
Setelah menemui Damian,Ajeng menuju kamar Sekar.
Ia pun langsung membuka pintu kamar Sekar tanpa mengetuk nya lebih dulu.
"Sekar..apa kau sudah siap??" tanya Ajeng.
"Sudah bu." jawab Sekar mengangguk.
"Bagus..10menit lagi kau langsung ke kamar Damian atau kau tarik dia ke kamar mu..ibu yakin,obat itu sudah bereaksi ke tubuhnya..Lakukan yang sudah ibu ajarkan,puaskan Damian..dengan begitu Damian pasti akan jatuh ke dalam pelukan mu..Kau paham??" ujar Ajeng yang kembali memberi arahan pada Sekar.
Ternyata Ajeng sudah sengaja menaruh sesuatu kedalam minuman Damian.Dengan tujuan ingin membuat Damian akan teransang dan tidak dapat menolak Sekar,untuk melampiaskan hasrat na*su birahinya yang nantinya akan memuncak.Karna pengaruh obat perangsang yang sengaja Ajeng masukan kedalam minumannya.
__ADS_1
Damian yang sudah berada didalam kamar,berniat ingin membersihkan tubuhnya.Baru akan melangkahkan kakinya memasuki toilet,tanpa sadar ia merasakan hawa panas ditubuhnya,yang serasa akan meledak.Keringat yang terus bercucuran membuat Damian seolah tidak bisa menahan hawa panas ditubuhnya.
"Sial..kenapa dengan tubuh ku..kenapa rasanya ini seperti..-" ujarnya yang seakan tidak sanggup merasakan hawa panas ditubuhnya,Damian dengan cepat memasuki toilet.Dan langsung mengguyurkan seluruh tubuhnya dibawah shower dengan air yang mengalir.Baginya,cuma itu satu-satunya cara untuk menghilangkan efek hawa panas ditubuhnya.
Damian sesaat mengepalkan kedua tangan.Ia langsung teringat akan minuman yang diberikan sang ibu.Ia baru menyadari jika minuman yang diberikan ibunya,telah diberi sesuatu.Hingga membuatnya keadaan tubuhnya tidak bisa terkendali.
Damian bisa menebak,jika dirinya sudah dijebak oleh ibunya sendiri.Berharap setelah meminum minuman tersebut,akan membuat gairah nafsunya dilampiaskan oleh Sekar.
Cukup lama berada ditoiket,kondisi tubuh Damian akhirnya bisa dikendalikan.Dan efek obat tersebut itu pun perlahan menghilang.Kini Damian tidak merasakan sedikit pun hawa panas ditubuhnya.
Sekar terlihat duduk diatas ranjang Damian dengan posisi yang menggoda seolah ingin memikat Damian.
__ADS_1
Damian yang melihat bukan merasa terpikat atau nafsunya terpancing.Justru melihat Sekar dengan tatapan yang menjijikan.
Sesaat Damian tersenyum sinis dan berjalan menghampirinya.
"Siapa yang mengijinkan mu masuk ke kamar ini??" tanya Damian dengan nada tenang tapi tatapan yang dingin
Sekar dengan percaya dirinya bangkit dan mengalungkan kedua tangannya di leher Damian.
"Aku ingin memuaskan mu mas Damian.. karna menurut ku ini waktu yang tepat.. " jawab Sekar dengan nada merayu,berbeda dengan nada sebelumnya yang masih takut ingin bicara.
"Memuaskan ku??apa kau yakin??" tanya Damian sengaja memancing Sekar.
__ADS_1
"Kenapa tidak??aku adalah istri mu,sudah seharusnya aku memuaskan mu..Bahkan aku akan memberikan yang terbaik untuk malam ini..Biarkan aku membuktikannya,bahwa aku adalah istri yang bisa memuaskan mu mas." jawab Sekar lagi yang masih dengan percaya dirinya.
Sekar tidak tahu jika,efek obat perangsang yang diminum Damian ternyata sudah tidak bereaksi lagi pada tubuhnya Damian.