PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU

PEMBALASAN DENDAM GADIS LUGU
pura-pura


__ADS_3

Tidak lama ia di panggil untuk ke ruang ibu mary. Ia merasa gugup karena sedari tadi ia masih belum melihat anak ibu mary keluar dari ruanagn itu.


“buruan sana kamu di panggil ke ruangan ibu mary” ucap viona dengan cepat.


veronika pun masuk dengan perlahan. Ia sempat mendengar perdebatan antara ibu dan anak itu. pasti ini maslah tenttang perjodohan ini. Veronika tahu tak akan mudah untuk seorang anak yang hidup di jaman ini untuk menerima perjodohan mereka menginginkan kebebasan. Ia menghela nafas seblum akhir nya masuk dan seketika perdebatan itu berhenti.


Ia pun terkejut dengan pria yang ada di depan nya begitu pun sebalik nya. Merka semua yang ada di ruangan itu terdiam sejenak sebelum ada suara yang memecah keheningan di antara mereka.


“kenalin nak ini veronika putri dari sahabat mamah yang mamah bilang barusan” melihat ke arah pria yang mematung itu. “dan kenalin veronika ini alex putra saya, ayo dong salaman”


Veronika bingung dengan apa yang terjadi pada diri nya. ia gugup dengan keadaan nya dan langsung mengangkat tangan nya untuk bersalaman.


“halo veronika” mengucapkan nya dengan kikuk, merasa aneh harus berkenlan dengan dengan orang yang sudah di kenal.


“halo veronika kenap kamu disini” ucp nya dengan gugup pula.


“ternyata kalian sudah kenal, bagus kalu begitu” ucap nya dengan Bahagia.


“tapi…. tante…”


“apa lagi sayang, putra tante udah setuju kayak nya”


Veronika menengok kea rah alex yang memegang kepala nya yang tidak gatal dan tersenum aneh. Ia harus berbicara dengan alex secara pribadi.


“maaf tante saya bisa bicara sama alex sebentar gak?”


“oh tentu…. Lama juga boleh “ tersenyum nakal


Veronika langsung menarik tangan alex untuk berbicara.


“lex yang bener ajah, kamu serius setuju dengan perjodohan ini” tanya veronika penasaran.


“ini ikan perintah fy” ucap alex denagn datar.

__ADS_1


Alex seblum melihat veronika yang masuk kedalam, awal nya sangat menolak perjodohan ini. Ia tidak mau di jodohkan dengan orang yang bahkan tidak di kenal nya, tapi rupa nya takdir berpihak pada nya ia bisa mendekati veronika dengan bantuan tajdir. Perjodohan ini sangat menguntungkan nya untuk bisa lebih dekat denga veronika.


“kamu kan tahu ini janji yang di ucap dua keluarga dan kamu tahu ibu kamu gak akan bisa tenang sebelum melihat kamu di jaga sama orang yang tepat”


“aku tahu ini perjanjian dua keluarga, tapi kamu mikirin masa depan kita gak?” dengan nada pelan agar tidak terdengar tante mary.


“yah kamu tetep kuliah dan aku kuliah bedanya kamu ada yang melindungi” jawab nya tegas


“kamu harus nya bersyukur, kamu akan mempunyai keluarga baru.”


“really?” dengan rasa penasran pada alex


“aku juga gak tahu, tiba-tida ibu ku memberi tahu kalau kit aitu di jodoh kan veronika.” Ungkap alex.


“terus kita harus gimana?” tanya veronika pada alex. Alex tidak mungkin menerma perjodohan ini. Pikir nya.


“yah kita jalanin ajah dulu” saran nya dengan santai.


“kamu gila ya lex” ucpa veronika denga sedikit penekanan di sana,


Veronika memikirkan Kembali saran dari alex, memang saat ini ia membutuhkan bantuan. Tapi apakah ja harus dengan berpura-pura. Bukan kah ini agak keterlaluan. Pikir nya dalam hati. Tapi veronika tidak memilki pilihan, ini adlah pilihan yang terbaik.


