Pembantu Pengganti Istriku Yang Koma

Pembantu Pengganti Istriku Yang Koma
Part 31


__ADS_3

Damian yang sedang dalam perjalanan pulang,tanpa sengaja melihat Sekar sedang berada Di suatu tempat.Sesaat ia menghentikan laju mobilnya dan memperhatikan Sekar bersama seseorang yang tidak asing baginya.


Bukankah itu..' batin Damian terheran melihat Sekar bersama seseorang.


Tiba di rumah,Ajeng langsung membuka pintu.Mengira Sekar yang sudah pulang,tapi ternyata Damian.Membuat tatapan Ajeng langsung datar.


"Oh..ibu pikir Sekar yang sudah pulang." sahut Ajeng dengan cuek.


Damian hanya diam sambil menatap dingin ibunya.


Damian pun berjalan melalui Ajeng dan bersikap acuh.Seolah tidak ingin menyapa atau bicara pada Ajeng.


"Tunggu Damian." sahut Ajeng.


Damian pun menghentikan langkahnya tanpa menoleh.


"Apa tidak ada sesuatu yang ingin kau katakan??" tanya Ajeng yang menunggu bagaimana tanggapan Damian,jika Nurmala menegur Damian tentang rahasianya selama ini.


"Tidak." jawab Damian singkat dan langsung menuju kamarnya.

__ADS_1


Ajeng hanya melihat dengan heran.


Kenapa Damian tidak ada tanggapan??apa Nurmala tidak mengatakan apa pun dengan Damian??' batin Ajeng yang penasaran.


Tidak lama Damian masuk kamar,Sekar pun pulang.Membuat Ajeng langsung menyapa Sekar.


"Sekar,kau dari mana saja??ibu tidak melihat mu saat ibu pulang tadi." tanya Ajeng penasaran.


"Ah..maaf bu,tadi aku pergi mencari udara segar..rasanya aku sedikit bosan." jawab Sekar.


"Begitu..maaf ya,sejak kau menikah dengan Damian kau belum pernah diajak kemana pun ." ujar Ajeng yang justru merasa tidak enak pada Sekar.


"Tidak apa-apa bu,aku mengerti." jawab Sekar hanya tersenyum.


Sekar mengangguk dan meninggalkan Ajeng.


Malamnya..


Ajeng menemui Sekar yang berada di kamar nya.

__ADS_1


"Sekar,ada sesuatu yang ibu ingin katakan padamu." kata Ajeng.


"Tentang apa bu??" tanya Sekar penasaran.


"Ibu sudah memberitahu pernikahan kalian pada ibunya Widia..Ibu yakin,dalam waktu dekat mereka pasti akan bercerai..karna mereka akan tidak menerima menantu yang beristri dua..jadi ibu minta kau harus bersabar,hanya sedikit lagi..kau bisa memiliki Damian sebagai suami mu yang sah,dan kau akan jadi istri satu-satunya untuk Damian." jelas Ajeng dengan bersemangat.


"Benarkah??apa ibu yakin mas Damian akan berpisah dengan istri pertamanya??"tanya Sekar memastikan.


"Tentu saja Sekar,ibu bisa melihat raut wajah ibunya yang sangat syok dan marah.Karna dia tidak akan terima kenyataan yang sudah dilakukan Damian..jadi kau tidak perlu mengkhawatirkan Damian akan terus bersama istri pertamanya..kau harus berjuang lagi agar membuat Damian mudah melepaskan istri pertamanya.." ujar Ajeng lagi.


"Baik lah bu,aku akan ikuti semua rencana ibu..Yang penting aku tidak dicampakkan oleh mas Damian bu." ujar Sekar langsung tersenyum.


"Tentu saja tidak Sekar,kita sudah melakukan sejauh ini,tidak mungkin kita tidak mendapatkan hasil yang kita inginkan.."


Sekar hanya tersenyum mengangguk.


Tanpa mereka tahu,jika Damian sudah mendengarkan semua percakapan ibunya dan Sekar.Dia hanya menyunggingkan bibirnya keatas dengan tatapan yang tajam.


Jadi kau masih saja tidak menyerah juga bu..Tunggu saja kalian berdua,akan ku buat kalian menyesal,termasuk kau sendiri bu..' batin Damian dengan perasaan yang begitu marah dan hanya bisa memendamnya untuk saat ini.

__ADS_1


Damian pun kembali ke kamarnya dan sesaat berpapasan dengan bi Imah yang baru saja dari luar.Seketika membuat Damian langsung melirik tajam kearah bi Imah,tanpa bicara apa pun.


Bi Imah yang menyadari dengan tatapan Damian,hanya memandang dengan bingung.


__ADS_2