PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU

PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU
MENCARI TAHU


__ADS_3

Setelah ia menahan diri untuk tidak menangis dan bersedih akhir nya ia menangis se jadi-jadi nya, air mata nya seperti aliran sungai yang tidak berhenti mengalir. Hati nya sangat rapuh. Mata nya yang sangat sembab. Alhir nya ia bisa sedikit tenang dan berpikir. Ibu nya dalam mimpi menyuruh nya untuk mencari sahabat nya yang sudah tidak di temui nya. Iya foto nya ada dilemari.


“iya, aku ingat foto nya ada di lemari” mendekati lemari dan membuka nya melihat-lihat apa ia menemukan apa yang di cari nya. Benar saja ia melihat sebuah foto di bawah pakaian ibu nya.


“ini dia” menambil foto lama itu dan merasa tidak asing dengan kedua Wanita yang ada dalam foto.


Ia memperhatikan foto itu dengan bai-baik. Keua Wanita dalam foto itu terlihat sangat cantik. Yang satu nya tentu ibu yang sering di lihat nya setiap hari dan satu lagi…..


“mungkinkah?”


Ia menggelengkan kepala tidak percaya denga napa yang dilihat nya. Pasti Cuma mirip sangka pada fot yang di lihat nya. Lalu di balik nya foto itu. alangkah terkejut nya ia melihat tulisan


My best friend in my life


Winda and mary memory


Ia tidak bisa menyangkal lagi apa yang dilihat nya dalam tulisan itu, itu memang ibu mary pemilik restoran tempat nya bekerja. Kennapa dunia bisa terasa sangat sempit. Ia bingung harus melakukan apa. Mengatakan yang sebenar nya pada ibu mary atau menyimpan nya dan menjadikan nya raahasia. Ia tidaka ingin di jodohkan.


“ibu bilang perjodohan” ucap nya pada diri sendiri


 Ini bukan tahu 90an dimana anak akan menerima perjodohan tapi ia berjanji pada sang ibu untuk melakukan apa pun. Tapi bukan nya ibu bilang jika sahabat nya itu bersedia. Tentu ibu mary tak akan bersedia jika anak nya itu do jodohkan dengan gadis seperi dia yang tidak memilki apa-apa. Dia hanya harus menjlankan perintah ibu nya. Setelah itu ibu nya akan sadar. Dan hidup Bersama lagi. Ia melupakan beberpa part dalam mimpi nyayang berusah ia ingat sedikit-sedikit.


“mungkin ini petunjuk dari ibu nya yang rindu dengan sahabat yang sudah lama tidak bertemu” sangka nya dalam hati.


Ia lupa seharusnya ia tidak ketidran semalam dan langsung pergi kerumah sakit. Tapi sudah lah hari sudah pagi dan ini hari sabtu ia harus segera mepersiapkan diri untuk pergi ke kampus karena hari ini ia memilki kelas pagi lalu pergi bekerja. Tapi sebelum pergi tentu nya ia harus mandi.


“iyuuuuu” mengendus bau tubuh nya yang belum mandi setelah pulang kerja karena kelelahan.


“aku harus mandi” langsung pergi ke kamar mandi dan mengambil anduk.


Setelah selesai mandi dan bersiap dengan perlengkpan nya dan tidak lupa mengambil foto yang telah di temukan nya tadi untuk di masukan dlam tas. Ia pergi ke rumah sakit untuk menaruh semua perlengkapan ibu nya.


“selamat pagi bu” ucap nya dengan Bahagia pada sang ibu yang terbaring di ranjang rumah sakit.


“maaf kemarin aku gak di sini.” Ucap nya dengan mencium pipi sang ibu.”makasih yah bu udah mampir di mimpi ku semlam “


Veronika melihat wajah sang ibu semkin kurus karena hanya di beri vitamin untuk mengganti makanan.


“ibu yang kuat aku alkan temuin ibu sama sahabat ibu” ucap veronika di telinga sang ibu.


“vivi sayang ibu” Kembali mecium kening ibu nya.


Rasa nya aneh ia sudah lama tidak mendengar kata vivi lagi. Tapi ibu sangat menyukai panggilan itu Ketika kecil. Jadi ia berusaha untuk merangsang otak ibu nya untuk bisa merespopn apa yang terjadi di luar. Ia juga ter ingat alecx yang sangat ingin mencari vivi, bukan nya ia tidak suka ia hanya tidak ingin orang henya menyukai nya karena masa lalu tapi ia ingin orang menyukai nya oleh apa ada nya dia saat ini.


Stelah dari rumah sakit ia pergi ke kampus unutk menyelesaikan tugas-tuga s dari dosen. Ia bahkan tidak sempat untuk sarapan atau puan memikirkan tentang hal lain. Sekarang yang ada di pikiran nya adalah ibu, ibu.dan ibu.

__ADS_1


“krkrrrr” suara dari perut veronika seolah manggil nya untuk Kembali di isi.


Ia pergi ke kantin untuk membeli sesuatu untuk di makan. Di jalan ia melihat laki-laki yang pernah membuat jantung nya berdebar. Alex sudirjo. Pria itu sednag Bersama teman-teman nya mengobrolkan sesuatu dan tentu saja ada sosok Wanita yang di benci nya jesicca yang memakai baju seksi untuk memikat perhatian para pria. Dan tentu saja itu berhasil.


