Pembantu Pengganti Istriku Yang Koma

Pembantu Pengganti Istriku Yang Koma
Part 10


__ADS_3

Seminggu kemudian..


Ketika Damian dan keluarga sedang sarapan bersama.Tiba-tiba bi Imah datang menghampiri mereka.


"Maaf nyonya,ada tamu datang mencari nyonya." ujar bi Imah memberitahu Ajeng.


"Siapa bi??"tanya Ajeng penasaran.


"Saya kurang nyonya..Saya tidak kenal..tapi kenal nyonya." jawab bi Imah.


"Oh ya sudah,saya akan kesitu." jawab Ajeng langsung beranjak bangkit dan menghampiri tamu yang datang.


Damian dan Clara pun tetap menikmati sarapan paginya.


Tidak berapa lama Ajeng pun kembali bersama seseorang.


"Clara perkenalkan dia adalah Sekar..orang yang sudah menolong ibu waktu itu,ibu sudah pernah ceritakan??dan kakak mu pun sudah tahu." sahut Ajeng memperkenalkan Sekar pada Clara.


Seketika membuat Damian langsung menoleh terkejut dengan kedatangan Sekar.Sementara Clara hanya tersenyum ramah saat melihat Sekar.

__ADS_1


"Selamat pagi tuan,nona Clara." sapa Sekar tersenyum.


"Sekar datang kesini,atas undangan ibu ..dan ibu juga mau memberitahu kalian jika mulai hari ini Sekar akan bekerja di rumah kita sebagai asisten rumah tangga sekaligus bisa membantu pekerjaan bi Imah." ucap Ajeng memberitahukan pada Damian dan Clara.


Sontak membuat Damian kembali terkejut dan langsung beranjak bangkit.


"Ibu,aku perlu bicara padamu." sahut Damian langsung meninggalkan mereka menuju halaman belakang.


"Sekar,kau tunggu dulu disini ya,Clara temani Sekar sebentar ya." ucap Ajeng pada Sekar dan Clara.


"Baik nyonya." jawab Sekar mengangguk.


Ajeng pun langsung mengikuti Damian dari belakang.


"Terima kasih nona,biar saya berdiri saja..saya tidak pantas duduk bersama nona." jawab Sekar menolak secara sungkan.


"Tidak apa-apa..sini duduk." ujar Clara masih menyuruhnya.


Sekar pun tersenyum dan mengangguk,menuruti permintaan Clara.

__ADS_1


*


*


"Ada apa Damian??apa yang ingin kau bicarakan??" tanya Ajeng.


Damian pun menarik nafas panjang dan menoleh kearah ibunya.


"Apa maksudnya ini??kenapa tiba-tiba ibu menyuruhnya kerja disini??bukankah di rumah ini kita sudah ada bi Imah??"tanya Damian ingin tahu.


"Tidak ada maksud apa-apa..ibu hanya ingin membalas jasa Sekar karena sudah menolong ibu..tidak asa salahnya ibu memberinya pekerjaan,kebetulan dia juga sedang mencari pekerjaan."jawab Ajeng menjelaskan.


"Ya..tapi tidak harus disini..kenapa hal ini ibu tidak bicarakan dulu padaku??kita tidak perlu menambah pembantu di rumah ini,karena bi Imah saja sudah cukup."jawab Damian protes.


"Memang apa salahnya?justru ibu kasihan pada bi Imah jika harus semua pekerjaan rumah sendiri..Istrimu sekarang sudah koma,tidak ada yang bisa membantu bi Imah lagi..Jadi apa yang ibu lakukan juga untuk bi Imah agar ada yang membantunya.. dan hal ini ibu tidak perlu membicarakan nya padamu,karena di rumah ini ibu yang punya peranan.." jelas Ajeng panjang lebar.


"Tapi aku tidak setuju jika gadis itu yang harus kerja disini,lebih baik ibu tawarkan saja kerjaan yang lain jangan di rumah ini.."ucap Damian masih protes.


"Sebenarnya ada apa denganmu??kenapa sepertinya kau tidak suka dengan Sekar??dia gadis yang baik,ibu hanya ingin membalas kebaikannya dengan bekerja di rumah kita,itu saja..Jangan terlalu mencurigai Sekar kalau kau tidak tahu apa-apa tentangnya.." ujar Ajeng dengan tegas.

__ADS_1


Damian kembali menarik nafas panjang.


"Baik,lakukan saja apa mau mu bu..asal jangan biarkan dia masuk ke kamar ku..dan jangan sampai membuatmu menyesal,membiarkan orang asing bekerja di rumah kita hanya karena 1 kebaikan yang dilakukannya.. apa ibu tidak pernah berpikir tentang orang yang memiliki niat modus??" kata Damian memberi peringatan dan langsung pergi meninggalkan Ajeng.


__ADS_2