Pembantu Pengganti Istriku Yang Koma

Pembantu Pengganti Istriku Yang Koma
Part 30


__ADS_3

Ajeng yang baru saja tiba di rumah,langsung mencari sosok Sekar.Tapi sayangnya ia tidak menemukannya.Hanya Clara yang sedang asik menonton.


"Clara,apa kau melihat Sekar??"tanya Ajeng pada Clara.


"Tidak bu..mungkin dia sedang pergi." jawab Clara.


"Lalu dimana bi Imah??kenapa juga tidak ada??"tanya Ajeng yang kini mencari bi Imah.


"Aku juga tidak tahu bu." jawab Clara.


"Kau ini bagaimana ,di rumah seharian masa kau tidak tahu dimana mereka." ujar Ajeng yang sesaat protes pada Clara.


"Tapi aku kan tidak mengawasi pergerakan mereka bu..Kenapa ibu tidak hubungi saja dia.." jawab Clara.

__ADS_1


"Ck..Tidak usah,biar ibu tunggu saja." jawab Ajeng langsung duduk disebelah Clara.


"Bu,kenapa harus menerima Sekar jadi menantu mu??memangnya kak Widia kurang apa bu??apa cuma karena kak Widia sedang koma?jadi ibu seolah tidak bisa menerima kenyataan??" tanya Clara yang secara tidak langsung menyindir Ajeng.


"Memangnya kenapa??Tidak salah jika ibu menyuruh kakak mu menikah dengan Sekar..Sekar perempuan yang baik dan bisa segala hal..Tidak seperti Widia,cuma perempuan manja yang tidak bisa apa-apa dalam mengurus rumah tangga..dan ibu memang tidak bisa menerima kondisi dia yang sekarang sedang koma." jawab Ajeng langsung memihak Sekar.


"Tapi ibu tidak bisa membandingkan kak Widia dengan Sekar..Mereka berbeda jauh bu,layaknya antara bumi dan langit..Kak Widia memang belum bisa mengurus rumah tangganya dengan benar,tapi dia wanita yang mandiri dan tangguh..Apa ibu tidak bisa lihat usaha yang sudah dia jalankan selama ini??dibandingkan dengan Sekar yang hanya perempuan desa yang tidak berpendidikan..Itu sangat jauh berbeda bu." jawab Clara yang justru memihak Widia.


Hal itu membuat Clara menarik nafas panjangnya.


"Asal pilihan ibu tidak membuat ibu menyesal. karena jujur saja,aku sama dengan kak Damian..Tidak begitu suka melihatnya,sejak dia menikah dengan kak Damian entah kenapa aku jadi merasa ilfil dengannya..Aku harap ibu tidak sepenuhnya mempercayainya.. walau pun dia pernah menjadi pahlawan untuk ibu." kata Clara panjang lebar dan langsung meninggalkan Ajeng sendiri.


Seketika membuat Ajeng melirik sinis kearah Clara.

__ADS_1


"Kenapa kalian berdua sama saja." gerutu Ajeng yang kesal.


......................


Ditempat lain..


"Sekar,kenapa kau masih saja sulit menaklukkan Damian??bukankah seharusnya kau sudah lebih mudah untuk menaklukkan dia??" tanya seseorang yang sedang bicara serius dengan Sekar.


"Ya,seharusnya aku melakukan itu dengan mudah..Tapi ternyata dia tidak semudah yang kubayangkan bu..karena dia masih sangat sulit untuk didekati..Terlebih dia masih sangat mencintai wanita sialan itu.." jawab Sekar dengan nada lantangnya.Seolah menunjukkan sisi kepribadiannya yang asli.Yang selama ini ia tutupi dari Damian dan keluarganya.


"Kalau begitu kau harus terus berusaha..Kau juga harus bisa hamil anaknya,agar Damian bisa melepaskan wanita itu..Dan kau akan menjadi satu-satunya nyonya besar di rumah itu." ujar seseorang itu lagi dengan mempengaruhi pikiran Sekar.


"Ibu tenang saja,aku juga tidak akan menyerah begitu saja..Aku sudah susah sampai sejauh ini,tidak mungkin semua perjuangan ku berakhir sia-sia." jawab Sekar dengan tatapan yang tajam.

__ADS_1


__ADS_2