
"maaf non den alex nya gak ada," ucap siti polos.
"terus dimana?" kurang tahu itu mah. " setahu saya setelah acara pernikahan den alex si aden belum pulang"
"apa?" jesicca begitu terkejut dengan perkataan bi siti.
"gak mungkin bi, kok saya gak tahu yah?" jesicca berusaha menyangkal kenyataan yang ada di depan mata nya. muka nya telah berubah menjadi merah padam karena marah..
sungguh aneh bukan kah alex akan pulang dan menemui ibu nya. tapi alex malah tidak ada.
"saya rasa si aden alex sedang berada di rumah istriĀ nya deh"
"siapa?" tanya jesicca dengan wajah yang menahan amarah.
"siapa yah" mencoba mengingat nama itu. " nama nya ve...ver."
"veronika" tambah jesicca dengan reflexs.
__ADS_1
" iya itu" jawab bi siti antusias.
jesicca sangat terkejut mendengar berita itu. tidak mungkin alex melakukan hal itu pada nya. ia sudah begitu terobsesi dengan alex. alex lah yang selama ini selalu ada disamping nya menemani setiap langkah di hidup nya. alex lah alasan nya bertahan hingga saat ini. gadis itu membuat masalah yang tidak pernah di sangka oleh jesiiccaa.
"tidak mungkin" menunjukan ekspresi marah dan kembali ke mobil nya.
sedangkan alex yang baru pulang kuliah begitu menrindukan istri nya yang berada di rumah. sebenar nya ia ingin membawa veronika ke rumah orang tua nya tapi karena kondisi veronika yang kurang stabi ia memutuskan untuk menunda nya.
"fy kamu dimana?" ucap alex sambil mencari keberaaan veronika yang masih tidak terlihat.
"liat nih aku, udah bawa makanan buat kamu, kita makan bareng yah" ucap alex sambil memperlihat kan makanan yang di bawa nya. "ini keliatan nya enak deh"
"tapi aku udah kenyang lex, aku kan baru sana udah makan di kafe yang aku datengin" ucap veronika.
alex langsung merasa sedih ternyata veronika tidak menyukai makanan yang ia bawa. ia pergi ke meja makan untuk memakan makanan itu sendiri.
veronika yang merasa tidak enak dengan apa yang baru ia lakukan langsung mendekati alex dan didik di sebelah alex yang terlihat sedih.
__ADS_1
"aku... aku minta maaf lex" ucap veronika tidak enak pada alex.
"kenapa kamu minta maaf" ucap alex cemberut sambil memakan makanan nya sendri.
"aku tahu kamu marah" ucpa veronika sambil menghembuskan nafas berat nya. "aku tahu kamu membeli makanan kesukaan ku, tapi aku sudah kenyang"
alex terlihat bersedih mendengar kata sari veronica . ia hanya ingin memberi kejutan.
veronica yang melihat perubahan pada alex langsung merasa bersalah.
''maaf seharus nya aku....'' veronica langsung mengambil makanan yang masih di bungkus itu.''aku makan yah'' langsung duduk di kursi dan melahap makanan yang di bawa alex.
alex langsung tersenyum melihat veronica memakan makanan yang di bawa nya. ia tak tahu kenapa ingin selalu membuat veronica bahagia. walaupun ini semua karena perjodohan yang di rencanakan ibu nya tapi ia sangat bahagia.
sementara jesicca yang berada di rumah nya terlihat sangat sangat marah. ia melempar barang yang ada di kamar nya. ''alex..... kenapa elo ngelakuin ini semua sama gue.'' terus berteriak di kamar uang ia kunci.
lalu ia mengambil foto alex yang sedang berfoto bersama jesicca. ''kamu milik ku alex.. cuma milik ku'' ucap jesicca sambil memeluk foto itu dengan ambisi yang kuat.
__ADS_1