“oke, kita pura-pura yah” ucap veronika pada alex ragu-ragu.


“kenapa kalian ngobrol nya berbisik-bisik.” Tanya ibu mary dengan sengaja meninggikan suara nya untuk didengar.


Mereka berdua langsung berbalik dan saling tatp menatap untuk menyalahkan.


“ya udah karena kalian udah salaing kenal. Dan tahu kenapa kalian berdua bertemu. Mamah oikir kita harus segera mamajukan acara persmian kalian.


“apa?” natasya dan alex berteriak Bersama dan memberi respon terkejut samapai sampai mata mereka hamper keluar. Peresmian, baru saja di jodohkan sudah di resmikan, apakah itu tidak terburu-buru? Tanya veronika dalam hati.


“tante maaf kayak nya kita perlu pengenalan lagi deh, kan kemarin kita hanya kenal sebagai teman” saran veronika berbicara dengan hati-hati agar tidak terkesan menolak.

__ADS_1


Alex sebenarnya ingin menerima nya sja kan dia memang sudah suka pada veronika tapi dia juga harus memberi kesan menolak agar bisa semakin dekat dengan veronika.


“iya mah kita kan baru kenal nya juga” sambil memberi penjelasan pada mamah nya. “mamah kan tahu kami masih muda, jadi ahrus ada sedikit penyesuain kan?” saran alex dengan lembut untuk membujuk.


“kalian benar juga, kalau gitu tante kasih waktu 1 bulan yah untuk kalian salaing mengnal lebih dekat lagi” ucap mary dengan semangat.


ia senang karena perjodohan putra nya bisa terjadi. Apalagi ia sudah mengenal veronika yang memilki sifat yang sangat baik dan bertanggung jawab. Ia selalu mengingat jasa ibu nya veronika bagi diri nyahingga saat ini yang tak akan pernah bisa di lupakan.


 Kalau gitu mamah akan persiapkan acara nge date kalian yah.


“ayo la mah,  kami kan sudah besar” ucap alex yang tidak mau masalah pribadi nya di atur oleh ibu nya.


“iya yah” ucap mary dengan malu. Ia terlalu antusias mendengar merka akan pergi berkencan.


“kalau begitu veronika mau kerja lagi yah” ucap veronika ingin menghindar dari percakapan ini, karena mau.


“fy, nanti aku kasih tahu yah alamat nya lewat wa.” Ucap alex pada veronika.


Veronika mengguk tanda meng iyakan ajakan alex.


“dasar anak muda” ucap mary denagn tersenyum bahagua.


“ya udah mah, ini urusan anak muda” ucap alex pada mamah nya yang mengomel. Alex merasa begitu senag ternyata veronika adalah anak yang selau di ceritakan oleh mamah nya. ternyata takdir membantu nya untuk bisa Bersama dengan veronika.


“terimakasih tuhan kau telah memberi jlan untuk kisah cinta ku dimulai” ucap alex dengan bahaagia.


Sedangkan sterfy tidak bisa konsen denganpekerjaan nya karena memikirkan kejadian barusan. Alex adalah laki-laki yang kan di jodohkan dengan nya. pasntas saja ia merasa tidak asing dengan wajah tante mary. Rupa nya mereka adalah ibu dan anak.


“fy kamu kenapa?” tanya viona karena merasa aneh dengan tingkah veronika yang tidak seperti biasanya setelah keluar dari ruangan ibu mary,


“kamu ada masalah?” tanya nya dengan penuh perhatian.


“nggak kok, akau Cuma gak enak badan” ungkap veronika untuk membuat viona percaya.

__ADS_1


“oh begitu, istirahat sebentar sana. Nati kamu pingsan.” Ucap viona sambil mengambil lap yang ada di tangan veronika.


__ADS_2