Perut nya Kembali berbunyi dan meminta untuk di isi. Ia memalingkan pandangan nya dari alecx sebelum alex melihat ke arah nya.


“veronika” memanggil veronika degan mengangkat tangan nya seolah memberi tanda dia ada disitu.


“sorry bro, gua ada urusan sebentar” langsung pergi dan mengejar veronika yang pergi ke kanti sekolah.


Jesicca yang meilhat hal itu merasa jengkel. Bukan kah ia sudah sanagt cantik dan seksi. Kenpa alex masih saja tidak memperhatikan nya.


“dasar cewek genit, kampungan, pura-pura kabur pas udah ngeliat alexx” ucap nya dengan nada sinis yang menggambarkan kebencian.”liat ajah senebtar lagi loh nangis darah veronika” menegpalakan tangan nya dengan kuat sampai tidak sadar itu membuat tangan nya mengeluarkan darah.


“jess ada darah di tangan loh” teman jesicca melihat darah dengn ngeri.


“ayo kita ke uks” ajak nya.


Sementara alex terus mengikuti veronika kea rah kantin tapi ia berhenti setelah melihat kedekatan steffy dengan andre yang terlihat sangat dekat dan pasti nya kan membuat orang mudah salah pahan dengan melihat pemandangan itu. alex melihat senyum di wajah veronika Ketika berbicara dengan andre. Dan ia juga bisa melihat mata andre yang begitu terpesona dengan Wanita di depan nya.


“aku terlambat” ucap nya langsung mundur dan berbalik ke belakang.


Veronika tdak sengja bertemu andre di kampus. Andre yang melihat veronika di kantin langsung mengjak ia untuk duduk Bersama andre. Tentu ia tidak bisa menolak ajakan teman nya yang sudah di anggap nya seperti kakak dan langsung bergabung.


“duduk fy” mempersilahkan duduk. “ kamu mau makan apa?”


“aku udah pesen kok, esen baso tadi” lansung meberikan pernyataan karena ia tahu pasti kak andre akan mentraktirnya makan kalau tidak melakukan hal itu. sudah putus urat malu nya lkalau terus-terusan di traktir.


Mereka makan dengan lahap dan petanyaan ringan seputar kampus. Hingga veronika berbicara tentang bu mary.


“kak aku mau tanya?” menhentikan makan nya sebentar


“boleh”


“ini tentang bu mary”


“oh tante mary” sambil memasukan makanan ke mulut nya”mau tanya apa”


“kalau anak nya bu mary itu kayak gimana”


“anak nya bu mary, kamu belum tahu kak” menggelengkan kepala “ aku kan baru disana”


Andre tertawa kecil “ anak bu mary itu bandel banget, kamu udah kenal kok” ucap nya santai.


“siapa?” penasaran.

__ADS_1


“namanyaa………” tiba-tiba teman andre datang seblum andre melanjutkan ucapan nya.


“hai bro… “ uccap salah teman andre


Veronika yang merasa tidak enak dengan tema-teman andre langsung pergi dengan alas an akan segera pergi bekerja karena memang sekarang menujukan pukul 12 lewat. Ia seharus nya sudah berangkat dari tadi. Ia kan masih pegawai baru.


“kak aku pamit dulu”


“mau kemana kamu dek “ salah satu teman andre mencoba menhan nya.


“maaf kaka da urusan” dengan wajah tidak enak


Andr malihat jam nya ia mengerti veronika harus pergi bekerja. Jadi ia membuat teman nya mengerti dan membiarkan veronika untuk pergi.


“ya udah pergi aja fy, temen ku ini memang begitu” melihat kea rah teman nya dengan melotot.


Temen nya yang melihat hal itu hanya bisa tertawa melihat sahabat nya ternyata sudah memilki seorang Wanita. Biasa nya andre tidak merespon apapun yang di lakukan nya pada Wanita. Tapi ini ada rasa melindungi yang di rasakan sahabat nya.


“cieeee” dengan nada mengejek.


Veronika tidak peduli denga napa yang di katakana teman andre. Ia hanya harus segera ke restoran untuk bekerja. Ia tidak ingin terlambat. Ia manaiki ojek agar cepat sampai di restoran. Setelah sampai ia langsung mengganti baju dan bersiap untuk bekerja seperti biasa.


Sebelum bekerja ia ingin menanyakan pada bu mary tentang kebenaran foto itu.’


Ia mengetuk pintu dengan perlahan. Dan menuggu jawaban dari dalam.


“masuk” suara dari dalam ruangan.


Veronika memasuki ruangan dengan ragu dan membawa sebuah foto using yang terlihat sudah lama di tangan nya,


“ada apa veronika, ada hal yang ingin kau tanyakan tentang pekerjaan” melihat kea rah veronika sedangkan tangan nya masih memegang kertas laporan yang banyak.


“maaf bu saya mengganggu, tapi kalu ibu merasa sibuk saya akan ke sini lagi nanti”


“tidak ko, kamu ingin tanya apa?” menutup kertas laporan di tangan nya dan memberikan isyarat dengan tangan nya untuk duduk.


Bersambung,


Selamat datang jangan lupa vote , tulis review dikolom


komentar, agar bulan maret rajin ngetik. Hehe.


Salam hangat buat reader yang udah nyempetin baca.


Yuk mulai rajin baca, Terima kasih author

__ADS_1


__ADS_2