Pembantu Pengganti Istriku Yang Koma

Pembantu Pengganti Istriku Yang Koma
Part 21


__ADS_3

Setelah mengobrol panjang dengan Reza,Damian pun berniat pulang.Tapi sesaat ia mengurungkan niatnya dan memilih untuk ke rumah sakit.Ia berencana ingin menemani Widia dan menginap di sana.


Besok harinya Damian pulang kerumahnya.Terlihat Ajeng sudah didepan pintu rumah,karna mengetahui Damian yang sudah tiba didepan garasi mobilnya.


"Damian,apakah semalam kau tidak pulang??" tanya Ajeng ingin tahu.


"Tidak." jawab Damian datar tanpa melihat Ajeng.


"Kau pergi kemana??apa kau menemani wanita penyakitan itu lagi??" tanya Ajeng menebak.


"Memangnya kenapa bu??dia masih istri ku,tolong dijaga ucapan mu ..ibu sebagai seorang ibu mertua seharusnya tidak pantas mengatakan hal itu pada Widia.." ujar Damian.


"Ibu tidak peduli..Menantu ibu cuma Sekar,bukan dia lagi .Dan ibu masih menuntut mu untuk berpisah dengan nya..kalau kau tidak mau melakukannya ibu akan mengatakan hal ini pada kedua orang tuannya." ucap Ajeng memberi peringatan pada Damian.


"Cukup bu..!!!" sentak Damian mulai kesal.

__ADS_1


"Kenapa??apa kau mau melakukan protes?kalau kau tidak mau ibu mengatakan hal ini pada nya cepat ceraikan Widia,atau ibu punya pilihan lain ."


Damian mengernyitkan alisnya keatas.


"Cepat kasih ibu seorang cucu..Segera beri Sekar keturunan..Ibu yakin Sekar akan cepat hamil jika kau menanamkan benih mu pada Sekar.. karna selama ini Widia memang mandul kan,makanya kalian tidak bisa punya anak."


"Bu..kenapa kau masih saja menuntut hal itu??menikahi gadis itu saja sudah membuatku hampir gila,dan sekarang kau meminta cucu dari ku..Apa ibu sudah tidak waras?" tanya Damian yang langsung protes.


"Kan sudah ibu bilang,dari awal ibu cuma ingin seorang cucu..Tidak peduli siapa yang kau nikahi,intinya ibu minta cucu dari mu."


"Damian..Damian..!!" teriak Ajeng memanggil Damian.


Tapi Damian memilih mengabaikan teriakan Ajeng yang memanggil dirinya.


Dan saat akan berjalan ke kamarnya,tanpa sengaja bertemu dengan Sekar.Tapi Damian tetap mengabaikan Sekar dan melaluinya begitu saja.Seakan menunjukkan sikap dingin dan cueknya pada Sekar.

__ADS_1


Tapi Sekar justru lebih milih menunduk tanpa melihat Damian.


"Sekar,ibu perlu bicara pada mu." ujar Ajeng pada Sekar.


"Baik bu." jawab Sekar mengangguk dan mengikuti Ajeng ke ruangan lain.


......................


Sorenya Damian keluar dari kamarnya dan terlihat sedang bersiap-siap.Seharian Damian hanya mengurung diri di kamar nya,tanpa berniat untuk kekantor atau pun berkumpul dengan Ajeng atau Clara.Sejak ia menikah siri dengan Sekar,ia sudah tidak berminat untuk meluangkan waktunya berkumpul dengan mereka.Sebab sang ibu selalu saja bersama Sekar untuk menemani waktunya.


Damian tampak heran kala melihat suasana rumahnya yang sepi.Tapi dia tidak ingin ambil pusing dan langsung pergi ke suatu tempat untuk mencari hiburan.


Setelah Damian pergi,Ajeng ternyata mengintip kepergian Damian dari balik kain jendelanya.


"Sekar,persiapkan diri mu malam ini..Jika nanti malam Damian pulang,segera lakukan apa yang sudah ibu sarankan padamu..jangan sampai membuat Damian curiga..Kau paham??" ujar Ajeng pada Sekar yang berdiri dibelakang Ajeng

__ADS_1


"Baik bu,aku mengerti." jawab Sekar mengangguk.


__ADS_2