
alex masih memikirkan kejadian tadi pagi. kenapa jesicca menjadi begitu tidak terkontrol? apakah jesicca mengalami suat trauma atau gangguan jiwa. tapi selam alex mengenal jesicca semua normal-normal saja. kenap sekarang sikap jesicca berubah? begitu banyak perta nyaan yang ia ajukan tapi ia takut itu akan memperburuk mental jesicca yang terlihat bermasalah.
apa yang harus ia lakukan. tanya nya pada diri sendiri.
"oh iya aku kan bisa bertanya pada orang tua jesicca " membuka telepon untuk menghubungii keluarga jesicca. tapi sebelum ia selesai menelepon ada suara teriakan yang mamnggil nama alex dan memintanya keluar.
"Alex Alex Kenapa kamu belum keluar" Teriak Jessica di luar pintu toilet pria.
alex Merasa tidak nyaman dengan kelakuan Jessica yang begitu memalukan. tapi ia harus segera mengakhiri teriakan itu dan cepat keluar karena takut orang lain akan terganggu dengan kehadiran Jessica di toilet pria.
Jessica kau membuatku malu gerutunya dalam hati sambil berlari keluar pintu dan langsung menarik tangan Jessica untuk pergi secepat mungkin dari kamar mandi pria tersebut Alex tidak mampu untuk melihat tatapan aneh dari orang orang di sekitarnya
" Jessica kenapa Kenapa kamu berteriak di toilet laki-laki tadi?” Melihat kearah Jessica dengan kesal. "kamu gak merasa malu?"
"kenapa harus aku kan cuma mau manggil kamu? "ucapnya dengan nada yang datar
Jessie merasa ketika mengambil Perhatian Alex. iya tidak akan peduli anggapan orang lain dan t asalkan selalu Alex selalu disampingnya ia tidak masalah dengan itu
"Maaf, aku cuma takut kamu pergi dan tak kembali lagi" pucat sambil kan wajah sedih. "kamu kemarin nggak nepatin janji titik jadi aku langsung pergi aja ke toilet untuk memastikan kamu tidak pergi "
" tapi aku udah minta maaf lagi pula itu pertama kalinya aku bohong sama kamu "ujarnya sambil melihat Jessica dengan kesel" aku malu banget tau enggak sih? ".
"Ya udah jangan dengar omongan orang aja kamu kan janji hari ini kita akan ngelakuin apa yang aku suka. oke? “ Memegang tangan Alex dengan manja dan tatapan memohon.
__ADS_1
elek tidak marah lebih lama setelah melihat Jessica yang memohon padanya. walaupun ia merasa jengkel tapi ini adalah janjinya Janji yang harus ditepati titik iya diajarkan oleh orang tuanya untuk menjadi orang yang menepati janji dan bertanggung jawab atas apa yang ia katakan
sementara veronika Mengikuti kelas siang untuk kuliahnya tapi ia tidak bisa fokus pada pelajaran yang diberikan oleh dosen ia merasa ia tidak bisa fokus karena memikirkan kesehatan ibunya di rumah sakit dan bagaimana cara ia bisa menghasilkan uang untuk bisa bertahan hidup tiba-tiba sang dosen bertanya padanya
"veronika coba Jawab wap pertanyaan ini “ sang dosen Bertanya pada veronika yang sedari tadi melamun
"ya " dengan gugop dan berdegup kencang Ketika ditanya oleh dosen dia bahkan tidak tahu apa pertanyaan yang diajukan sang dosen bagaimana ia menjawabnya? ia bingung harus menjawab apa apa?
" "maaf Pak, Bisa ulangi pertanyaannya nya ? " memperlihatkan muka tenang.
"kamu tidak memperhatikan .Tadi saya sudah bilang kalau misalkan anda tidak mau mengikuti kelas saya silakan keluar "bentaknya dengan keras.
