Pembalasan Ratu Ular

Pembalasan Ratu Ular
Selalu Mawas Diri


__ADS_3

Perjalanan hidup Mala di dalam alam manusia ternyata begitu panjang. Sejak ia memutuskan untuk menerima Radit sebagai suaminya.


Di alam manusia pun ia masih saja di kejar oleh banyak musuh dari alam lain yang mengincar akan tahta Ular beserta mutiara ularnya. Seperti saat ini yang sedang ia alam, dimana ia terus saja di kejar oleh Mamah Ani ibu kandung dari Vikri, yakni cinta pertamanya yang telah membuat dirinya harus berada di alam manusia hanya karena balas dendam.


"Mala, kamu jangan merasa menang dulu ya? karena aku tidak akan mundur sebelum mendapatkan apa yang aku inginkan darimu!" ucap lantang Mamah Ani.


'Hem, masih saja keras kepala ingin melawanku hah? kamu ini bukan apa-apa bagiku, karena sudah terbukti kan? selalu saja kamu kalah pada saat melawanku, jadi percuma saja jika kamu terus melanjutkan usahamu untuk melawanku. Apa kamu ingin maru konyol dan sia-sia saja?" ejek Mala.

__ADS_1


Dia sama sekali tidak gentar dengan siapapun, termasuk dengan, Mamah Ani. Ia siap melawan musuh yang menghadang di depannya tanpa ada rasa takut sama sekali.


Mendengar ejekan dari Mala, membuat darah Mamah Ani merasa mendidih..Dan tiba-tiba ia berubah menjadi ular berkepala manusia. Tetapi Mala lebih hebat, ia berubah menjadi ular berkepala manusia, juga berkepala lima kepala ular yang sangat besar.


Mamah Ani kaget dibuatnya melihat sosok Mala yang tidak seperti biasanya. Yang ia tahu Mala hanya bisa berubah bentuk menjadi seperti dirinya saja.


Setelah melihat perubahan pada Mala, tiba-tiba Mamah Ani menjadi gentar. Ia pun kembali merubah wujudnya menjadi seorang manusia.

__ADS_1


"Astaga, jika begini caranya aku tidak akan mungkin melawan Mala secara langsung. Pasti aku akan kalah telak dengan serbuan lima ular besar yang ada di belakang Mala. Aku harus melawannya dengan. tipu daya. Bukan dengan kekuatan. Dan aku harus melawan melalui orang-orang di sekitarnya yang ia sayangi," batin Mamah Ani.


Setelah di dalam hatinya berpikir seperti itu, ia pun menghilang dari hadapan Mala tanpa pamit sama sekali. Ia malu sekali karena sudah menantangnya tetapi ternyata ia tidak akan bisa melawan Mala dalam wujud ular.


Mala pun tahu jika perginya Mamah Ani bukannya menyerah untuk selamanya. Tetapi ia sedang mencari rencana yang baru untuk bisa mengalahkan dirinya.


"Aku rasa saat ini Mamah Ani sedang memikirkan cara untuk bisa melawanku lagi. Dia kan wanita ular yang sangat licik. Dia tak kan mampu melawanku dengan kekuatan dirinya, tetapi dia akan melawanku dengan akalnya yang sangat licik. Sayangnya aku sama sekali tidak tahu apa rencana jahat berikutnya yang adadi otaknya," batin Mala.

__ADS_1


Mala pun akan lebih mawas diri karena setiap saat ia bisa di serang oleh, Mamah Ani. Mamah Ani pintar sekali meminta bantuan dari bangsa lain, seperri waktu itu meminta tolong pada burung pemakan bangkai, tetapi udahanya gagal. Kini burung pemakan bangkai sudah tidak bersedia lagi membantu dirinya.


__ADS_2