnya terus berjalan di samping trotoar.


"ayolah,


sekalian aku juga mau pergi ke kampus, kita kan bisa barengan" ucap nya


dengan lembut


saat

__ADS_1


veronika keluar rumah ia merasa ada orang yang memperhatikannya. terlihta ada


sebuah mobil merha yang terparkir tidak jauh dari rumah nya. saat keluar ia


merasakan mobil itu mengikuti dan merasa sedikit takut. tapi saat ia mendengar


suara dari dalam mobil ia merasa tenang. ruoanya itu alex. entah apa yang di


lakukan nya saat ini. alex mengajak diri nya untuk pergi ke kampus bersama tapi


hati nya merasa gelisah sejah tadi pagi. ia tidak mgin mengambil resiko saat


ini. kareena ia tahu jesicca akan melakukan hal yang lebih brutal jika ia


mendekati alex secara terang-terangan. tapi akal nya memiliki pendapat yang


berbeda. kesempatan tidak datang dua kali, seorang anak konglomerat mengajak


seorang veronika untuk masuk ke dalam mobil merah nya. tadi ia tidak mengenali


mobil itu karena kemarin alex membawa nya dengan mobil mercedez berwarna hitam.


dan sekarang dia mengganti mobl nya dengan yang berwarna merah. sungguh


ironisdiri nya bahkan tidak keluarga nya memiliki mobil untuk. sedangkan


laki-laki di hadapan nya selalu berganti mobil seperti baju yang harus di ganti


setiap hari. hari ini ia akan datang terlambat jika menggunakan kendaraan umum


dan emmutuskan untuk menerima tawaran itu.


"baikhlah"


membuka pintu mobil dan duduk di sebelah nya.


di


sepanjang perjalanan k kampus kami membicarakan banyak hal tentang perkuliahan


merka membicarakan perkuliahan dan hal-hal kecil dalam kehidupan mereka. tapi


ada satu peetanyaan yang di ajukan alex padanya "ve kamu punya nama


panggilan gak ketika kamu kecil?" bertanya dengan wajah yang serius.


pertanyaan


pria itu yang tiba-tiba membuat jantung nya berdetak kencang dan membuat diri


nya terdiam sejenak untuk mencerna petanyaan itu. apakah ia harus jujur dengan


alex atau merahasiakan nya.


veronika


mengalihkan pembicaraan karena mereka sudah sampai di kampus.


"ehhh,


kita udah smapai" melihat ke depan dengan gugup dan memposisikan diri


untuk segera keluar dari mobil itu.


"maaf


yah, aku udah telat nanti kita ngobro lagi ajah?" ungkapanya langsing


keluar dan pergi menuju kampus.


jesicca


yang melihat veronika keluar dari mobil alex pun merasa geram.


"kenapa


gadis cupu itu bisa dekat dengan laex dan membuat alex melupakan janji nya


untuk menghabiskan waktu merka bersama.

__ADS_1


__ADS_2