“ maaf maaf Saya tidak akan mengulanginya lagi" memohon untuk diberi keringanan. ia medapatkan perhatian dai semua teman kelas nya yang menatap nya dengan mata heran. biasanya veronika selalu fokus dan bisa menjawab semua pertanyaan dari dosen. tapi hari ini semua pengetahuan ya tiba-tiba hilang.
Merasa lega karena telah diberi kesempatan untuk masih bisa menghadiri kelas itu ya lupa dosen yang sekarang mengajarnya terkenal sangat galak dan kompetensi. biasanya sang dosen akan langsung mengeluarkan siswa dari kelasnya jika si dosen tidak menyukainya tapi dia beruntung Mungkin Sang Dosen sedang bagus. Dia mencoba untuk fokus sekali lagi ada pelajarannya walaupun itu terasa sulit tapi ia berhasil melewati kelas itu dengan selamat.
Iya keluar dari kelas dengan lemas memikirkan beban hidupnya yang semakin berat tapi ia harus kuat karena ibunya membutuhkannya saat ini dia tidak bisa terus bergantung pada orang lain. tiba-tiba kakak kelasnya Andre mendatanginya dan memukul pundaknya
"veronika " "ucap dengan semangat. "hari ini ini ke Andre mau jenguk ibu kamu boleh nggak? "
" tentu, semakin banyak yang menjenguk tentu itu akan semakin baik untuk kondisi ibuku "tapi tersenyum pada Andre
"tapi kayaknya nggak bisa hari ini kak soalnya aku mau cari kerja" ucap Steffy.
__ADS_1
"tanda cari tanda kerja? "merasa heran" kamu kan masih kuliah kenapa cari kerja "
" aku Butuh biaya ya untuk pengobatan Ibuku dan juga pendidikan koma-koma aku nggak bisa nggak ngelakuin apa-apa sedangkan ibuku ku terbaring di rumah sakit "tersenyum paksa dan mencoba menghibur diri sendiri.
tanda sendiri." terus kamu udah dapat pekerjaan nya belum? "
“ belum kak , ternyata nyari kerjaan susah ya? "
" kamu enggak kerja di Resto warga sudirejo? "
"Serius Kak?" menunjukkan wajah bahagia
tapi merasa sangat bahagia ketika mendengar pekerjaan yang ditawarkan oleh Andre padanya. walaupun hanya sebagai seorang pelayan tapi itu bisa membantu ekonominya saat ini ia harus berjuang sendiri Iya ya harus menjadi wanita Mandiri dan tangguh terlepas dengan apa yang terjadi pada dirinya yakin pasti ada hikmah dibalik semua itu.
veronika mengikuti Andre dari belakang dan mereka naik motor bersama menuju Resto keluarga sudirejo. ia merasa tidak enak pada andre yang sellau menolong nya . dia bagai penyelamat nya ketika menemui jalan buntu. walaupun belum lama kenal tapi andre begitu perhatian. ia merapihkan rambut nya yang terkena angin karena menaiki motor. benar kata orang tuhan tidak pernah tidur. dia pasti meolong orang yang seallu berharap pada nya. sebenar nya tadi steefy ingin menemui alex sebantar untuk mengajak nya makan sebagai tanda terima kasih karena telah menolong nya waktu itu. tapi karena alex tidak ada ya sudahlain waktu saja. sebenar nya ia mulai menyukai alex tapi melihat keadaan nya yang seperti ini ia mengurungkan niat nya. ada yang lebih penting yang harus dipikirkan dari pada hanya sekedar asmara. taruhan antara hidup dan mati ada di tangan nya.
"fy" teriak dari depan dengan suara berat menyadarkan steefy dari pikiran nya sendiri, " kamu kenapa?"
"nggak kok, ngak papah" menjawab dengan cepat.
"bener?" mengencangkan suara nya takut tidak terdengar karean beradu dengan suara angin.
"iya kak, liat jalan ajah sana" ucap veronika mengalihkan perhatian andre.
__ADS_1